Bogor | Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Yarsi berkolaborasi dengan Yayasan Pojok Baik Indonesia dan Lazisnur dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Bogor. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober, sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang pembelajaran dan pendampingan yang relevan bagi anak muda di tengah perkembangan era digital.
Kolaborasi ini mempertemukan unsur perguruan tinggi, organisasi sosial, dan lembaga yang memiliki perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat. Melalui kerja sama tersebut, para mitra berupaya menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata yang dihadapi masyarakat, khususnya generasi muda. Kehadiran Universitas Yarsi dalam kegiatan ini juga mencerminkan peran perguruan tinggi yang tidak terbatas pada kegiatan pendidikan dan penelitian, tetapi turut berkontribusi melalui pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan di Bogor membawa perhatian pada pentingnya keseimbangan pemanfaatan teknologi digital dan pengelolaan kesehatan diri. Anak muda kini berhadapan dengan arus informasi yang cepat, tuntutan komunikasi daring, serta berbagai tekanan sosial yang dapat memengaruhi keseharian. Karena itu, diperlukan pendekatan yang membantu mereka mengenali kondisi diri, mengelola perhatian, dan membangun kebiasaan yang lebih sehat dalam menggunakan teknologi.
Kerja sama Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Yarsi, Yayasan Pojok Baik Indonesia, dan Lazisnur menjadi langkah bersama untuk memperluas manfaat kegiatan edukatif di masyarakat. Selain memperkuat hubungan institusi pendidikan dan komunitas, kegiatan ini membuka peluang bagi terciptanya program yang lebih responsif terhadap perubahan sosial dan digital. Penyelenggaraan kegiatan pada Sabtu, 10 Oktober, menandai komitmen para pihak untuk mendampingi anak muda Bogor melalui inisiatif yang bersifat kolaboratif, informatif, dan berorientasi pada pengembangan kualitas hidup.
Kegiatan kolaborasi Universitas Yarsi di Bogor mengangkat tajuk “Ready for Life: Mindfulness di Era Digital”. Tajuk tersebut menjadi identitas program yang memperkenalkan kegiatan dalam konteks kehidupan anak muda pada era digital. Penyebutan tema ini menempatkan program dalam ruang pembahasan yang berkaitan dengan mindfulness dan dinamika kehidupan digital, sesuai dengan nama yang digunakan dalam sumber kegiatan.
Frasa “Ready for Life” merupakan bagian utama dari tajuk program. Frasa tersebut dipadukan dengan keterangan “Mindfulness di Era Digital” untuk membentuk nama lengkap kegiatan. Dengan demikian, keseluruhan tajuk digunakan sebagai penanda resmi program yang dihadirkan melalui kolaborasi Universitas Yarsi bagi anak muda Bogor.
Tema “Ready for Life: Mindfulness di Era Digital” tidak berdiri sebagai keterangan terpisah, melainkan menjadi satu identitas yang melekat pada kegiatan tersebut. Nama ini digunakan untuk membedakan program dari kegiatan lain sekaligus memperlihatkan keterkaitannya dengan isu mindfulness dalam konteks era digital. Penulisan tajuk secara utuh penting untuk menjaga kesesuaian penyebutan program dengan sumber informasi yang tersedia.
Dalam pemberitaan mengenai kolaborasi ini, “Ready for Life: Mindfulness di Era Digital” dipahami sebagai tajuk kegiatan, bukan sebagai uraian mengenai bentuk acara, materi, metode pelaksanaan, tujuan khusus, ataupun hasil yang dicapai. Karena itu, tema tersebut cukup ditempatkan sebagai nama dan identitas program yang diselenggarakan bagi anak muda Bogor. Penyebutan yang konsisten membantu pembaca mengenali kegiatan yang dimaksud tanpa memberikan keterangan tambahan di luar informasi yang telah dijelaskan.
Program mindfulness di era digital bagi anak muda Bogor dilaksanakan di Teras Madina, sebuah lokasi yang berada di kawasan Zona Madina, Bogor. Penyebutan lokasi ini memberikan keterangan yang jelas mengenai tempat berlangsungnya kegiatan sekaligus menegaskan keterkaitannya dengan wilayah Bogor sebagai sasaran pelaksanaan program.
Teras Madina menjadi titik pelaksanaan program yang mempertemukan tema mindfulness dengan konteks kehidupan anak muda di era digital. Dengan berlokasi di Zona Madina, Bogor, kegiatan tersebut memiliki keterangan tempat yang spesifik dan mudah dijadikan acuan dalam memahami rangkaian kolaborasi Universitas Yarsi ini.
Informasi mengenai Teras Madina penting dicantumkan karena lokasi merupakan bagian dari identitas kegiatan. Program ini tidak disebut berlangsung secara umum di Bogor, melainkan secara khusus di Teras Madina yang berada di dalam kawasan Zona Madina. Keterangan tersebut membantu membedakan tempat pelaksanaan dari wilayah administratif yang lebih luas.
Dalam konteks pemberitaan program mindfulness, Teras Madina dapat disebut sebagai lokasi utama kegiatan. Penyebutan nama tempat dan kawasan secara bersamaan menghadirkan informasi geografis yang ringkas, yaitu Teras Madina, Zona Madina, Bogor. Dengan demikian, pembaca memperoleh gambaran yang tepat mengenai lokasi pelaksanaan tanpa perlu menambahkan keterangan lain di luar informasi yang tersedia.
Kolaborasi dalam penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Ready for Life: Mindfulness di Era Digital” melibatkan tiga pihak utama. Ketiganya adalah Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Yarsi, Yayasan Pojok Baik Indonesia, dan Lazisnur. Setiap pihak disebut sebagai bagian dari kerja sama yang mendukung terselenggaranya kegiatan bagi anak muda di Bogor, dengan tema mindfulness dalam konteks kehidupan digital.
Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Yarsi menjadi salah satu unsur institusional dalam kolaborasi tersebut. Keterlibatan program studi ini ditempatkan dalam kerangka pengabdian kepada masyarakat, sebagaimana kegiatan yang menghubungkan lingkungan perguruan tinggi dengan masyarakat. Penyebutan Universitas Yarsi juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kontribusi akademik melalui program studi yang terlibat dalam penyelenggaraannya.
Yayasan Pojok Baik Indonesia turut tercatat sebagai mitra dalam kegiatan “Ready for Life: Mindfulness di Era Digital”. Sebagai pihak kolaborator, yayasan tersebut berada dalam susunan kerja sama bersama Universitas Yarsi dan Lazisnur. Sementara itu, Lazisnur menjadi pihak ketiga yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut. Dengan demikian, struktur kolaborasinya mencakup unsur perguruan tinggi melalui Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Yarsi, unsur yayasan melalui Yayasan Pojok Baik Indonesia, serta Lazisnur sebagai mitra lainnya. Ketiga pihak ini berkaitan langsung dengan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Ready for Life: Mindfulness di Era Digital”. Uraian mengenai para kolaborator tersebut menempatkan kegiatan pada kerangka kerja sama antarlembaga, tanpa memisahkan tema mindfulness dari konteks era digital yang menjadi bagian dari tajuk program. Penyebutan ketiganya juga memberikan gambaran mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan, yakni Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Yarsi, Yayasan Pojok Baik Indonesia, dan Lazisnur.
Baca juga: Raja Charles III Soroti Ancaman Siber dan Risiko AI bagi Keamanan Digital | Peluang dari Kolaborasi: Gambaran Peruntungan Shio Tikus dan Naga pada 12 Oktober 2026 | Mengenal MNC Trijaya FM: Radio Informasi, Frekuensi, dan Ragam Program Siarannya






