Jakarta | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Timur Tengah 2026 dengan menyediakan 300 kuota bagi mahasiswa Indonesia. Program ini ditujukan kepada mahasiswa jenjang sarjana (S1) dan magister (S2) yang sedang menempuh pendidikan di sejumlah negara kawasan Timur Tengah. Pembukaan kesempatan tersebut menjadi bagian dari upaya Baznas mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi mahasiswa Indonesia di luar negeri.
Calon penerima yang dapat mengikuti program berasal dari mahasiswa di Mesir, Libya, Maroko, Tunisia, Turki, Suriah, Yordania, dan Yaman. Dengan cakupan negara tersebut, BCB Timur Tengah menjangkau mahasiswa Indonesia yang belajar di berbagai lingkungan pendidikan dan wilayah. Baznas menargetkan penerima beasiswa berasal dari seluruh provinsi di Indonesia, sehingga kesempatan memperoleh dukungan tidak hanya terpusat pada mahasiswa dari daerah tertentu.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan bahwa alokasi anggaran untuk program ini mencapai Rp8.162.500.000. Dana tersebut disiapkan untuk mendukung masa bantuan selama dua tahun, atau 24 bulan. Besaran anggaran dan durasi bantuan itu menjadi informasi utama bagi mahasiswa yang mempertimbangkan pendaftaran, terutama dalam merencanakan kebutuhan studi selama periode penerimaan beasiswa.
BCB Timur Tengah 2026 secara khusus menyasar mahasiswa yang telah menjalani pendidikan S1 atau S2 di negara-negara yang disebutkan. Program ini menyediakan 300 tempat, sementara sasaran penerima mencakup mahasiswa dari seluruh Indonesia. Karena itu, calon pendaftar perlu memperhatikan pengumuman resmi Baznas mengenai proses, persyaratan, dan jadwal pendaftaran. Informasi tersebut penting untuk memastikan setiap pemohon memahami ketentuan program sebelum mengajukan diri. Rincian terkait seleksi dan dokumen pendukung sebaiknya merujuk langsung pada kanal resmi Baznas, agar mahasiswa memperoleh keterangan yang akurat serta mengetahui langkah yang perlu disiapkan untuk mengikuti proses seleksi BCB Timur Tengah 2026.
Dalam program BCB Timur Tengah 2026, fasilitas bagi penerima beasiswa mencakup dukungan untuk kebutuhan dan pengembangan mahasiswa selama masa program. Salah satu bentuknya adalah uang saku sebesar Rp1 juta per bulan, yang diberikan selama maksimal dua tahun. Ketentuan batas waktu tersebut menjadi bagian penting agar penerima memahami cakupan dukungan bulanan yang tersedia. Uang saku diberikan sebagai fasilitas program, bukan sebagai jaminan pembayaran tanpa batas waktu. Dengan demikian, mahasiswa dapat merencanakan penggunaan bantuan sesuai periode yang ditetapkan dalam program beasiswa.
Selain uang saku, penerima beasiswa memperoleh seragam pakaian dinas harian atau PDH. Penyediaan seragam ini merupakan fasilitas tersendiri bagi mahasiswa yang tercatat sebagai penerima BCB Timur Tengah 2026. Informasi mengenai fasilitas tersebut membantu calon peserta mengetahui bentuk dukungan yang memang disediakan, tanpa menganggapnya sebagai bantuan tunai tambahan. Seragam PDH melengkapi fasilitas program, sementara uang saku tetap mengikuti nilai dan durasi yang telah ditentukan. Rincian pelaksanaan dapat merujuk pada ketentuan resmi program yang berlaku bagi penerima.
Dukungan pengembangan mahasiswa juga diberikan melalui sesi mentoring bulanan. Sesi ini menyediakan pendampingan secara berkala bagi penerima beasiswa selama mengikuti program. Frekuensi bulanan menunjukkan bahwa pendampingan berlangsung berulang, bukan hanya dalam satu pertemuan. Mentoring menjadi salah satu fasilitas BCB Timur Tengah 2026 yang mendampingi mahasiswa dalam proses pengembangan diri dan kegiatan akademik. Pelaksanaannya tetap mengikuti mekanisme program; fasilitas ini tidak perlu ditafsirkan sebagai layanan lain di luar pendampingan yang telah disebutkan. Penerima dapat memanfaatkan sesi sesuai penyelenggaraan yang ditetapkan.
Program ini juga menyediakan dukungan biaya untuk mengikuti kompetisi atau konferensi tertentu. Dukungan tersebut memiliki cakupan yang terbatas pada kegiatan yang memenuhi ketentuan program, sehingga tidak berarti seluruh kompetisi maupun konferensi otomatis dibiayai. Bagi mahasiswa, kejelasan mengenai cakupan ini penting ketika mempertimbangkan partisipasi dalam suatu kegiatan. Secara keseluruhan, fasilitas BCB Timur Tengah 2026 yang disebutkan terdiri atas uang saku Rp1 juta per bulan selama maksimal dua tahun, seragam PDH, mentoring bulanan, serta dukungan biaya untuk kompetisi atau konferensi tertentu. Keempat bentuk dukungan itu merupakan fasilitas program bagi penerimanya.
