Jakarta | Para pejabat pemerintahan mulai berdatangan ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026, menjelang pelaksanaan sidang kabinet paripurna. Mereka yang hadir mencakup para menteri dan wakil menteri, serta kepala dan wakil kepala badan. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden juga terlihat datang ke kompleks istana. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan tersebut menandai persiapan menjelang rapat kabinet yang dijadwalkan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kedatangan para pejabat mulai terlihat sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka tiba secara bertahap, dan arus kedatangan masih berlangsung ketika berita ditulis. Dengan demikian, belum seluruh pejabat yang dijadwalkan mengikuti rapat dapat dipastikan telah berada di istana pada saat pemantauan berlangsung. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa persiapan sidang masih berjalan, sementara para peserta terus memasuki kawasan Istana Kepresidenan.
Sidang kabinet paripurna menjadi agenda utama yang mendasari kehadiran para pejabat pada siang itu. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin rapat, yang mempertemukan jajaran menteri, wakil menteri, pimpinan badan, serta anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Informasi mengenai kedatangan mereka menjadi gambaran awal suasana di istana sebelum sidang dimulai. Namun, rincian agenda pembahasan maupun waktu dimulainya rapat tidak disebutkan dalam pantauan yang tersedia.
Perkembangan kedatangan pejabat masih dapat berubah seiring berlanjutnya proses menuju rapat. Pantauan sejak pukul 14.00 WIB menunjukkan bahwa para peserta datang dalam rentang waktu yang tidak bersamaan, sehingga suasana kedatangan berlangsung bertahap. Kehadiran mereka di Istana Kepresidenan Jakarta menjadi perhatian menjelang sidang kabinet yang dipimpin kepala negara. Sampai berita ditulis, proses kedatangan belum berakhir, dan sidang paripurna tersebut masih dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama.
Sejumlah pejabat mulai terlihat hadir di Istana menjelang sidang kabinet yang digelar dalam rangka dua tahun pemerintahan Prabowo. Kehadiran mereka menjadi bagian dari persiapan sebelum agenda berlangsung. Di nama yang disebut telah tiba, terdapat Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Keduanya tercatat sebagai pejabat yang datang ke lokasi, bersama sejumlah tokoh lain yang juga disebut hadir. Informasi mengenai kedatangan ini memberikan gambaran awal tentang siapa saja yang berada di Istana sebelum sidang kabinet dimulai.
Selain dua menteri tersebut, Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional Setyawan Pudyatmoko juga disebut telah hadir. Kehadirannya melengkapi daftar pejabat yang terlihat datang ke Istana pada kesempatan itu. Ketua Wantimpres Pratikno turut masuk dalam nama-nama yang disebut hadir, demikian pula anggota Wantimpres Salim Segaf Al-Jufri. Dengan demikian, sejumlah unsur pemerintahan dan lembaga penasihat tercatat berada di lokasi menjelang sidang, sesuai dengan informasi yang disampaikan mengenai kedatangan para pejabat.
Daftar tersebut mencakup Budi Santoso, Raja Juli Antoni, Setyawan Pudyatmoko, Pratikno, serta Salim Segaf Al-Jufri, dengan jabatan masing-masing sebagaimana disebutkan. Penyebutan nama-nama itu memperlihatkan bahwa para pejabat datang secara bertahap sebelum agenda kabinet berlangsung. Kehadiran mereka menjadi perhatian dalam rangkaian awal kegiatan di Istana, ketika persiapan sidang kabinet dua tahun pemerintahan Prabowo sedang berlangsung. Informasi ini terbatas pada para pejabat yang telah disebut hadir, tanpa menambahkan nama atau jabatan lain. Dengan mencatat kedatangan tersebut, pembaca memperoleh gambaran mengenai beberapa tokoh yang berada di Istana menjelang sidang, sekaligus konteks awal sebelum agenda utama berlangsung. Rangkaian kedatangan ini menandai dimulainya aktivitas para pejabat di lokasi.Menteri Perindustrian Sarmuji menyatakan akan menyimak arahan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet yang digelar di Istana. Kehadirannya dalam forum tersebut menjadi kesempatan untuk mendengar penekanan dan instruksi presiden mengenai agenda pemerintahan, termasuk hal-hal yang mungkin berkaitan dengan sektor perindustrian. Namun, Sarmuji belum mengetahui secara pasti pokok arahan yang akan disampaikan Prabowo maupun apakah presiden akan secara khusus membahas bidang yang menjadi tanggung jawabnya. Karena itu, ia memilih menunggu jalannya sidang dan mendengarkan terlebih dahulu sebelum menanggapi isi arahan.
