Karya Pewarta Raih Empat Apresiasi dalam Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026

oleh -81 Dilihat
oleh
Karya Pewarta Raih Empat Apresiasi dalam Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026

Kabupaten Bekasi | Pewarta dari lembaga kantor berita meraih empat apresiasi dalam Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026. Tiga penghargaan diberikan untuk karya jurnalistik, sementara satu penghargaan lainnya merupakan apresiasi atas pencapaian seumur hidup atau life achievement. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang diselenggarakan Kementerian Sosial di Sekolah Rakyat Menengah Atas Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu.

Anugerah ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi insan pers dalam mendokumentasikan perjalanan program Sekolah Rakyat. Melalui liputan, laporan, dan karya jurnalistik lainnya, para pewarta membantu menghadirkan informasi mengenai penyelenggaraan pendidikan yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Dokumentasi tersebut juga memberi ruang bagi publik untuk mengikuti perkembangan program dan memahami pengalaman mereka yang terlibat di dalamnya.

Pemberian apresiasi kepada karya jurnalistik sekaligus menegaskan peran pers dalam menyampaikan cerita dan perkembangan pendidikan secara faktual kepada masyarakat. Peliputan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat merekam dinamika program, upaya penyelenggara, serta keseharian para peserta didik. Dengan begitu, informasi tentang Sekolah Rakyat tidak hanya disampaikan sebagai kebijakan, tetapi juga melalui gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan dampaknya bagi anak-anak yang memperoleh kesempatan belajar.

Sementara itu, penghargaan life achievement mengakui kontribusi insan pers yang dinilai telah memberikan dedikasi dalam perjalanan profesionalnya. Kehadiran kategori tersebut melengkapi apresiasi terhadap karya tertentu dengan pengakuan atas kiprah jurnalistik dalam jangka panjang. Secara keseluruhan, empat penghargaan bagi pewarta kantor berita ini mencerminkan pentingnya dokumentasi yang bertanggung jawab terhadap program pendidikan dan kelompok masyarakat yang menjadi penerima manfaatnya. Penghargaan tersebut juga menjadi pengingat bahwa kerja pers berperan dalam menjaga perhatian publik terhadap akses pendidikan bagi keluarga prasejahtera, sekaligus menyediakan catatan mengenai perkembangan program dari waktu ke waktu.

Dalam Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026, karya pewarta memperoleh apresiasi pada kategori video dan foto jurnalistik. Hasil kompetisi menunjukkan capaian di lebih dari satu bentuk peliputan, dengan masing-masing karya mendapat pengakuan berdasarkan kategori dan posisi pemenangnya. Pada kategori video jurnalistik, tim feature TV meraih juara kedua melalui karya berjudul “Meraih Asa”. Sementara itu, dua penghargaan pada kategori foto jurnalistik diraih oleh pewarta dari unit yang berbeda, yakni biro Sulawesi Tenggara dan redaksi foto Jakarta. Rincian ini menempatkan capaian para pewarta sebagai bagian penting dari hasil kompetisi tersebut.

Juara kedua kategori video jurnalistik diraih tim feature TV lewat “Meraih Asa”. Posisi tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi karya video yang mereka ajukan dalam ajang ini. Judul karya itu tercatat sebagai “Meraih Asa”, dan pencapaian tim berada pada urutan kedua di kategorinya. Hasil ini melengkapi penghargaan pada kategori foto, sekaligus menegaskan bahwa kompetisi memberi ruang bagi karya jurnalistik dalam format audiovisual maupun fotografi. Dalam pencatatan hasil, kategori, nama tim, judul karya, dan posisi yang diraih menjadi informasi utama untuk mengenali capaian tersebut secara tepat.

Pada kategori foto jurnalistik, Andry Denisah dari biro Sulawesi Tenggara memperoleh juara kedua dengan karya “Kemensos Luluskan Siswa Sekolah Rakyat di Tahun Pertama”. Adapun Muhammad Iqbal dari redaksi foto Jakarta meraih juara ketiga melalui foto berjudul “Hari Pertama Masuk Sekolah Rakyat”. Kedua hasil tersebut mencatat nama pewarta, asal unit, judul karya, dan peringkat secara jelas. Andry Denisah menempati posisi kedua, sedangkan Muhammad Iqbal berada pada posisi ketiga. Dengan demikian, kategori foto jurnalistik menyumbangkan dua capaian dalam daftar penghargaan yang diuraikan di sini, sementara kategori video jurnalistik diwakili oleh raihan juara kedua tim feature TV. Seluruh posisi itu merupakan hasil kompetisi yang patut dicatat tanpa mengubah penyebutan karya maupun unit masing-masing pewarta.