Calon penerima beasiswa Baznas untuk mahasiswa Indonesia di Timur Tengah perlu memenuhi sejumlah kriteria kewarganegaraan, status pendidikan, dan ketentuan program. Pendaftar harus merupakan warga negara Indonesia dan beragama Islam. Status kewarganegaraan perlu dapat dibuktikan melalui dokumen identitas yang diminta, yaitu Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu keluarga. Kedua dokumen tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemeriksaan administrasi, sehingga data yang dicantumkan pada formulir pendaftaran sebaiknya sesuai dengan identitas resmi.
Dari sisi pendidikan, pendaftar wajib berstatus sebagai mahasiswa aktif pada tingkat 1 hingga 4 di perguruan tinggi. Status tersebut harus didukung surat keterangan aktif kuliah dari kampus yang masih berlaku ketika pendaftaran dilakukan. Program ini memprioritaskan mahasiswa jenjang S1, tetapi mahasiswa S2 juga dapat mendaftar selama memenuhi seluruh persyaratan lainnya. Pendaftar perlu memastikan surat kampus memuat keterangan yang jelas mengenai status dan jenjang studi agar dapat digunakan sebagai bukti yang sah.
Peserta juga tidak boleh sedang menerima beasiswa lain. Ketentuan ini perlu diperhatikan sejak awal, termasuk apabila pendaftar tengah menjalani bantuan pendidikan dari lembaga atau pihak berbeda. Selain itu, calon penerima harus belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa menerima beasiswa. Kesediaan tersebut merupakan bagian dari komitmen yang harus dipahami sebelum mengajukan permohonan.
Persyaratan berikutnya mencakup kepemilikan prestasi akademik atau non-akademik serta hafalan Al-Qur’an. Pendaftar sebaiknya menyiapkan bukti atau keterangan pendukung yang relevan untuk menjelaskan prestasi dan kemampuan hafalan yang dimiliki. Seluruh dokumen administrasi yang diminta juga harus dilengkapi dan disusun dengan cermat. Pastikan setiap berkas terbaca, masih berlaku bila memiliki masa berlaku, dan konsisten dengan informasi pada formulir. Pemeriksaan ulang sebelum pengiriman dapat membantu mengurangi risiko berkas tertinggal atau tidak sesuai. Dengan memastikan semua kriteria terpenuhi, mahasiswa dapat mengajukan diri secara lebih tertib dan memudahkan proses verifikasi oleh penyelenggara.
Pendaftaran beasiswa bagi mahasiswa Indonesia di Timur Tengah pada 2026 dibuka pada 28 Oktober hingga 9 November 2026. Rentang tanggal tersebut menjadi periode pendaftaran yang tercantum untuk program ini. Calon pendaftar perlu memperhatikan tanggal pembukaan dan penutupan itu ketika menyiapkan berkas, sehingga pengajuan dilakukan dalam periode yang telah ditentukan. Informasi jadwal ini merujuk pada waktu pendaftaran yang disebutkan dalam pengumuman. Untuk mengakses bahan pendaftaran, tersedia dua tautan dengan kegunaan berbeda. Satu tautan digunakan untuk memperoleh petunjuk teknis serta format dokumen persyaratan, sedangkan tautan lainnya digunakan untuk mengunggah berkas pendaftaran. Dengan demikian, penting untuk membedakan akses dokumen dari pengiriman berkas secara daring.
Petunjuk teknis dan format dokumen persyaratan dapat diunduh melalui bazn.as/juknisbcbtimteng2026. Tautan ini disediakan sebagai akses untuk membaca ketentuan teknis dan memperoleh format dokumen yang diperlukan dalam pendaftaran. Penggunaan tautan tersebut berfokus pada pengunduhan bahan, bukan pada pengiriman berkas. Karena itu, calon pendaftar dapat merujuk ke alamat ini saat membutuhkan petunjuk teknis atau format persyaratan. Pastikan alamat yang digunakan sesuai dengan tujuan akses: bazn.as/juknisbcbtimteng2026 untuk mengunduh dokumen. Informasi dalam pengumuman mencantumkan fungsi tautan ini secara khusus, sehingga alamat tersebut menjadi rujukan untuk mendapatkan petunjuk dan format, tanpa mencampurkannya dengan tautan unggah berkas.
Untuk mengunggah berkas pendaftaran, akses bazn.as/daftarbcbtimteng2026. Tautan ini memiliki fungsi berbeda dari alamat untuk mengunduh petunjuk teknis dan format dokumen persyaratan.
Baca juga: PSSI Siapkan Opsi Laga Tandang Timnas di Tengah Ketidakpastian Keamanan | Rupiah Tertekan di Tengah Konflik Timur Tengah dan Lonjakan Harga Minyak | Budi Luhur Jakarta Menang Telak atas IPB Bogor di Liga Voli Mahasiswa 2026



































