Scream or Dance 2026 Digelar di JIExpo, Tiket Lama Tetap Bisa Dipakai

oleh -134 Dilihat
oleh
Scream or Dance 2026 Digelar di JIExpo, Tiket Lama Tetap Bisa Dipakai

Jakarta | Scream or Dance 2026, festival musik elektronik bertema Halloween yang memasuki penyelenggaraan edisi kelima, akan berpindah lokasi ke Jakarta International Expo (JIExpo). Perubahan venue tersebut diumumkan oleh penyelenggara melalui akun media sosial resmi festival. Dengan demikian, pengunjung yang mengikuti informasi sebelumnya perlu memperhatikan lokasi terbaru sebelum merencanakan perjalanan dan kedatangan ke acara. JIExpo menjadi tempat baru untuk pelaksanaan festival tahun ini, sementara acara tetap dijadwalkan berlangsung selama dua hari.

Jadwal Scream or Dance 2026 tidak berubah, yaitu pada 31 Oktober hingga 1 November 2026. Pergantian lokasi tidak disertai perubahan tanggal penyelenggaraan yang diumumkan. Festival tetap mengusung konsep musik elektronik dengan suasana Halloween, dan edisi kelimanya diharapkan menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati rangkaian acara sesuai jadwal tersebut. Informasi mengenai venue dan tanggal ini penting bagi pemegang tiket maupun calon pengunjung yang sedang mengatur agenda akhir pekan Halloween.

Penyelenggara menyampaikan bahwa keputusan untuk memindahkan acara dibuat setelah mengevaluasi sejumlah faktor yang memengaruhi keberlangsungan festival. Tidak ada rincian lebih lanjut mengenai faktor-faktor tersebut dalam pengumuman yang tersedia, sehingga alasan perubahan sebaiknya dipahami sebatas keterangan resmi itu. Pengumuman melalui kanal media sosial resmi menjadi rujukan bagi pengunjung untuk memperoleh pembaruan, termasuk informasi praktis yang mungkin disampaikan kemudian. Pengunjung disarankan memeriksa akun resmi sebelum berangkat agar menggunakan alamat venue yang benar dan mengikuti arahan terbaru dari penyelenggara.

Perubahan ini menempatkan JIExpo sebagai lokasi pelaksanaan Scream or Dance 2026, tanpa menggeser jadwal 31 Oktober sampai 1 November. Bagi mereka yang telah membeli tiket atau menyimpan rencana menghadiri festival, memastikan kembali detail acara tetap menjadi langkah penting. Penyelenggara menyatakan bahwa tiket lama tetap dapat dipakai, sehingga perubahan tempat tidak dengan sendirinya mengharuskan pemegang tiket membeli tiket baru. Informasi tersebut membantu pengunjung menyesuaikan rencana perjalanan ke lokasi baru. Sebelum acara berlangsung, pastikan pula untuk memeriksa pengumuman resmi tentang akses masuk dan ketentuan kedatangan, apabila pembaruan terkait disampaikan oleh penyelenggara melalui kanal resminya.

Bagi para pemegang tiket Scream or Dance 2026, tiket yang telah dibeli tetap berlaku dan dapat digunakan untuk menghadiri acara di JIExpo. Perubahan lokasi penyelenggaraan tidak membatalkan tiket yang sudah dimiliki, sehingga pengunjung tidak perlu menukarkannya dengan tiket baru atau melakukan proses pembelian ulang. Pastikan tiket yang sama disimpan dengan baik dan dibawa saat menghadiri acara sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, pemegang tiket dapat menggunakan akses yang telah mereka beli tanpa perlu mengurus penggantian hanya karena lokasi acara berubah.

Penyelenggara juga menegaskan bahwa tidak ada biaya tambahan yang harus dibayarkan agar tiket lama tetap dapat digunakan di JIExpo. Pengunjung tidak perlu membeli tiket baru, membayar selisih harga, ataupun mengeluarkan biaya lain sebagai syarat untuk masuk. Ketentuan ini berlaku bagi tiket yang sudah dibeli untuk acara tersebut, sehingga pemegang tiket dapat melanjutkan rencana kehadiran mereka menggunakan tiket yang sama. Informasi mengenai teknis akses dan ketentuan masuk tetap sebaiknya diperiksa melalui kanal resmi penyelenggara menjelang acara, agar pengunjung memperoleh panduan terbaru sebelum berangkat.

