Jakarta | Sebelum kondisi kesehatannya memburuk dan ia dibawa ke rumah sakit, Doddy Katamsi tengah bersemangat menggarap sejumlah single baru. Kabar mengenai rencana musik yang belum sempat terwujud itu disampaikan oleh putrinya, Chika Katamsi, setelah prosesi pemakaman. Menurut penuturan Chika, ayahnya sedang giat menulis lagu dan memiliki keinginan untuk mengadakan konser bersama murid-murid vokalnya.
Chika menyampaikan hal tersebut di TPU Kompleks Hankam Pangkalan Jati, Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada Jumat (16/10/2026). Pernyataannya menggambarkan bahwa kegiatan bermusik masih menjadi bagian dari rencana Doddy sebelum kesehatannya menurun. Ia tengah menyiapkan beberapa single, sekaligus menulis lagu, dan ingin tampil dalam sebuah konser yang melibatkan para murid vokalnya.
Keinginan untuk menggelar konser bersama murid-murid vokal menunjukkan bahwa rencana Doddy tidak hanya berkaitan dengan karya baru. Dalam penuturan Chika, para murid tersebut termasuk dalam gagasan pertunjukan yang ingin diwujudkan ayahnya. Namun, sebelum rencana itu terlaksana, kondisi kesehatan Doddy memburuk dan ia dibawa ke rumah sakit. Chika mengungkapkan kisah tersebut setelah pemakaman, saat menyampaikan aktivitas dan rencana musik yang sedang dikerjakan Doddy.
Kesibukan menulis lagu dan rencana menggarap single baru menjadi hal yang disorot Chika ketika mengenang kegiatan ayahnya menjelang kondisi kesehatannya menurun. Ia menyebut Doddy giat menulis, sementara konser bersama murid vokalnya juga menjadi keinginan yang pernah ia sampaikan. Informasi itu memberi gambaran tentang proyek musik yang tengah ada dalam pikirannya pada masa tersebut, meski sejumlah rencana itu belum sempat diwujudkan. Chika tidak hanya menyampaikan bahwa ayahnya menyiapkan lagu, tetapi juga menceritakan keinginannya untuk berbagi panggung dengan para murid vokal. Semua keterangan tersebut disampaikan di TPU Kompleks Hankam Pangkalan Jati seusai prosesi pemakaman pada Jumat (16/10/2026).
Semangat bermusik Doddy Katamsi tidak hanya tampak dari rencana-rencana yang ia miliki, tetapi juga dikenang melalui kebiasaannya berbagi karya dengan orang terdekat. Aning Katamsi, adiknya, mengingat bahwa semasa hidup Doddy kerap mengirimkan draf lagu kepadanya. Ia kemudian meminta pendapat Aning mengenai warna musik dan kualitas lagu yang sedang ia kerjakan. Kebiasaan itu menjadi bagian dari kenangan Aning tentang sosok kakaknya sebagai musisi yang terus bersemangat berkarya, sekaligus sebagai saudara yang bersedia membuka ruang percakapan mengenai musik.
Pertanyaan Doddy kepada Aning dapat berkisar pada kesan sederhana: apakah lagu yang dikirim terasa bagus, atau justru terdengar terlalu pasaran. Dari ingatan tersebut, terlihat bahwa Doddy ingin mengetahui bagaimana karyanya diterima oleh seseorang yang ia percaya. Namun, permintaan pendapat itu tidak perlu dimaknai sebagai proses penilaian profesional. Aning menyampaikan kenangan tentang interaksi mereka sebagai kakak dan adik, bukan sebagai juri atau konsultan musik. Intinya adalah Doddy menghargai tanggapan Aning dan merasa nyaman membagikan draf lagu kepadanya.
Bagi Aning, kebiasaan itu turut memperlihatkan sisi personal dari kecintaan Doddy terhadap musik. Draf yang dikirim bukan sekadar bahan untuk meminta keputusan tentang baik atau buruknya sebuah lagu, melainkan cara Doddy melibatkan adiknya dalam percakapan mengenai karya yang sedang ia buat. Pertanyaan tentang warna musik dan kesan pasaran menunjukkan hal-hal yang ingin ia dengar tanggapannya, tanpa mengubah peran Aning menjadi penentu akhir atas karyanya. Kenangan tersebut juga menegaskan bahwa semangat bermusik Doddy hadir dalam hubungan sehari-hari, melalui kesediaannya berbagi dan mendengarkan pendapat orang dekat.
Kisah kecil yang dikenang Aning memberi gambaran tentang kedekatan mereka sekaligus perhatian Doddy pada lagu-lagunya. Ia tidak hanya menyimpan draf untuk dirinya sendiri, tetapi mengirimkannya kepada adiknya dan menanyakan kesan yang muncul. Bagi pembaca, cerita itu menghadirkan sisi lain dari rencana musik Doddy yang belum sempat terwujud: ada proses berbagi yang menjadi bagian dari perjalanan tersebut, dan ada kenangan keluarga yang masih melekat. Aning mengingat kebiasaan itu sebagai bukti bahwa musik terus hadir dalam kehidupan Doddy, termasuk dalam percakapan akrab mereka.
