Zaidar Asah Trik Skateboard untuk Tampil di Youth Olympic Games 2026

oleh -73 Dilihat
oleh
Zaidar Asah Trik Skateboard untuk Tampil di Youth Olympic Games 2026

Jakarta | Atlet skateboard Indonesia, Zaidar Maulana Ibrahim, tengah mematangkan persiapan bersama tim pelatih menjelang Youth Olympic Games 2026 di Dakar, Senegal. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 13 November. Dalam pertemuan dengan awak media di Slipi Skatepark, Jakarta, pada Rabu, Zaidar menyampaikan bahwa persiapannya sejauh ini berjalan lancar. Ia terus menjalani latihan di Jakarta sebagai bagian dari upaya menyiapkan diri untuk tampil pada kompetisi internasional tersebut. Persiapan yang dilakukan berfokus pada kesiapan menghadapi pertandingan, dengan latihan dan pendampingan tim pelatih menjadi bagian dari proses menuju penyelenggaraan Youth Olympic Games.

Dalam sesi latihan, Zaidar memusatkan perhatian pada trik-trik yang telah dikuasainya. Ia berupaya memantapkan gerakan tersebut agar dapat digunakan dengan baik saat kompetisi berlangsung. Fokus ini menjadi bagian penting dari persiapannya, sebab ia ingin memastikan trik yang sudah dipelajari benar-benar siap dibawa ke arena pertandingan. Alih-alih menguraikan target atau menambahkan rincian lain, Zaidar menyampaikan bahwa yang sedang dikerjakan adalah mematangkan kemampuan yang telah dimiliki. Latihan bersama tim pelatih pun diarahkan untuk mendukung proses tersebut, sehingga persiapan dapat berjalan sesuai kebutuhan menjelang keberangkatannya untuk mengikuti ajang di Dakar.

Zaidar juga menyatakan siap menjalani latihan di Jakarta. Dengan persiapan yang berlangsung lancar dan fokus pada pemantapan trik, ia melanjutkan proses menuju kompetisi tanpa mengubah arah latihan yang telah dijalani. Pertemuan di Slipi Skatepark menjadi kesempatan bagi Zaidar untuk menjelaskan perkembangan persiapannya kepada awak media. Ia menyampaikan kondisi tersebut menjelang pelaksanaan Youth Olympic Games 2026, yang akan mempertemukannya dengan kompetisi skateboard di tingkat internasional. Untuk saat ini, perhatian utamanya tetap pada latihan dan memastikan trik yang telah dikuasai dapat dipakai saat bertanding. Persiapan bersama tim pelatih terus berjalan di Jakarta hingga ajang yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober dan awal November itu digelar.

Zaidar, skateboarder berusia 17 tahun, merasa bahagia karena mendapat kesempatan untuk mewakili Indonesia dalam cabang skateboard di Youth Olympic Games 2026. Terpilih untuk membawa nama negara di ajang olahraga internasional tersebut menjadi pengalaman yang berarti baginya. Kesempatan ini juga menandai kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk tampil bersama atlet muda dari berbagai negara. Bagi Zaidar, kebahagiaan itu berangkat dari kesempatan untuk hadir dan bertanding sebagai bagian dari kontingen Indonesia.

Dalam proses pemilihan atlet, Zaidar dan atlet skateboard lainnya dipilih oleh pelatih skateboard. Ia menyampaikan bahwa para pelatih telah memahami potensi yang dimilikinya untuk mengikuti ajang tersebut. Penilaian itu menjadi salah satu dasar kepercayaan pelatih dalam menentukan atlet yang akan mewakili Indonesia. Pemilihan ini bukan hanya tentang kemampuan di atas papan, tetapi juga tentang kesiapan untuk menjalani kesempatan bertanding di tingkat internasional. Meski demikian, terpilihnya Zaidar tidak berarti hasil pertandingan atau pencapaian tertentu sudah dapat dipastikan.

Kesempatan tersebut memberi Zaidar ruang untuk membawa pengalaman dan kemampuan yang telah ia kembangkan ke panggung Youth Olympic Games 2026. Sebagai atlet berusia 17 tahun, ia akan menjalani ajang itu bersama peserta muda lainnya, sembari mewakili Indonesia dalam cabang skateboard. Rasa bahagia atas kepercayaan yang diterimanya dapat berjalan seiring dengan proses persiapan dan pengalaman yang akan ia peroleh. Bagi Zaidar, terpilih oleh pelatih yang memahami potensinya merupakan bagian penting dari perjalanan menuju kompetisi tersebut. Perjalanannya ke ajang ini pun menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, belajar dari suasana pertandingan internasional, dan menjalani peran sebagai wakil Indonesia tanpa mendahului hasil yang akan terjadi di arena.

