Aksi Tegur Pengendara Lawan Arus di Buahbatu Jadi Perhatian, Polisi Cari Identitas Perempuan

oleh -107 Dilihat
oleh
Aksi Tegur Pengendara Lawan Arus di Buahbatu Jadi Perhatian, Polisi Cari Identitas Perempuan

Kota Bandung | Aksi seorang perempuan yang menghalangi kendaraan yang melaju melawan arus di sebuah persimpangan kawasan Buahbatu, Kota Bandung, menjadi perhatian publik setelah videonya beredar di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan perempuan tersebut berupaya menegur pengendara yang melintas dari arah berlawanan dengan arus lalu lintas. Video tersebut diunggah oleh sebuah akun Threads pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Cuplikan singkat itu kemudian ramai diperbincangkan warganet. Perhatian tertuju pada tindakan perempuan yang berdiri di jalur kendaraan dan berusaha menghentikan pengendara yang diduga melawan arus. Aksi tersebut memunculkan beragam tanggapan, terutama mengenai keselamatan pengguna jalan dan cara menghadapi pelanggaran lalu lintas di ruang publik.

Meski berlangsung di tengah arus kendaraan, rekaman yang beredar tidak memberikan keterangan terperinci mengenai latar belakang tindakan tersebut. Informasi yang dapat dipastikan dari unggahan itu terbatas pada lokasi yang disebut berada di persimpangan Buahbatu serta adanya aksi teguran terhadap kendaraan yang melaju berlawanan arah. Tidak ada keterangan mengenai waktu persis peristiwa itu terjadi.

Perhatian terhadap video ini juga menyoroti risiko yang dapat muncul ketika kendaraan bergerak tidak sesuai arah. Pelanggaran semacam itu berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan dan membahayakan pengendara lain maupun pejalan kaki. Namun, tindakan menghentikan kendaraan secara langsung di jalan juga dapat menimbulkan risiko apabila dilakukan tanpa ruang aman atau pengaturan lalu lintas.

Karena itu, cuplikan tersebut memicu pembahasan tentang pentingnya mematuhi rambu dan mengikuti arus yang telah ditetapkan. Penanganan pelanggaran di jalan pada umumnya memerlukan kehati-hatian agar tidak menambah bahaya bagi siapa pun. Dalam konteks video Buahbatu, perhatian masyarakat tidak hanya tertuju pada pengendara yang diduga melawan arus, tetapi juga pada perempuan yang mencoba menegurnya.

Hingga video itu menjadi bahan perbincangan, identitas perempuan dalam rekaman belum diketahui berdasarkan keterangan unggahan yang beredar. Aksi tersebut pun menjadi sorotan karena memperlihatkan respons langsung seorang warga terhadap dugaan pelanggaran di jalan, sekaligus mengangkat kembali perhatian publik terhadap keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di kawasan perkotaan.

Sebuah rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah kendaraan melaju dari arah yang berlawanan dengan arus lalu lintas di kawasan Buahbatu. Dalam video tersebut, beberapa pengendara tampak menggunakan jalur yang semestinya diperuntukkan bagi kendaraan dari arah sebaliknya. Situasi itu kemudian menarik perhatian setelah seorang perempuan berbaju hitam berdiri di jalur tersebut dan berupaya menghalangi kendaraan-kendaraan yang melintas. Rekaman yang beredar memperlihatkan kejadian dari sudut pandang tertentu, sehingga tidak seluruh rangkaian peristiwa maupun kondisi lalu lintas di lokasi dapat dipastikan hanya dari potongan video itu.

Perempuan tersebut terlihat menghadapi para pengendara yang hendak meneruskan perjalanan melawan arus. Ia berada di depan kendaraan dan gesturnya tampak meminta mereka berhenti atau tidak melanjutkan perjalanan melalui jalur itu. Pada salah satu bagian rekaman, perempuan itu terlihat memukul seorang pengendara. Adegan tersebut menjadi salah satu bagian yang paling banyak mendapat perhatian dari warganet. Namun, video yang tersebar tidak dengan sendirinya menjelaskan secara lengkap apa yang terjadi sebelum maupun sesudah tindakan tersebut, termasuk percakapan perempuan dan para pengendara. Karena itu, konteks kejadian perlu merujuk pada keterangan pihak terkait, bukan hanya tafsiran atas potongan gambar.

