SUKABUMI – Sebanyak 100 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi. Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin, 19 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional fasilitasi. Selain itu, kegiatan dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, Wakil Ketua Yayasan GSN sekaligus Presiden Becak Listrik Indonesia Nanik S. Deyang, unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta para penerima manfaat.
Bupati Sukabumi Dukung Program Pusat
Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan apresiasi atas bantuan becak listrik tersebut. Menurutnya, bantuan ini menjadi bentuk dukungan bagi masyarakat, khususnya pengemudi becak, agar dapat bekerja lebih mudah dan meningkatkan pendapatan.
Pemkab Sukabumi, kata Bupati, mendukung berbagai program pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dukungan tersebut mencakup program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga bantuan becak listrik.
Bupati juga berkomitmen mengupayakan perlindungan bagi para penerima manfaat melalui kepesertaan asuransi. Selain itu, beliau berharap bantuan serupa dapat kembali disalurkan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi sangat mendukung program-program pemerintah pusat. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat dan ke depan semakin banyak warga yang bisa merasakan manfaatnya, tandasnya.
GSN: Becak Listrik Jadi Aset Produktif
Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional sekaligus Presiden Becak Listrik Indonesia Nanik S. Deyang menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo kepada masyarakat, terutama pengemudi becak.
Menurut Nanik, program pemberian becak telah berjalan sejak 2023, sebelum Prabowo menjabat sebagai presiden. Melalui becak listrik, para penerima diharapkan memiliki aset produktif yang dapat menunjang penghasilan keluarga tanpa terbebani setoran kepada pihak lain.
Nanik mengingatkan agar becak listrik tersebut dijaga dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Bantuan itu tidak boleh diperjualbelikan karena diperuntukkan sebagai sarana mencari nafkah bagi penerima manfaat.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas pengisian daya agar penggunaan becak listrik dapat berjalan optimal.
Penyerahan Bantuan dan Uji Coba
Penyerahan bantuan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh Yayasan GSN, Bupati Sukabumi, dan para penerima manfaat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan uji coba becak listrik.
Uji coba tersebut diikuti para penerima manfaat, Wakil Ketua Yayasan GSN, Bupati Sukabumi, dan jajaran dengan menempuh rute sepanjang 2 kilometer.



