Muhammad Bagus Khoirunnas, pewarta foto biro Banten, menerima penghargaan khusus kategori life achievement dalam Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026. Apresiasi tersebut diberikan melalui karya berjudul “Cahaya Tawa di Balik Asrama Sekolah Rakyat”, yang mengangkat kehidupan di lingkungan asrama Sekolah Rakyat. Penghargaan ini menempatkan Bagus sebagai salah satu penerima apresiasi khusus dalam ajang yang turut memberikan penghormatan kepada karya jurnalistik tentang Sekolah Rakyat.

Kategori life achievement memiliki makna lebih luas daripada pengakuan terhadap satu karya semata. Penghargaan itu merupakan penghormatan atas dedikasi dan konsistensi Bagus dalam dunia jurnalistik. Pengakuan tersebut mencerminkan nilai dari perjalanan profesional yang dijalani secara berkelanjutan, sekaligus menegaskan pentingnya ketekunan dalam menjalankan tugas sebagai pewarta. Melalui fotografi, seorang pewarta dapat merekam berbagai sisi kehidupan dan menyampaikannya kepada publik secara visual. Dalam konteks penghargaan ini, karya Bagus menjadi bagian dari pengakuan atas kiprah jurnalistiknya.

Piala dan sertifikat penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia Muhaimin Iskandar. Penyerahan oleh kedua pejabat tersebut menjadi bagian dari prosesi apresiasi kepada Bagus atas pencapaian yang diraihnya. Selain nilai simbolis piala dan sertifikat, penghargaan ini juga memberi pengakuan resmi terhadap dedikasi serta konsistensinya. Bagi insan pers, apresiasi semacam ini dapat menjadi pengingat bahwa kerja jurnalistik membutuhkan komitmen yang terus dijaga, baik dalam menghasilkan karya maupun dalam menjalankan profesi. Nama Bagus dan karyanya pun memperoleh tempat khusus dalam rangkaian anugerah tahun 2026. Penghormatan tersebut menandai penghargaan atas kiprah seorang pewarta foto yang terus berkontribusi melalui jurnalistik, sekaligus mengaitkan pengakuan terhadap perjalanan profesionalnya dengan karya yang ditampilkan dalam ajang ini. Dengan demikian, penghargaan khusus tersebut menyatukan apresiasi atas satu karya dan penghormatan terhadap dedikasi serta konsistensi Bagus selama berkarya di dunia jurnalistik.

Dalam konferensi pers setelah acara Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026, Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang telah berpartisipasi dalam lomba. Ia menilai kehadiran wartawan dan karya jurnalistik mereka turut mengiringi perjalanan Sekolah Rakyat. Apresiasi tersebut diberikan kepada para jurnalis yang mengangkat program ini melalui tulisan maupun foto, serta mengambil bagian dalam upaya mengenalkan penyelenggaraannya kepada publik.

Menurut Saifullah, hasil karya yang masuk dalam lomba tidak hanya menjadi catatan atas pelaksanaan program, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai inspirasi untuk pengembangan Sekolah Rakyat. Tulisan dan foto para peserta akan menjadi bahan yang dapat mencerminkan pengalaman serta kondisi yang berkaitan dengan program. Dengan cara itu, karya jurnalistik memiliki peran lebih luas daripada sekadar mengikuti kompetisi, karena dapat memberi sudut pandang yang berguna bagi pengembangan program ke depan.

Ia juga menekankan bahwa wartawan turut berperan dalam kemajuan penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Partisipasi insan pers dalam mengiringi perjalanan program dinilai sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya penyelenggaraannya. Melalui karya yang dihasilkan, pers ikut menyampaikan gambaran tentang program dan anak-anak yang menjadi bagian di dalamnya. Saifullah menyampaikan penghargaan atas keterlibatan tersebut dalam kesempatan setelah acara berlangsung.

Dalam keterangannya, Saifullah menjelaskan bahwa siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga prasejahtera. Di mereka terdapat anak-anak yang memerlukan pendampingan khusus, serta anak yang menjadi korban kekerasan. Latar belakang dan kebutuhan siswa tersebut menjadi bagian dari keadaan yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan program. Penjelasan ini disampaikan untuk menggambarkan siapa saja anak yang dilayani oleh Sekolah Rakyat, tanpa memisahkan mereka dari tujuan program.

Saifullah menyebut pengelolaan Sekolah Rakyat menggunakan pendekatan edukasi, rehabilitasi, dan pemberdayaan. Ketiga pendekatan itu menjadi kerangka dalam menangani kebutuhan siswa yang berasal dari kondisi keluarga dan pengalaman yang beragam.

Baca juga: Revitalisasi Sekolah di Kalimantan Barat Naik Menjadi 943 pada 2026 | BRI Raih Dua Penghargaan dalam Bisnis Indonesia Financial Awards 2026 | Baim Wong dan Paula Verhoeven Rayakan Ultah Kenzo Bersama di Sekolah