Prabowo Soroti Capaian Dua Tahun Pemerintahan dan Penindakan Penyelundupan

oleh -136 Dilihat
oleh
Prabowo Soroti Capaian Dua Tahun Pemerintahan dan Penindakan Penyelundupan

Jakarta | Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kabinet Merah Putih atas kerja yang telah dilakukan selama dua tahun pemerintahan. Ia menilai berbagai capaian yang diraih dalam periode tersebut patut dibanggakan, sekaligus mengingatkan para menteri dan pejabat agar tidak membiarkan kebanggaan berkembang menjadi kesombongan. Pesan itu disampaikan ketika Prabowo membuka sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menempatkan capaian pemerintah sebagai hasil kerja bersama seluruh unsur kabinet. Apresiasi yang disampaikan tidak hanya menjadi pengakuan atas upaya yang telah berjalan, tetapi juga penanda bahwa tanggung jawab pemerintahan tetap harus dijalankan dengan kesungguhan. Dua tahun masa kerja, menurut penilaian yang disampaikan dalam sidang, telah menghadirkan sejumlah hasil yang layak mendapat perhatian dan penghargaan.

Namun, Presiden mengingatkan bahwa rasa bangga perlu disertai sikap rendah hati dan kesadaran untuk terus bekerja. Pencapaian tidak seharusnya membuat jajaran pemerintah merasa cukup atau mengabaikan tugas yang masih harus diselesaikan. Sikap tersebut penting agar evaluasi terhadap kinerja tetap terbuka, dan setiap kebijakan maupun program dapat terus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, apresiasi atas hasil yang sudah dicapai berjalan beriringan dengan dorongan untuk menjaga mutu kerja.

Pembukaan sidang kabinet paripurna itu menjadi kesempatan bagi Presiden untuk menyampaikan penilaian sekaligus arahan kepada jajaran kabinet pada penanda dua tahun pemerintahan. Ucapan terima kasih kepada para anggota Kabinet Merah Putih menegaskan pengakuan terhadap kontribusi mereka, sementara peringatan tentang kesombongan memberi batas pada cara memaknai keberhasilan. Prabowo mengajak kabinet melihat capaian sebagai alasan untuk memperkuat kerja, bukan untuk berpuas diri. Pesan tersebut menggarisbawahi pentingnya menjaga keseimbangan menghargai hasil dan mempertahankan komitmen melayani masyarakat.Prabowo menyoroti kecenderungan sebagian masyarakat yang dinilainya kurang menghargai prestasi yang telah dicapai oleh bangsa sendiri. Ia menyampaikan bahwa pencapaian dari luar negeri kerap mendapat penghormatan lebih besar, sementara hasil kerja di dalam negeri tidak selalu memperoleh pengakuan yang sepadan. Menurutnya, sikap seperti itu tidak semestinya terus terjadi. Pandangan tersebut disampaikan saat ia berbicara mengenai capaian pemerintahan dan upaya yang telah dilakukan selama dua tahun. Prabowo mengajak masyarakat untuk melihat hasil yang telah dicapai dengan lebih terbuka, tanpa mengabaikan kerja dan pengorbanan yang menyertainya. Ia menekankan pentingnya menghargai prestasi sendiri sebagai bagian dari cara memandang perjalanan bangsa.

Dalam pandangannya, berbagai capaian tidak terlepas dari pengorbanan yang diberikan secara pribadi demi kepentingan rakyat. Prabowo mengaitkan pengorbanan itu dengan tanggung jawab memimpin dan menjalankan pemerintahan. Karena itu, ia menilai hasil kerja yang telah dilakukan layak dipandang dan dihargai secara proporsional. Ia tidak ingin masyarakat lebih dahulu mengagumi pencapaian orang asing dibandingkan memperhatikan apa yang telah dikerjakan di negeri sendiri. Pesan tersebut menempatkan penghargaan terhadap prestasi nasional sebagai hal yang patut mendapat perhatian, sekaligus mengingatkan bahwa kerja untuk rakyat melibatkan komitmen dan pengorbanan. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan pandangan itu sebagai alasan agar masyarakat tidak meremehkan hasil yang telah dicapai.

Prabowo juga menyatakan kebanggaannya menjadi pemimpin dan presiden. Ia mengatakan bangga memimpin pemerintahan yang, menurutnya, telah menghasilkan capaian nyata dalam dua tahun. Pernyataan itu mencerminkan keyakinannya terhadap hasil kerja pemerintah selama periode tersebut, sebagaimana ia sampaikan dalam menyoroti pencapaian pemerintahan. Ia menegaskan kebanggaan itu tanpa bermaksud mengalihkan perhatian dari pengorbanan yang telah diberikan untuk rakyat. Pokok pesannya adalah agar capaian yang ada tidak dipandang rendah hanya karena berasal dari dalam negeri, dan agar kerja pemerintah dinilai berdasarkan hasil yang telah dihasilkan. Dengan demikian, pernyataannya menghubungkan penghargaan atas prestasi sendiri, pengorbanan demi kepentingan rakyat, serta kebanggaannya memimpin pemerintahan selama dua tahun.

