Jakarta | Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kebanggaannya atas hasil kerja pemerintah selama dua tahun pertama kepemimpinannya. Ia menilai berbagai upaya yang telah dilakukan jajaran pemerintah menghasilkan capaian yang patut dihargai, meskipun masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu diperbaiki. Pesan tersebut disampaikan saat Prabowo membuka sidang kabinet paripurna di halaman tengah kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengajak para pejabat pemerintah melihat hasil kerja secara seimbang. Ia mengakui bahwa penyelenggaraan pemerintahan tidak luput dari kelebihan maupun kekurangan. Namun, menurutnya, pengakuan atas tantangan yang masih ada tidak seharusnya membuat jajaran pemerintah mengabaikan kemajuan yang telah dicapai. Setiap hasil perlu dinilai dengan jernih, termasuk dengan memperhatikan kerja dan upaya yang telah dilakukan bersama.
Prabowo juga mengingatkan agar apresiasi terhadap capaian tidak berubah menjadi sikap sombong. Sebaliknya, para pejabat juga tidak perlu merendahkan diri seolah-olah pekerjaan yang telah dilakukan tidak memiliki nilai. Ia mendorong jajaran pemerintah untuk menjaga sikap yang proporsional: mengakui keberhasilan tanpa berpuas diri, sekaligus menerima kekurangan tanpa meniadakan seluruh hasil kerja. Sikap tersebut, sebagaimana tersirat dalam pesannya, penting agar evaluasi dapat berlangsung secara terbuka dan tetap berorientasi pada perbaikan.
Pernyataan presiden itu menempatkan capaian dua tahun pemerintahan sebagai hasil yang layak diapresiasi, tetapi bukan alasan untuk menghentikan evaluasi. Pemerintah tetap perlu mencermati hal-hal yang belum berjalan sesuai harapan dan menggunakan temuan tersebut sebagai dasar untuk memperkuat kinerja. Pada saat yang sama, pengakuan terhadap kemajuan dapat menjadi dorongan bagi para pejabat untuk meneruskan pekerjaan dengan tanggung jawab. Dalam sidang kabinet tersebut, Prabowo menyampaikan pesan kepada jajaran pemerintah agar menilai perjalanan pemerintahan secara realistis: menghargai apa yang telah dicapai, memahami apa yang masih kurang, serta menjaga kerendahan hati dalam menjalankan tugas.
Prabowo mengingatkan bahwa masyarakat Indonesia terkadang belum cukup menghargai prestasi yang telah dicapai oleh bangsanya sendiri. Dalam pandangannya, ada kecenderungan untuk memandang keberhasilan negara lain dengan rasa hormat yang besar, sementara hasil kerja di dalam negeri justru kurang memperoleh pengakuan yang sepadan. Pernyataan tersebut menyoroti cara masyarakat menilai capaian: keberhasilan yang terlihat di luar negeri bisa dianggap mengesankan, sedangkan kemajuan yang dihasilkan sendiri kerap terasa biasa atau luput dari perhatian. Ia menyampaikan pengamatan itu sebagai ajakan untuk melihat pencapaian nasional secara lebih adil, bukan sebagai alasan untuk menutup mata terhadap keadaan yang belum memuaskan.
Pesan tersebut disampaikan dalam konteks evaluasi atas hasil kerja pemerintah selama dua tahun. Prabowo mendorong agar capaian yang telah dihasilkan dapat diakui secara wajar, termasuk kerja bersama jajaran kabinet dalam menjalankan berbagai program. Pengakuan terhadap hasil bukan berarti menganggap seluruh persoalan telah selesai atau setiap kebijakan berjalan tanpa hambatan. Sebaliknya, penghargaan yang proporsional memberi ruang untuk mencatat hal-hal yang telah dicapai sekaligus memahami pekerjaan yang masih perlu dilanjutkan. Dengan cara itu, pembahasan mengenai kinerja tidak hanya berpusat pada kekurangan, tetapi juga tidak berubah menjadi pujian yang mengabaikan kenyataan.
Prabowo juga menempatkan sikap menghargai prestasi sendiri sebagai bagian dari penilaian yang seimbang. Masyarakat dapat mengapresiasi hasil kerja di dalam negeri tanpa harus mengurangi rasa hormat kepada negara lain. Pada saat yang sama, pengakuan atas kemajuan perlu disertai kesadaran bahwa masih terdapat kekurangan yang harus diperbaiki. Pesan ini mengarahkan perhatian pada dua hal sekaligus: melihat apa yang sudah dikerjakan dan tetap mencermati tantangan yang belum teratasi. Dalam menyampaikan pandangannya, ia menekankan pentingnya tidak meremehkan hasil bangsa sendiri hanya karena pencapaian negara lain tampak lebih menarik. Penghargaan yang wajar, menurut inti pesannya, dapat berjalan berdampingan dengan evaluasi kritis terhadap pekerjaan pemerintah yang masih berlangsung.