Aksi perempuan itu menuai beragam tanggapan. Sebagian pengguna media sosial menilai tindakannya berani karena ia terlihat berhadapan langsung dengan pengendara yang diduga melawan arus. Penilaian tersebut merupakan respons warganet terhadap rekaman, bukan kesimpulan objektif mengenai tindakan yang dilakukan ataupun keadaan di lokasi. Sebagian perhatian juga tertuju pada cara menegur pelanggar lalu lintas dan risiko yang mungkin timbul ketika seseorang berdiri di tengah jalur kendaraan. Kepatuhan terhadap rambu dan arah lalu lintas tetap penting untuk menjaga keselamatan semua pengguna jalan. Sementara itu, rekaman tersebut menjadi perhatian publik karena menampilkan teguran langsung, sekaligus adegan pemukulan yang memunculkan pertanyaan mengenai konteks serta pihak-pihak yang terlibat. Identitas perempuan dalam video dan keterangan lebih lengkap mengenai kejadian masih perlu dikonfirmasi melalui informasi resmi dari pihak berwenang.

Beredar pula sebuah video lain yang disebut memperlihatkan perempuan yang diduga sama dengan sosok dalam rekaman aksi menegur pengendara lawan arus di Buahbatu. Video tersebut menjadi perhatian karena memuat dugaan tindakan serupa, yakni perempuan itu menegur pengendara yang disebut melawan arus. Namun, keterkaitan sosok dalam kedua rekaman belum dapat dipastikan. Informasi mengenai video lain tersebut masih berupa keterangan yang beredar, sehingga perlu dibedakan dari identitas maupun kronologi yang telah terkonfirmasi.

Dalam keterangan tentang rekaman itu, perempuan tersebut disebut membawa pisau ketika menegur pengendara yang melawan arus. Penyebutan itu merujuk pada isi atau narasi yang beredar mengenai video, bukan kepastian independen mengenai benda yang dibawa ataupun situasi secara keseluruhan. Tidak tersedia keterangan tambahan yang dapat memastikan rincian terkait pisau, termasuk bentuk, penggunaan, atau apa yang terjadi setelah teguran. Karena itu, uraian mengenai peristiwa tersebut perlu tetap terbatas pada informasi yang tersedia, tanpa menambahkan dugaan baru.

Identitas perempuan yang terlihat dalam video lain itu juga belum dipastikan. Demikian pula, belum ada kepastian bahwa perempuan tersebut benar-benar orang yang sama dengan perempuan dalam video aksi menegur pengendara di Buahbatu. Kedua hal itu masih berstatus dugaan, meskipun rekaman lain disebut menampilkan tindakan yang serupa. Kehati-hatian penting agar penyebaran video tidak berubah menjadi kesimpulan tentang identitas atau kejadian yang belum terverifikasi. Untuk saat ini, informasi yang dapat disampaikan hanya bahwa terdapat video lain dengan keterangan tersebut, sementara identitas sosok dalam kedua video dan rincian terkait pisau belum dipastikan.

Kapolsek Lengkong Kompol Aldi Lazuardi mengatakan, pihak kepolisian telah menerima informasi mengenai aksi seorang perempuan yang menegur pengendara yang diduga melawan arus di kawasan Buahbatu. Informasi tersebut menjadi perhatian petugas setelah kejadian itu ramai dibicarakan. Polisi kemudian melakukan penelusuran untuk mengetahui identitas perempuan yang terlihat dalam peristiwa tersebut. Hingga keterangan disampaikan, petugas belum berhasil menemukan orang yang dimaksud. Aldi menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan masih berupa upaya mencari dan mengumpulkan keterangan terkait kejadian. Polisi juga perlu memastikan informasi yang beredar serta memahami konteks tindakan yang terekam atau dilaporkan. Karena itu, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas maupun latar belakang perempuan tersebut.

Menurut Aldi, selama dua hari terakhir polisi berupaya mencari perempuan itu, tetapi pencarian belum membuahkan hasil. Petugas masih menelusuri informasi yang dapat membantu mengetahui keberadaan dan identitasnya. Upaya tersebut dilakukan untuk meminta keterangannya mengenai peristiwa di Buahbatu, termasuk tindakan yang dilakukan saat menegur pengendara. Pemanggilan atau permintaan keterangan diperlukan agar polisi dapat memperoleh penjelasan langsung dari pihak yang bersangkutan dan membandingkannya dengan informasi yang telah diterima. Aldi tidak menyebutkan bahwa perempuan itu telah ditemukan ataupun diperiksa. Ia juga tidak menyatakan adanya penetapan status hukum terhadap perempuan tersebut. Dengan demikian, pencarian yang berlangsung saat ini ditujukan untuk memperoleh klarifikasi, bukan untuk menyimpulkan perkara sebelum keterangan dan fakta terkait diketahui secara menyeluruh.

Aldi turut menjelaskan aspek hukum terkait penggunaan senjata tajam dalam konteks mengancam orang lain. Menurut dia, tindakan menggunakan senjata tajam untuk mengancam dapat dijerat dengan Undang-Undang Darurat. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai penjelasan mengenai ketentuan hukum yang dapat berlaku apabila unsur perbuatannya terpenuhi.