Kebakaran Gudang Pipa Paralon di Legok Tangerang Masih Ditangani hingga Malam

oleh -66 Dilihat
oleh
Kebakaran Gudang Pipa Paralon di Legok Tangerang Masih Ditangani hingga Malam

Tangerang | Kebakaran hebat melanda gudang pipa paralon milik PT Indonesia Polyurethane Industri pada Selasa, 13 Oktober 2026. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Legok, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Hingga malam hari, proses penanganan kebakaran masih berlangsung di lokasi kejadian.

Gudang yang menjadi lokasi kebakaran berada di wilayah Legok, Kabupaten Tangerang. Informasi mengenai kejadian ini menempatkan area penyimpanan pipa paralon milik PT Indonesia Polyurethane Industri sebagai titik terjadinya kebakaran. Api yang melanda gudang tersebut masih ditangani hingga malam, sehingga penanganan di lokasi belum dinyatakan selesai.

Peristiwa pada Selasa tersebut menjadi perhatian karena kebakaran berlangsung di fasilitas gudang perusahaan yang berada di Jalan Raya Legok. Petugas masih melakukan penanganan terhadap api di area gudang pipa paralon itu sampai malam hari. Situasi tersebut menunjukkan bahwa proses penanganan masih berjalan ketika informasi kejadian disampaikan. Untuk saat ini, inti peristiwa yang diketahui adalah kebakaran gudang milik PT Indonesia Polyurethane Industri di Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, yang belum sepenuhnya selesai ditangani hingga malam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyampaikan bahwa laporan mengenai kebakaran gudang pipa paralon di wilayah Legok diterima pada sore hari. Informasi tersebut masuk ke BPBD sekitar pukul 16.33 WIB, ketika api dilaporkan mulai membakar area gudang dan menimbulkan kepulan asap yang terlihat dari sekitar lokasi.

Setelah menerima laporan, petugas segera berkoordinasi untuk mengerahkan personel serta armada pemadam kebakaran ke tempat kejadian. Tim melakukan penanganan secara bertahap dengan berupaya mendekati sumber api, sekaligus mencegah kobaran merambat ke bangunan atau area lain di sekitar gudang. Kondisi lokasi yang dipenuhi material pipa menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan selama proses pemadaman.

Achmad Taufik menjelaskan, hingga malam hari petugas masih berjibaku menangani kobaran api. Proses pemadaman belum langsung dinyatakan selesai karena petugas harus memastikan titik-titik api benar-benar terkendali dan tidak kembali menyala. Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kondisi lapangan serta perkembangan kobaran di dalam area gudang.

Menurut keterangan BPBD, laporan yang diterima pada pukul 16.33 WIB menjadi dasar dimulainya respons darurat terhadap peristiwa tersebut. Petugas tetap berada di lokasi sampai situasi dinilai aman. Selain memadamkan api, mereka memantau lingkungan sekitar untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya bara, asap tebal, maupun penyebaran api ke bangunan terdekat. Penanganan yang berlangsung hingga malam menunjukkan bahwa kebakaran membutuhkan waktu dan pengerahan sumber daya untuk sepenuhnya dikendalikan.

Proses pemadaman kebakaran gudang pipa paralon di Legok, Tangerang, masih menghadapi sejumlah kendala hingga malam hari. Petugas pemadam kebakaran harus bekerja dalam situasi yang tidak mudah karena sumber air berada cukup jauh dari lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuat pengisian ulang air membutuhkan waktu lebih panjang dan turut memengaruhi kelancaran penyemprotan ke titik-titik api.

Jarak sumber air menjadi perhatian penting selama penanganan berlangsung. Mobil pemadam perlu bergerak menuju lokasi pengambilan air sebelum kembali ke area kebakaran. Dalam situasi api yang masih menyala, pergerakan tersebut menuntut pengaturan operasional secara terus-menerus agar penyiraman tetap dapat dilakukan. Petugas juga harus menyesuaikan posisi kendaraan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan pemadaman di sekitar gudang.

Kendala lain muncul dari kemacetan parah di sekitar area kebakaran. Kepadatan arus lalu lintas memperlambat pergerakan kendaraan pemadam, baik ketika menuju lokasi maupun saat mengambil pasokan air. Akses yang tersendat membuat mobil pemadam tidak dapat bergerak dengan leluasa. Situasi ini menambah tantangan bagi petugas yang berupaya menjangkau bagian-bagian lokasi yang masih terbakar.

Tiupan angin turut memengaruhi kondisi di lapangan. Hembusan angin membuat api semakin membesar dan menyulitkan upaya petugas untuk mengendalikan kobaran. Api dapat berubah arah sehingga penyemprotan harus dilakukan secara cermat dan berulang pada bagian yang masih menyala. Petugas terus melakukan penanganan dengan mempertimbangkan arah angin, keterbatasan pasokan air, serta kondisi akses di sekitar lokasi. Hingga malam, proses pemadaman masih berlangsung untuk mengendalikan api di area gudang.

Penanganan kebakaran gudang pipa paralon di wilayah Legok, Tangerang, masih berlangsung hingga malam. Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api yang melanda area gudang. Pengerahan armada tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas ke bagian lain di sekitar lokasi kejadian.

Armada yang diterjunkan berasal dari pemadam kebakaran Kabupaten Tangerang, bantuan dari pihak swasta, serta unit pemadam kebakaran Kabupaten Bogor. Keterlibatan sejumlah unsur tersebut mendukung kebutuhan operasional di lapangan, terutama karena petugas harus menangani titik-titik api yang masih berkobar. Mobil pemadam ditempatkan di sekitar area gudang untuk memasok air secara berkelanjutan selama proses penanganan.

Petugas terus menyemprotkan air ke berbagai titik yang masih mengeluarkan api dan asap. Penyemprotan dilakukan secara bertahap untuk menekan intensitas kebakaran serta memastikan tidak ada bagian yang kembali terbakar. Hingga malam, proses pemadaman masih berlangsung dan petugas masih melakukan penanganan di lokasi. Kondisi tersebut membuat upaya pendinginan serta pemeriksaan terhadap titik api tetap menjadi bagian penting dari operasi.

Achmad Taufik menyampaikan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Pemeriksaan terkait peristiwa tersebut masih dilakukan oleh pihak berwenang setelah proses penanganan di lokasi berjalan. Untuk saat ini, petugas masih berfokus pada pemadaman titik-titik api yang tersisa, sementara informasi mengenai penyebab kebakaran belum disampaikan lebih lanjut.

Baca juga: Kebakaran Gudang Dekorasi Pernikahan di Purwakarta Picu Kepanikan Warga | Kebakaran Meluluhlantakkan Pasar Bersejarah Marché des Enfants Rouges di Paris