Penyelenggara memahami bahwa perubahan lokasi dapat memengaruhi rencana perjalanan, penginapan, maupun persiapan lain yang telah disusun oleh pengunjung. Karena itu, mereka menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat penyesuaian tersebut. Kepada para Screamers, penyelenggara turut menyampaikan apresiasi atas kesabaran, pengertian, dan dukungan yang terus diberikan. Kepastian bahwa tiket lama tetap berlaku diharapkan dapat membantu mengurangi kekhawatiran serta memudahkan pemegang tiket menyesuaikan rencana tanpa harus menanggung biaya pembelian tambahan. Pengunjung yang memiliki pertanyaan terkait tiket dapat mengikuti pengumuman resmi untuk memperoleh informasi yang akurat, termasuk apabila ada pembaruan mengenai tata cara masuk ke area JIExpo. Simpan bukti pembelian dan tiket hingga hari acara sebagai langkah praktis, lalu tunjukkan sesuai arahan petugas saat tiba di lokasi.Perubahan lokasi Scream or Dance 2026 ke JIExpo membuat persiapan teknis menjadi perhatian utama tim penyelenggara. Berbagai kebutuhan harus disesuaikan agar festival dapat berlangsung dengan baik di venue baru, mulai dari pengaturan area hingga koordinasi operasional di lapangan. Penyesuaian tersebut dilakukan supaya pengalaman pengunjung tetap terjaga dan setiap bagian acara dapat berjalan sesuai rencana. Tim juga tengah memastikan kebutuhan produksi serta dukungan teknis dapat diterapkan secara tepat di lokasi yang telah ditetapkan.

Perpindahan venue bukan sekadar perubahan tempat, melainkan bagian dari upaya menjaga kelangsungan acara. Dengan menyiapkan penyelenggaraan di JIExpo, panitia berusaha memenuhi komitmen kepada para pengunjung yang telah menantikan festival ini. Keputusan tersebut juga berkaitan dengan tiket yang sudah dibeli: tiket lama tetap dapat digunakan, sehingga pemegang tiket tidak perlu mengulang pembelian hanya karena lokasi berubah. Informasi teknis mengenai pelaksanaan akan menjadi bagian penting dari persiapan, agar pengunjung dapat memahami penyesuaian dan merencanakan kehadiran dengan lebih baik.

Persiapan festival ini turut berdampak pada banyak pihak yang bekerja di balik penyelenggaraan. Sekitar 2.000 pekerja terlibat, termasuk tim produksi, kru teknis, serta tenaga pendukung lainnya. Mereka berkontribusi dalam berbagai kebutuhan acara, sehingga kelanjutan Scream or Dance 2026 juga berkaitan dengan pekerjaan dan keterlibatan mereka. Penyelenggara berharap festival tetap dapat terlaksana dan komitmen kepada para pekerja serta pihak-pihak terkait tetap terjaga. Karena itu, penyesuaian teknis di venue baru menjadi bagian dari ikhtiar untuk meneruskan acara sekaligus menjaga tanggung jawab kepada pengunjung dan seluruh unsur yang terlibat dalam persiapannya.

Jajaran pengisi acara Scream or Dance 2026 menghadirkan musisi dan DJ dari Indonesia maupun luar negeri. Nama lokal yang tercantum dalam daftar penampil meliputi Dipha Barus, Bobby Suryadi, Bravy, dan Whisnu Santika. Kehadiran mereka memperlihatkan ragam warna musik elektronik yang akan mengisi festival, sekaligus memberi ruang bagi talenta Indonesia untuk tampil di panggung yang sama dengan sejumlah nama internasional. Dipha Barus dikenal pula lewat format Dipha Barus and Friends, sedangkan Bravy akan berkolaborasi dengan duo DNA. Ramengvrl and Friends juga menjadi bagian dari rangkaian kolaborasi yang diumumkan.

Untuk penampil internasional, festival ini dijadwalkan menghadirkan Cheat Codes, DubVision, Dash Berlin, dan Jonas Blue. Kehadiran para musisi tersebut memperluas pilihan pertunjukan bagi pengunjung, dari beragam pendekatan musik dansa hingga set DJ yang menjadi ciri acara elektronik. Daftar ini juga menempatkan Scream or Dance sebagai pertemuan penampil dengan latar dan basis pendengar berbeda. Meski susunan acara dapat memberikan gambaran tentang nama-nama yang tampil, pengalaman festival akan dibangun melalui rangkaian pertunjukan dan format kolaborasi yang disiapkan sepanjang acara. Penonton dapat menantikan penampilan individual sekaligus momen ketika para musisi berbagi panggung.

Salah satu kolaborasi yang disorot adalah format back-to-back Ben Nicky, Weird Genius, dan Wukong. Dalam format ini, para DJ tampil bergantian dan saling merespons dalam satu set, sehingga pertemuan gaya masing-masing menjadi bagian utama pertunjukan. Kolaborasi tersebut menambah daya tarik susunan acara di luar penampilan solo dan proyek bersama lainnya. Scream or Dance sendiri dikenal sebagai festival musik elektronik bertema Halloween, dengan atmosfer dan konsep acara yang berpadu dengan pertunjukan musik. Pada 2026, festival ini mendapat peringkat ke-71 dalam kategori festival musik elektronik terbaik dunia versi majalah DJ Mag.

Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi 136 Prajurit TNI Digelar di Mimika