Dalam sidang kabinet paripurna, Prabowo menyampaikan rasa bangganya dapat menjadi pemimpin sekaligus Presiden Republik Indonesia. Ia juga mengungkapkan kebanggaan karena telah memimpin pemerintahan selama dua tahun dan menilai bahwa masa tersebut menunjukkan hasil nyata. Pernyataan itu disampaikan kepada jajaran kabinet dalam forum resmi yang menjadi ruang untuk membahas perjalanan pemerintahan serta kerja bersama para menteri. Dengan demikian, kebanggaan yang disampaikan Prabowo tidak hanya berkaitan dengan jabatan yang diembannya, tetapi juga dengan penilaian atas hasil kerja pemerintah selama periode tersebut.
Prabowo menempatkan hasil yang telah dicapai sebagai alasan penting untuk menghargai perjalanan dua tahun pemerintahan. Ia menyebut pemerintahan yang dipimpinnya telah memperlihatkan hasil nyata, tanpa dalam pernyataan tersebut merinci jenis, jumlah, ataupun ukuran capaian yang dimaksud. Karena itu, penekanannya berada pada pengakuan bahwa kerja pemerintah menghasilkan sesuatu yang dapat dirasakan atau dinilai, bukan pada paparan indikator tertentu. Pernyataan tersebut mencerminkan cara Presiden memandang masa kepemimpinannya sejauh ini, sekaligus menyampaikan apresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan oleh jajaran pemerintahan.
Dalam konteks sidang kabinet paripurna, penyampaian rasa bangga itu juga menjadi bagian dari evaluasi umum atas kerja kabinet selama dua tahun. Prabowo berbicara sebagai Presiden yang memimpin pemerintahan dan mengaitkan hasil yang dinilainya nyata dengan perjalanan bersama tersebut. Meski tidak memaparkan rincian capaian, pernyataannya menegaskan bahwa ia melihat masa dua tahun itu sebagai periode yang memiliki hasil. Pesan ini disampaikan di hadapan anggota kabinet, sehingga perhatian tidak hanya tertuju pada penilaian pribadi Presiden, tetapi juga pada peran kolektif pemerintahan dalam menjalankan tugas. Fokusnya tetap pada rasa bangga atas kepemimpinan dan hasil yang menurut Prabowo telah ditunjukkan.
Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih atas kerja keras yang telah ditunjukkan selama menjalankan amanah rakyat. Ia menilai tugas pemerintahan menuntut perhatian, ketekunan, dan tanggung jawab dari setiap anggota kabinet, terutama dalam menerjemahkan agenda pemerintah menjadi langkah yang memberi manfaat bagi masyarakat. Apresiasi tersebut juga ditujukan kepada para menteri dan pejabat yang hadir, yang dinilai telah berupaya menjalankan peran masing-masing di tengah berbagai tantangan. Bagi Prabowo, hasil pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang dirancang, tetapi juga oleh kesungguhan jajaran pelaksana dalam bekerja secara konsisten. Karena itu, penghargaan terhadap upaya kolektif menjadi bagian penting dari evaluasi atas perjalanan pemerintahan.
Ia juga menekankan bahwa kekompakan kabinet perlu dibangun dan dijaga secara berkelanjutan. Para anggota Kabinet Merah Putih datang dari latar belakang politik, organisasi, dan profesi yang beragam. Perbedaan pengalaman dan pandangan tersebut merupakan kenyataan dalam sebuah tim pemerintahan yang besar, tetapi tidak semestinya menghalangi pelaksanaan tugas bersama. Menurut Prabowo, kemampuan untuk bekerja sama menjadi penting agar seluruh unsur kabinet dapat bergerak menuju tujuan yang sama. Koordinasi, komunikasi, serta kesediaan untuk saling mendukung membantu memastikan bahwa tanggung jawab setiap bidang tetap terhubung dengan agenda nasional. Dengan demikian, keberagaman dapat menjadi kekuatan ketika disertai komitmen terhadap kepentingan bangsa dan negara.
Prabowo berharap semangat kerja sama tersebut tetap dipertahankan dalam menjalankan tugas pemerintahan ke depan. Kekompakan, katanya, diperlukan bukan semata-mata untuk menjaga hubungan di dalam kabinet, melainkan juga untuk memperkuat kemampuan pemerintah menghasilkan capaian bagi bangsa Indonesia. Ia mendorong seluruh jajaran agar terus bekerja dengan orientasi pelayanan dan tetap mengutamakan amanah rakyat. Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menyampaikan penghormatan kepada para anggota kabinet yang hadir dengan menyebut mereka sebagai putra-putri terbaik bangsa Indonesia.
Baca juga: Menteri dan Wamen Tiba dengan Maung Putih di Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan Prabowo | Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Pejabat Mulai Hadir di Istana | Prabowo Apresiasi Kabinet Merah Putih dan Soroti Tantangan bagi Indonesia



