Salah satu capaian yang disoroti Prabowo dalam menilai dua tahun pemerintahan adalah upaya melindungi masyarakat Indonesia dari barang hasil penyelundupan. Ia menempatkan perlindungan tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah, karena barang yang masuk secara ilegal bukan hanya persoalan pelanggaran aturan perdagangan. Dampaknya, menurut pandangan yang disampaikan, dapat menjangkau kepentingan masyarakat dan keberlangsungan perekonomian nasional. Karena itu, penindakan terhadap penyelundupan disebut sebagai langkah untuk menjaga kepentingan Indonesia, sekaligus menegaskan bahwa jalur perdagangan harus berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.

Prabowo menyatakan bahwa penegakan hukum dilakukan dengan keras terhadap penyelundupan narkotika, tekstil, dan barang lainnya. Pernyataan itu menggambarkan cakupan persoalan yang menjadi perhatian pemerintah, tanpa membatasi upaya penindakan pada satu jenis barang tertentu. Penegakan hukum dipandang perlu agar barang-barang yang diselundupkan tidak bebas memasuki pasar dan menimbulkan konsekuensi bagi masyarakat. Dalam pemaparan tersebut, tindakan tegas menjadi bagian dari upaya menghadapi ancaman penyelundupan, yang dinilai berkaitan dengan keamanan bangsa maupun ketahanan ekonomi.

Alasan ekonomi menjadi salah satu penekanan dalam penilaian tersebut. Barang yang masuk secara ilegal dapat mengganggu kegiatan usaha di dalam negeri dan menciptakan tekanan bagi produsen yang beroperasi secara sah. Prabowo mengaitkan masuknya barang selundupan dengan risiko pabrik-pabrik dalam negeri tutup. Jika hal itu terjadi, dampaknya tidak berhenti pada perusahaan, tetapi dapat memengaruhi kegiatan ekonomi yang bergantung pada keberadaan industri nasional. Dengan demikian, perlindungan terhadap pasar dan pelaku usaha dalam negeri menjadi bagian dari alasan penindakan dilakukan. Penyelundupan dipandang mengancam ekonomi sekaligus bangsa, sehingga pemberantasannya disebut sebagai salah satu upaya menjaga kepentingan masyarakat Indonesia. Pernyataan mengenai capaian ini menempatkan penegakan hukum dan perlindungan industri dalam satu kerangka: mencegah barang ilegal merusak tatanan perdagangan serta melemahkan kemampuan produksi nasional. Dalam konteks evaluasi pemerintahan, isu tersebut disampaikan sebagai wujud perhatian terhadap keamanan masyarakat dan keberlangsungan ekonomi dalam negeri.Dalam menyoroti capaian pemerintahan, Prabowo turut mengangkat persoalan pengelolaan kekayaan Indonesia. Ia menyampaikan pandangan bahwa sumber daya dan hasil kekayaan nasional telah dirampok selama bertahun-tahun. Menurutnya, praktik tersebut melibatkan pihak asing sekaligus segelintir orang di dalam negeri. Pernyataan itu menempatkan penyelundupan sebagai persoalan yang berkaitan dengan siapa yang menikmati kekayaan negara dan apakah manfaatnya benar-benar kembali kepada masyarakat Indonesia.

Prabowo menyebut sejumlah komoditas yang, menurutnya, diselundupkan, lain timah, emas, batu bara, dan kayu. Daftar tersebut menggambarkan berbagai hasil sumber daya alam yang memiliki nilai ekonomi dan menjadi bagian dari kekayaan Indonesia. Ia juga menyinggung penyelundupan barang yang terkait dengan kebutuhan publik, yakni BBM bersubsidi dan pupuk bersubsidi. Dengan demikian, perhatiannya tidak hanya tertuju pada komoditas tambang dan hasil hutan, tetapi juga pada barang yang memperoleh dukungan subsidi pemerintah.

Dalam pandangannya, penyelundupan barang bersubsidi patut menjadi perhatian karena barang tersebut disediakan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung kegiatan ekonomi. Ketika BBM bersubsidi atau pupuk bersubsidi diselundupkan, tujuan pemberian subsidi dapat terganggu. Sementara itu, keluarnya komoditas bernilai seperti timah, emas, batu bara, dan kayu melalui jalur penyelundupan berkaitan dengan hilangnya kendali atas kekayaan nasional. Prabowo mengaitkan rangkaian persoalan itu dengan berlangsungnya praktik yang telah terjadi selama bertahun-tahun.

Pokok teguran yang ia sampaikan menyasar sistem yang membiarkan penyelundupan terus berlangsung. Prabowo mempertanyakan kelayakan mempertahankan sistem semacam itu, ketika kekayaan Indonesia, menurut penilaiannya, dapat dirampok oleh pihak asing dan segelintir orang di dalam negeri.

Baca juga: Menteri dan Wamen Tiba dengan Maung Putih di Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan Prabowo | Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Rocky Gerung Beri Penilaian dengan Isyarat Finger Heart | Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Pejabat Mulai Hadir di Istana