Pelatih tim skateboard Indonesia, Tony Sruntul, menjelaskan bahwa penentuan atlet untuk tampil di Youth Olympic Games 2026 dilakukan melalui proses seleksi bertahap. Atlet tidak dipilih secara terpisah dari rangkaian kompetisi yang dijalani, melainkan harus mengikuti sejumlah ajang sebagai bagian dari proses menuju penentuan wakil Indonesia. Tahapan tersebut mencakup kompetisi nasional dan berlanjut hingga kejuaraan dunia. Dengan demikian, seleksi mengacu pada perjalanan atlet dalam kompetisi yang telah ditetapkan, bukan semata-mata keputusan tanpa dasar kompetitif. Penjelasan ini menggambarkan jalur yang ditempuh sebelum satu nama dipastikan menjadi wakil Indonesia.

Dalam proses tersebut, kejuaraan dunia di Jepang menjadi acuan penting untuk menentukan Zaidar sebagai atlet yang mewakili Indonesia. Tony menyebut pemilihan Zaidar didasarkan pada kualifikasi kejuaraan dunia itu. Artinya, penetapan nama atlet merujuk pada tahapan kualifikasi yang berlangsung di Jepang, sesuai dengan rangkaian seleksi yang dijelaskan pelatih. Tidak ada rincian tambahan mengenai hasil pertandingan atau hasil kualifikasi yang perlu ditarik dari penjelasan tersebut. Fokusnya adalah bahwa kejuaraan dunia menjadi dasar pemilihan Zaidar, setelah para atlet melewati tahapan kompetisi dalam jalur seleksi.

Tony juga menerangkan bahwa setelah menerima informasi dari Komite Olimpiade Indonesia atau NOC, tim mengetahui Indonesia memperoleh kuota satu atlet. Informasi mengenai kuota itu menjadi bagian dari proses penetapan wakil, karena tim perlu menentukan satu nama untuk mengisi kesempatan yang tersedia. Dalam konteks tersebut, Zaidar dipilih berdasarkan kualifikasi kejuaraan dunia di Jepang. Penjelasan Tony menunjukkan keterkaitan tahapan seleksi, dasar pemilihan atlet, dan informasi kuota yang diterima tim. Rangkaian itu menjadi jalur penentuan wakil Indonesia untuk Youth Olympic Games 2026, tanpa menambahkan klaim mengenai hasil kompetisi yang tidak disampaikan oleh pelatih.

Keikutsertaan Zaidar Asah dalam persiapan menuju Youth Olympic Games 2026 menjadi bagian dari upaya Indonesia menghadirkan atlet muda di panggung olahraga internasional. Ajang yang akan berlangsung di Dakar itu memberi ruang bagi para peserta untuk menguji kemampuan, memperoleh pengalaman bertanding, dan berkompetisi dengan atlet seusia dari berbagai negara. Bagi Zaidar, latihan skateboard bukan hanya soal menguasai trik, tetapi juga membangun konsistensi, kesiapan fisik, serta kepercayaan diri. Persiapan yang terarah diharapkan membantu atlet menghadapi tekanan pertandingan dan menampilkan kemampuan terbaik. Kehadirannya sekaligus memperlihatkan perhatian terhadap pembinaan skateboard sejak usia muda, ketika kesempatan berkompetisi dapat menjadi bagian penting dari perkembangan karier seorang atlet.

Kontingen Indonesia untuk Youth Olympic Games 2026 disebut akan berjumlah 12 atlet, terdiri atas enam putra dan enam putri. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia menyiapkan perwakilan dari kedua kelompok untuk tampil di kompetisi multinasional itu. Para atlet akan membawa pengalaman, hasil latihan, dan harapan masing-masing saat menghadapi lawan dari negara lain. Dalam konteks persiapan, dukungan pelatih dan lingkungan pembinaan berperan membantu mereka menjaga fokus serta menyesuaikan diri dengan tuntutan pertandingan. Keikutsertaan di tingkat internasional juga memberi kesempatan untuk memperoleh pengalaman yang dapat menjadi bekal bagi perjalanan olahraga berikutnya. Namun, hasil kompetisi bukan satu-satunya ukuran manfaat partisipasi; proses belajar dan kemampuan bersaing juga menjadi bagian dari pengalaman penting bagi atlet muda.

Informasi mengenai cabang olahraga menyebut Indonesia mengikuti 12 cabang, lalu mencantumkan skateboard, bulu tangkis, renang, atletik, balap sepeda, judo, berkuda, triathlon, dan wushu. Daftar yang tersedia tersebut memuat sembilan nama cabang olahraga, sementara tiga cabang lainnya tidak dirinci. Karena itu, nama cabang yang belum disebutkan tidak dapat dipastikan berdasarkan informasi tersebut. Skateboard menjadi salah satu cabang yang tercantum, dan persiapan Zaidar menjadi bagian dari perhatian terhadap atlet yang akan mewakili Indonesia. Dengan 12 atlet—enam putra dan enam putri—serta cabang-cabang yang disebutkan, kontingen Indonesia bersiap berpartisipasi di Dakar pada 2026.