Materi musik yang ditinggalkan Doddy Katamsi belum seluruhnya berada dalam kondisi siap diperdengarkan sebagai karya utuh. Sejumlah gagasan telah memiliki bentuk awal, termasuk kerangka lagu atau susunan melodi yang mulai terbentuk. Namun, keberadaan melodi dan struktur dasar itu belum berarti proses penciptaan telah selesai. Bagian-bagian tersebut masih memerlukan pengembangan lebih lanjut sebelum dapat dianggap sebagai komposisi yang final. Dengan demikian, karya yang tersisa lebih tepat dipahami sebagai materi kreatif yang sedang dikerjakan, bukan sebagai kumpulan lagu siap edar.
Menurut keterangan Aning, pekerjaan pada beberapa materi tersebut belum tuntas ketika kondisi fisik Doddy memburuk. Aransemen musik masih perlu disusun atau disempurnakan, sementara sebagian lirik juga belum selesai. Tahap-tahap itu penting dalam membentuk karakter sebuah lagu, mulai dari pengaturan instrumen dan dinamika hingga pemilihan kata yang sesuai dengan gagasan awal. Karena proses tersebut belum rampung, belum tersedia bentuk akhir yang dapat mewakili sepenuhnya maksud artistik Doddy. Catatan tentang materi yang ada perlu dibedakan dari pernyataan bahwa seluruh unsur lagu telah siap.
Keterangan ini juga memberi batas yang jelas dalam membicarakan peninggalan musiknya. Materi yang sudah memiliki melodi atau kerangka tertentu tetap menyimpan potensi, tetapi potensi itu tidak sama dengan status sebagai rilisan yang telah selesai diproduksi. Tanpa aransemen lengkap dan lirik yang tuntas, lagu-lagu tersebut belum dapat disebut sebagai karya final maupun produk yang siap diedarkan kepada publik. Penjelasan Aning membantu menghindari anggapan bahwa tinggal menerbitkan rekaman yang sudah selesai. Apa yang tertinggal adalah proses kreatif yang belum mencapai tahap akhir, sehingga penyebutan dan penilaian atasnya perlu tetap cermat serta sesuai dengan informasi yang tersedia.
Keluarga Doddy Katamsi tidak menutup kemungkinan apabila rekan musisi maupun sahabatnya ingin meneruskan pengerjaan lagu-lagu yang belum sempat rampung. Peluang tersebut terbuka sebagai bentuk penghormatan terhadap Doddy dan kecintaannya pada musik. Meski demikian, keluarga belum menetapkan langkah khusus atau jadwal untuk melanjutkan proyek-proyek tersebut. Mereka masih memberi ruang bagi siapa pun yang memiliki kedekatan dan pemahaman terhadap karya serta rencana bermusik Doddy untuk menyampaikan gagasan.
Aning mengatakan, beberapa teman Doddy telah menghubungi keluarga dan menyampaikan keinginan untuk membuat sesuatu bersama. Komunikasi itu menunjukkan bahwa orang-orang di sekitarnya masih menyimpan perhatian terhadap karya yang ditinggalkan. Bentuk kerja sama yang dibicarakan belum tentu hanya berupa penyelesaian lagu; gagasan lain juga dapat dipertimbangkan selama sejalan dengan niat menghormati Doddy. Namun, sampai saat ini, pembicaraan tersebut belum berlanjut menjadi kegiatan atau proyek yang terlaksana.
Menurut keluarga, meneruskan lagu-lagu itu membutuhkan kesepakatan dan kesiapan dari pihak-pihak yang terlibat. Selain memastikan materi musik dapat dikerjakan dengan baik, mereka juga ingin menjaga agar hasilnya tetap mencerminkan karakter dan kehendak Doddy. Karena itu, keinginan teman-temannya disambut terbuka, tetapi pelaksanaannya tidak ingin dipaksakan atau dilakukan terburu-buru. Keluarga dapat membicarakan kembali kemungkinan tersebut apabila ada rencana yang jelas dan semua pihak merasa siap.
Rencana untuk menghidupkan kembali karya yang belum selesai itu menjadi salah satu cara bagi keluarga dan sahabat untuk mengenang perjalanan Doddy di dunia musik. Jika suatu saat ada lagu yang dirampungkan dan dirilis, karya tersebut dapat memperkenalkan gagasan bermusiknya kepada pendengar sekaligus menjadi penghormatan personal dari orang-orang terdekat.
Baca juga: Napoleon Bonaparte Wafat, Rencana Pemakaman Dijadwalkan di Cikeas



































