Api Menyambar Saat Isi Ulang Spiritus Gel, Perempuan Pemilik Stan Hotdog di GBK Alami Luka Bakar

oleh -84 Dilihat
oleh

JAKARTA PUSAT, 25 Oktober 2026 — Kebakaran terjadi di sebuah stan makanan Frankfurter Hotdog di kawasan ring road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (24/10/2026) sore. Insiden yang dilaporkan sekitar pukul 16.25 WIB tersebut menyebabkan seorang perempuan bernama Claudia Daniele mengalami luka bakar serius. Dua warga negara asing yang berada di sekitar lokasi juga dilaporkan mengalami luka ringan.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, peristiwa bermula ketika Claudia hendak mengisi ulang bahan bakar spiritus berbentuk gel untuk keperluan operasional stan. Saat proses pengisian berlangsung, api pada peralatan memasak diduga masih menyala. Kondisi tersebut menyebabkan cairan bahan bakar memercik dan memicu insiden di area stan yang sedang beroperasi.

Percikan spiritus gel tersebut dilaporkan mengenai kabel listrik hingga memicu ledakan pada kompor listrik. Api kemudian menimbulkan luka bakar pada tubuh korban. Kejadian itu berlangsung di tengah aktivitas pengunjung yang berada di kawasan GBK. Dua warga negara asing yang identitasnya belum diketahui turut menjadi korban dengan luka ringan dan mendapatkan penanganan awal di posko medis utama dekat Pintu Kuning.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 16.28 WIB untuk melakukan penanganan. Sementara itu, kondisi Claudia memerlukan pertolongan medis lebih lanjut akibat luka bakar yang dialaminya di sejumlah bagian tubuh. Berdasarkan laporan awal, luka terlihat pada wajah, leher, dada bagian atas, serta kedua tangan korban.

Pada pukul 17.07 WIB, Claudia dievakuasi menggunakan ambulans bernomor polisi B 1520 TIX menuju Rumah Sakit Siloam Semanggi untuk menjalani perawatan lanjutan. Dalam proses evakuasi tersebut, korban didampingi adiknya, Sebastian. Penanganan di rumah sakit diperlukan untuk memastikan kondisi korban serta menentukan tindakan medis sesuai tingkat keparahan luka bakar.

Selain penanganan korban, insiden ini juga memunculkan dugaan pelanggaran terhadap ketentuan keselamatan yang diberlakukan panitia penyelenggara bagi peserta stan makanan. Dalam laporan awal disebutkan adanya larangan penggunaan bahan bakar yang mudah terbakar. Namun, dugaan pelanggaran tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada panitia dan pihak terkait agar penyebab kejadian serta kepatuhan terhadap aturan dapat dipastikan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan prosedur keselamatan saat menggunakan peralatan memasak dan bahan bakar di area publik. Pemeriksaan terhadap instalasi listrik, peralatan pemanas, serta tata cara pengisian ulang bahan bakar perlu dilakukan untuk mencegah kejadian serupa. Hingga informasi awal ini disusun, penyebab kejadian dan dugaan pelanggaran aturan stan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang maupun penyelenggara kegiatan.

Pewarta: Abdul Latif