Menurut Sarmuji, materi yang disampaikan presiden kepada para menteri akan menjadi acuan bagi kementerian dalam menjalankan tugas berikutnya. Ia belum dapat memastikan seperti apa arahan Prabowo untuk sektor perindustrian, sehingga belum menyampaikan gambaran khusus mengenai tindak lanjut yang mungkin diperlukan. Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa pembahasan tentang industri masih bergantung pada isi arahan yang diberikan dalam forum. Sarmuji akan menerima informasi langsung saat sidang berlangsung, bukan mengandalkan perkiraan mengenai isu yang mungkin menjadi perhatian presiden.
Di sisi lain, Sarmuji telah menyiapkan bahan mengenai sektor perindustrian apabila mendapat kesempatan untuk melaporkan perkembangan atau menyampaikan keterangan kepada presiden. Kesiapan itu tidak berarti ia telah dipastikan akan berbicara, sebab ruang untuk menyampaikan laporan masih bergantung pada situasi dan susunan pembahasan dalam sidang. Jika kesempatan tersedia, bahan tersebut dapat digunakan untuk menjelaskan hal-hal terkait sektor industri. Jika tidak, ia tetap akan mengikuti arahan presiden bersama para menteri lain. Dengan demikian, sikap Sarmuji dalam sidang ini adalah menunggu instruksi sekaligus bersiap menyampaikan laporan apabila forum dan waktu memungkinkan.
Kehadiran Rocky Gerung di Istana menjelang sidang kabinet dua tahun pemerintahan Prabowo menyoroti pentingnya evaluasi berkala terhadap jalannya pemerintahan. Sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky menyampaikan bahwa sidang tersebut memiliki urgensi untuk meninjau kerja pemerintah setelah dua tahun berjalan. Evaluasi diperlukan agar capaian, kendala, dan prioritas pemerintahan dapat dibahas secara terbuka oleh para pejabat terkait. Momen ini juga menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan pelaksanaan kebijakan sejak Kabinet Merah Putih mulai bekerja. Rocky memberikan penilaian positif terhadap kinerja pemerintah. Ia menyertai tanggapannya dengan gestur jempol, yang menunjukkan apresiasi, tanpa menjelaskan lebih jauh rincian penilaian tersebut kepada awak media.
Sidang kabinet direncanakan membahas isu-isu strategis yang berkembang, sekaligus mengevaluasi program kerja pemerintah. Agenda itu memberi ruang bagi jajaran kabinet untuk memeriksa sejauh mana program berjalan, apakah pelaksanaannya sesuai sasaran, dan bagian mana yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Pembahasan strategis juga penting untuk menyelaraskan langkah antarkementerian dalam merespons perkembangan yang berpengaruh terhadap masyarakat dan negara. Namun, rencana agenda tersebut tidak dengan sendirinya menunjukkan keputusan atau kesimpulan yang akan dihasilkan. Hasil pembahasan baru dapat diketahui setelah sidang berlangsung dan keterangan resmi disampaikan. Karena itu, penilaian atas arah kebijakan maupun capaian spesifik sebaiknya menunggu informasi yang terverifikasi dari pemerintah.
Waktu pelaksanaan sidang berkaitan dengan dua tahun sejak Kabinet Merah Putih dibentuk untuk membantu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Penanda waktu ini membuat evaluasi kabinet relevan, karena publik dapat mencermati bagaimana susunan pemerintahan menjalankan mandat dan programnya selama periode tersebut. Bagi pemerintah, forum kabinet menjadi sarana untuk meninjau koordinasi, mengidentifikasi tantangan, serta menentukan tindak lanjut atas agenda yang telah berjalan. Bagi masyarakat, pembahasan itu dapat memberi gambaran tentang fokus kerja pemerintah ke depan, sepanjang hasilnya disampaikan secara jelas. Hingga sidang digelar dan hasilnya diumumkan, agenda evaluasi tetap perlu dipahami sebagai rencana pembahasan, bukan sebagai laporan final mengenai kinerja kabinet.
Baca juga: Sidang Kabinet Prabowo Dijadwalkan Berlangsung pada Tahun Kedua Pemerintahan | Aksi Masyarakat Sipil dan Mahasiswa Warnai Peringatan Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran | Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Stabilitas dan Agenda Pertumbuhan Menurut Airlangga



































