Agus Prih hadisika Pimpin Polres Kulon Progo, Ridho Hidayat Bertugas di Sleman

oleh -553 Dilihat
oleh
Agus Prih hadisika Pimpin Polres Kulon Progo, Ridho Hidayat Bertugas di Sleman

Yogyakarta | Polres Kulon Progo menggelar tradisi welcome and farewell parade di markasnya pada Jumat (23/10). Kegiatan tersebut menandai pergantian pimpinan di lingkungan kepolisian setempat, sekaligus menjadi kesempatan untuk menyambut pejabat baru dan melepas pejabat yang sebelumnya memimpin institusi tersebut. Tradisi ini memperlihatkan rangkaian serah terima kepemimpinan dalam suasana resmi di hadapan jajaran Polres Kulon Progo.

Dalam acara itu, AKBP Agus Prih Hadinika disambut sebagai Kapolres Kulon Progo yang baru. Ia resmi menggantikan AKBP Ridho Hidayat, yang sebelumnya menjabat sebagai pimpinan Polres Kulon Progo. Dengan pergantian tersebut, Agus kini bertanggung jawab memimpin kepolisian di wilayah Kulon Progo dan melanjutkan tugas-tugas institusi dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Parade penyambutan dan perpisahan itu juga menjadi momen untuk menyampaikan penghormatan kepada Ridho Hidayat atas masa tugasnya di Kulon Progo. Pada saat yang sama, acara tersebut menandai dimulainya penugasan Agus Prih Hadinika sebagai kapolres. Penyambutan dan pelepasan dalam satu rangkaian kegiatan memberikan penanda yang jelas atas beralihnya tanggung jawab kepemimpinan di tingkat polres.

Tradisi welcome and farewell parade lazim menjadi bagian dari pergantian pejabat di lingkungan kepolisian. Melalui kegiatan tersebut, jajaran setempat menyambut pimpinan baru dan mengantar pejabat lama yang akan menjalankan tugas berikutnya. Bagi Polres Kulon Progo, parade pada Jumat itu menandai perubahan kepemimpinan dari Ridho kepada Agus. Ridho Hidayat selanjutnya bertugas di Sleman, sedangkan Agus memulai perannya sebagai Kapolres Kulon Progo. Pergantian ini sekaligus menjadi awal bagi pimpinan baru untuk menjalankan mandat dan tanggung jawabnya bersama seluruh personel di wilayah tersebut.

Setelah meninggalkan jabatan sebagai Kapolres Kulon Progo, AKBP Ridho Hidayat mendapat penugasan baru sebagai Wakapolresta Sleman. Perubahan jabatan tersebut menandai kelanjutan perjalanan tugasnya di lingkungan kepolisian, kali ini dengan tanggung jawab di wilayah Sleman. Penugasan ini disampaikan dalam rangkaian serah terima jabatan yang turut menandai pergantian kepemimpinan di Polres Kulon Progo.

Peralihan dari Kapolres Kulon Progo ke Wakapolresta Sleman menjadi salah satu bagian dari perubahan susunan pejabat yang berlangsung dalam agenda tersebut. Serah terima jabatan itu ditandai dengan parade. Penanda tersebut mengiringi pergantian jabatan, termasuk berakhirnya masa tugas Ridho Hidayat sebagai Kapolres Kulon Progo dan dimulainya tugasnya di posisi baru.

Dengan jabatan sebagai Wakapolresta Sleman, Ridho Hidayat kini bertugas mendampingi pimpinan di lingkungan Polresta Sleman. Informasi mengenai penugasan barunya memberi gambaran tentang arah tugas yang akan dijalani setelah ia tidak lagi memimpin Polres Kulon Progo. Perubahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pergantian pejabat yang disampaikan melalui serah terima jabatan.

Rangkaian serah terima yang ditandai parade menjadi konteks bagi publik untuk mengetahui peralihan tugas tersebut. Dalam rangkaian itu, perhatian tidak hanya tertuju pada pergantian Kapolres Kulon Progo, tetapi juga pada penempatan Ridho Hidayat di Sleman. Penyebutan jabatan barunya memperjelas bahwa ia tetap menjalankan tugas kepolisian, dengan tanggung jawab berbeda dari posisi sebelumnya.

Penugasan sebagai Wakapolresta Sleman sekaligus menutup masa jabatan Ridho Hidayat sebagai Kapolres Kulon Progo. Perubahan ini menjadi bagian dari pergantian kepemimpinan yang ditandai melalui parade dalam serah terima jabatan. Dengan demikian, perpindahan tugas Ridho dari Kulon Progo ke Sleman tercatat sebagai salah satu pokok penting dalam rangkaian perubahan jabatan tersebut.

