JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 9 Oktober 2026, Chef de mission kontingen Indonesia untuk Olimpiade Remaja Dakar 2026, Ita Yuliati, meninjau persiapan perenang muda Michelle Surjadi Fang. Pemantauan tersebut dilakukan di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, saat Michelle mengikuti The Tigers Cup 2026.
Kunjungan Ita menjadi bagian dari pemantauan terhadap kesiapan atlet Indonesia yang diproyeksikan tampil pada Olimpiade Remaja Dakar 2026. Dalam kesempatan itu, Ita melihat langsung aktivitas Michelle di arena pertandingan renang serta mengikuti perkembangan persiapannya menuju ajang olahraga tersebut.
Michelle merupakan salah satu atlet unggulan dari cabang akuatik Indonesia. Posisi tersebut membuat persiapannya menjadi perhatian dalam pemantauan kontingen Indonesia. Kehadiran Ita di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno menunjukkan perhatian terhadap proses persiapan atlet muda yang akan membawa nama Indonesia di Dakar.
The Tigers Cup 2026 menjadi momentum bagi Michelle untuk menjalani pertandingan sekaligus memperlihatkan kesiapan dalam cabang renang. Melalui pemantauan langsung, Ita memperoleh gambaran mengenai kondisi dan persiapan perenang muda tersebut di tengah agenda kompetisi nasional.
Peninjauan ini menegaskan upaya chef de mission untuk memantau atlet potensial sejak masa persiapan. Michelle, sebagai salah satu unggulan akuatik Indonesia, menjadi bagian penting dari perhatian menuju Olimpiade Remaja Dakar 2026. Pemantauan di Gelora Bung Karno berlangsung ketika ia berkompetisi dalam The Tigers Cup 2026.
Kunjungan Chef de Mission (CDM) Ita ke lokasi latihan Michelle Surjadi Fang menjadi bagian dari rangkaian persiapan kontingen Indonesia menuju Olimpiade Remaja 2026 di Dakar, Senegal. Ajang olahraga multievent tersebut dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 13 November 2026. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan atlet memperoleh dukungan yang memadai, sekaligus mengetahui perkembangan persiapan teknis, fisik, dan mental sebelum berangkat ke arena kompetisi internasional.
Kontingen Indonesia untuk Dakar akan diperkuat 12 atlet, dengan komposisi enam atlet putra dan enam atlet putri. Mereka akan berpartisipasi dalam sembilan cabang olahraga. Rinciannya meliputi atletik dengan satu atlet, renang dua atlet, bulu tangkis dua atlet, serta balap sepeda dua atlet. Selain itu, Indonesia mengirimkan satu atlet pada masing-masing cabang berkuda, judo, skateboard, triathlon, dan wushu. Komposisi tersebut mencerminkan upaya untuk memberikan ruang bagi atlet-atlet muda terbaik Indonesia agar dapat mengembangkan pengalaman sekaligus mengukur kemampuan di tingkat dunia.
Dalam kunjungan tersebut, Ita secara khusus memantau kesiapan sektor atletik, termasuk proses latihan dan kebutuhan atlet menjelang keberangkatan. Pemantauan langsung diharapkan membantu tim pendamping mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperkuat, baik berkaitan dengan program latihan maupun kesiapan administrasi dan perlengkapan. Ita juga menyampaikan harapan untuk dapat mengunjungi seluruh cabang olahraga yang akan berpartisipasi di Dakar. Dengan kunjungan yang menyeluruh, koordinasi atlet, pelatih, federasi, dan pengurus diharapkan semakin solid sehingga kontingen Indonesia dapat tampil optimal pada Olimpiade Remaja 2026.
Michelle Surjadi Fang dipandang sebagai salah satu unggulan Indonesia menuju Dakar 2026 karena memiliki rekam jejak yang menunjukkan kemampuan bersaing di tingkat internasional. Penilaian tersebut tidak terlepas dari penampilannya pada Asian Youth Games 2025, ketika ia mencatat waktu terbaik 2 menit 15,13 detik pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri. Catatan itu turut mengantarkan Indonesia meraih medali perunggu dalam ajang tersebut.
Rekor waktu tersebut menjadi salah satu dasar yang memperkuat perhatian terhadap persiapan Michelle. Bagi kontingen Indonesia, pengalaman bertanding di Asian Youth Games 2025 dapat menjadi bekal penting untuk menghadapi kompetisi di Dakar. Selain memperlihatkan kapasitasnya di nomor gaya kupu-kupu, penampilan itu juga menunjukkan bahwa Michelle mampu tampil dalam tekanan persaingan internasional. Karena itu, proses persiapannya menjadi bagian yang mendapat perhatian dari Chef de Mission (CDM) Indonesia, Ita.
Ita berharap Michelle dapat memaksimalkan seluruh persiapan yang dijalani sebelum berangkat ke Dakar 2026. Persiapan tersebut diharapkan membantu atlet muda itu menjaga kesiapan fisik, mental, dan teknis sesuai kebutuhannya. Namun, Ita juga mengingatkan pentingnya menikmati pertandingan selama berada di arena. Dengan menjalani kompetisi secara tenang dan menikmati setiap prosesnya, Michelle diharapkan mampu mengeluarkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan. Harapan tersebut menjadi dukungan bagi Michelle agar dapat tampil optimal, tanpa mengabaikan pengalaman berharga yang diperoleh melalui keikutsertaannya dalam ajang olahraga internasional.
Kunjungan langsung Chef de Mission (CDM) memberikan kesan tersendiri bagi Michelle Surjadi Fang dalam rangkaian persiapannya menuju Dakar 2026. Michelle menyampaikan bahwa dirinya merasa senang karena mendapat kunjungan tersebut. Kehadiran CDM menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan terhadap proses latihan yang sedang dijalaninya sebagai atlet renang Indonesia.
Michelle menjelaskan bahwa persiapan menuju ajang tersebut telah dijalaninya selama dua bulan. Dalam kurun waktu itu, ia berfokus membangun kesiapan untuk menghadapi persaingan di nomor 50 meter, 100 meter, dan 200 meter gaya kupu-kupu. Ketiga nomor tersebut menuntut kemampuan teknik, kecepatan, daya tahan, serta konsistensi agar atlet mampu tampil sesuai rencana pada setiap perlombaan.
Bagi Michelle, masa persiapan menjadi bagian penting untuk mematangkan kemampuan sebelum tampil di Dakar. Latihan yang telah dilakukan selama dua bulan menjadi bekal untuk menghadapi tiga nomor yang akan diikutinya. Ia juga menunjukkan tekad untuk meraih hasil terbaik, dengan tetap menjaga fokus terhadap proses dan tanggung jawabnya sebagai wakil Indonesia.
Respons positif Michelle setelah menerima kunjungan CDM memperlihatkan adanya semangat untuk menjalani tahapan menuju kompetisi tersebut. Dukungan yang diterimanya menjadi pengingat atas harapan yang dibawa ketika tampil di tingkat internasional. Meski demikian, Michelle menempatkan persiapan dan usaha sebagai hal utama yang harus dijalankan hingga hari pertandingan.
Dengan tekad tersebut, Michelle menyatakan kesiapannya untuk berusaha maksimal pada nomor 50 meter, 100 meter, dan 200 meter gaya kupu-kupu. Ia menegaskan, “Saya akan berusaha memberikan yang terbaik bagi Indonesia.” Pernyataan itu menjadi penegasan atas komitmennya untuk menjalani persiapan dan tampil dengan penuh tanggung jawab saat mewakili Merah Putih di Dakar 2026.