Usai resmi memimpin Polres Kulon Progo, AKBP Agus Prih Hadinika menyampaikan penghargaan kepada pejabat yang sebelumnya bertugas. Ia mengapresiasi kerja keras serta kepemimpinan yang telah dijalankan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah hukum Kulon Progo. Menurutnya, upaya tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas kepolisian dan perlu dihargai oleh seluruh jajaran. Pergantian kepemimpinan, ia menegaskan, tidak menghapus kontribusi yang telah diberikan oleh pimpinan terdahulu maupun personel yang bekerja bersama menjaga pelayanan dan keamanan masyarakat.

Agus juga menekankan bahwa pelaksanaan tugas ke depan membutuhkan keterlibatan seluruh personel. Ia meminta dukungan dan kerja sama dari jajaran Polres Kulon Progo agar amanah kepemimpinan dapat dijalankan dengan baik. “Untuk melaksanakan tugas ke depan, saya memohon dukungan dan kerja sama seluruh personel agar kami dapat menjalankan amanah ini dengan baik.” Pernyataan tersebut menggambarkan harapannya agar komunikasi dan kolaborasi internal tetap terjaga, terutama dalam menghadapi berbagai tanggung jawab kepolisian di wilayah setempat. Dukungan yang dimaksud mencakup kesediaan bekerja bersama dalam menjalankan tugas, bukan hanya tanggung jawab pimpinan secara pribadi.

Permintaan itu sekaligus menempatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai tanggung jawab bersama seluruh personel. Dengan kerja sama yang baik, jajaran diharapkan dapat melanjutkan upaya menjaga kondisi wilayah tetap aman dan kondusif serta memberikan pelayanan secara optimal. Agus menyampaikan pesannya dalam konteks awal masa tugasnya, ketika dukungan internal menjadi landasan untuk menjalankan amanah baru. Ia mengakui pentingnya kesinambungan kerja dari kepemimpinan sebelumnya, seraya mengajak seluruh anggota untuk bergerak bersama dalam menjalankan tugas kepolisian. Harapan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas di Kulon Progo bergantung pada kolaborasi, komitmen, dan kesiapan personel untuk bekerja demi kepentingan masyarakat.

Dalam pesan perpisahannya, AKBP Ridho Hidayat menyampaikan bahwa terjaganya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kulon Progo bukan hasil kerja satu orang atau satu pihak saja. Keadaan tersebut terbentuk melalui dedikasi dan kerja keras seluruh anggota kepolisian yang menjalankan tugas di wilayah itu. Setiap personel, melalui tanggung jawab dan pelaksanaan tugasnya, turut berperan dalam menjaga kondisi masyarakat tetap aman dan tertib. Karena itu, kondisi kamtibmas di Kulon Progo merupakan hasil upaya bersama jajaran kepolisian setempat, bukan keberhasilan yang berdiri sendiri atau muncul tanpa keterlibatan banyak anggota.

Ridho juga menekankan bahwa situasi yang aman dan terkendali tidak terjadi dengan sendirinya. “Situasi yang aman dan terkendali tidak bisa terwujud secara tiba-tiba, tetapi harus terus diupayakan bersama,” ujarnya. Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya usaha yang berkelanjutan dalam memelihara keamanan dan ketertiban. Upaya itu menjadi tanggung jawab bersama, dengan anggota kepolisian setempat menjalankan peran dan tugas masing-masing secara konsisten. Keamanan dan ketertiban masyarakat perlu terus dijaga melalui kerja kolektif, sebagaimana selama ini dilakukan oleh seluruh anggota di Kulon Progo.

Pesan perpisahan itu menggarisbawahi hubungan dedikasi personel dan terpeliharanya kondisi aman di wilayah tersebut. Kerja keras seluruh anggota menjadi bagian dari upaya menjaga kamtibmas, sementara situasi yang terkendali memerlukan pemeliharaan secara terus-menerus. Ridho menyampaikan bahwa upaya tersebut tidak dapat hanya mengandalkan keadaan yang sudah tercipta, tetapi perlu terus dilakukan bersama. Dengan demikian, pesan yang disampaikannya berpusat pada peran kolektif anggota kepolisian serta kesinambungan usaha untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kulon Progo. Ia menyebut kerja bersama itu sebagai bagian yang diperlukan agar situasi aman dan terkendali tetap diupayakan, bukan dianggap hadir secara tiba-tiba.