Jakarta | Pemain asing Persija Jakarta asal Korea Selatan, Kwon Chang Hoon, menegaskan bahwa timnya tidak ingin larut dalam catatan empat kemenangan beruntun. Hasil positif tersebut memang menjadi modal dan menunjukkan kerja keras skuad Macan Kemayoran, tetapi menurutnya, pencapaian sebelumnya tidak dapat menentukan hasil pertandingan berikutnya. Persija perlu kembali menyiapkan diri dengan serius, tanpa menganggap kemenangan sebagai jaminan.
Dalam empat pertandingan terakhir, Persija berhasil mengamankan tiga poin pada setiap laga. Rangkaian hasil itu tentu memberi dorongan bagi para pemain dan pendukung, sekaligus memperlihatkan bahwa tim mampu menjaga performa. Namun, Kwon mengingatkan bahwa kompetisi terus berjalan dan setiap pertandingan menghadirkan tantangan tersendiri. Karena itu, keberhasilan yang telah diraih sebaiknya menjadi motivasi, bukan alasan untuk mengurangi kewaspadaan.
Fokus tim kini diarahkan kepada Persita Tangerang, lawan yang akan dihadapi pada pertandingan berikutnya. Persija harus mempersiapkan laga tersebut berdasarkan kebutuhan saat ini, mulai dari menjaga konsentrasi hingga menjalankan rencana permainan. Bagi Kwon dan rekan-rekannya, perhatian terhadap detail akan lebih berguna daripada terus membicarakan hasil yang sudah lewat. Mereka dituntut tampil disiplin sejak awal dan berusaha mempertahankan intensitas sepanjang pertandingan.
Sikap mengesampingkan empat kemenangan bukan berarti Persija mengabaikan arti pencapaian itu. Catatan tersebut tetap dapat menjadi bukti bahwa kerja kolektif mereka membuahkan hasil. Akan tetapi, setiap laga dimulai dari keadaan baru, sehingga tim harus kembali membangun kepercayaan diri melalui persiapan dan pelaksanaan di lapangan. Pendekatan ini juga membantu para pemain menghindari rasa puas diri yang dapat mengganggu fokus.
Pernyataan Kwon mencerminkan cara pandang yang berorientasi pada pertandingan terdekat. Persija tidak cukup hanya mengandalkan momentum; tim perlu menjaga komitmen, mengikuti instruksi pelatih, dan bekerja sebagai satu kesatuan. Menghadapi Persita, targetnya adalah memberikan penampilan terbaik dan berjuang memperoleh hasil positif. Dengan demikian, empat kemenangan sebelumnya dapat menjadi penyemangat, sementara perhatian utama tetap tertuju pada tantangan yang menanti.
Pertandingan Persita melawan Persija menjadi bagian dari matchday kelima Super League dan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober, pukul 19.00 WIB. Banten International Stadium akan menjadi tempat kedua tim bertemu dalam laga yang penting bagi perjalanan mereka pada awal kompetisi. Persija datang dengan perhatian pada persiapan tim, bukan semata-mata pada catatan hasil yang telah diraih sebelumnya. Dalam menghadapi Persita, tim perlu memastikan bahwa rencana permainan dapat diterapkan dengan disiplin sejak awal hingga peluit akhir. Laga ini juga memberi kesempatan bagi Persija untuk menunjukkan kesiapan mereka menghadapi tantangan di kandang lawan, dalam suasana pertandingan yang diperkirakan kompetitif.
Dalam konferensi pers menjelang pertandingan pada Jumat, 16 Oktober, Kwon menjelaskan bahwa para pemain telah menjalani latihan dan mempersiapkan diri bersama dengan baik. Persiapan tersebut menjadi bekal bagi skuad untuk menghadapi Persita, sekaligus membantu pemain memahami tugas dan pendekatan yang perlu dijalankan di lapangan. Pernyataan itu menggambarkan bahwa tim telah bekerja menuju laga sesuai rencana, melalui latihan bersama sebelum bertanding. Kesiapan kolektif menjadi perhatian penting, karena pertandingan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh koordinasi antarpemain dan pelaksanaan instruksi. Dengan waktu persiapan yang tersedia, Persija berupaya membawa hasil kerja selama latihan ke dalam pertandingan di Banten.
Kwon menyampaikan keyakinan bahwa Persija dapat memperoleh hasil baik apabila para pemain bermain sesuai dengan persiapan yang telah dilakukan. Keyakinan tersebut menunjukkan harapan terhadap kemampuan tim menjalankan rencana, tetapi bukan jaminan bahwa kemenangan akan diraih. Hasil pertandingan tetap bergantung pada performa kedua tim selama 90 menit, termasuk cara mereka merespons situasi dan memanfaatkan peluang. Karena itu, fokus pada proses dan konsistensi akan sama pentingnya dengan kepercayaan diri menjelang laga. Persija perlu menerjemahkan latihan menjadi permainan yang terorganisasi, sambil tetap menyesuaikan diri dengan jalannya pertandingan. Dengan demikian, pertemuan di Banten International Stadium menjadi ujian nyata atas kesiapan yang disampaikan Kwon, sekaligus kesempatan bagi skuad untuk mengejar hasil positif melalui permainan yang sesuai rencana.
Kehadiran Kwon menjadi salah satu catatan penting bagi Persija pada pekan keempat, ketika menghadapi PSIM Yogyakarta. Gelandang berusia 32 tahun itu sebelumnya belum masuk daftar susunan pemain dalam tiga pertandingan awal musim karena masih menjalani pemulihan cedera. Karena itu, kemunculannya dalam laga tersebut menandai tahap baru dalam proses kembalinya ke tim. Bagi Persija, mendapatkan kembali pemain yang berpengalaman dapat menambah pilihan dalam menyusun permainan, terutama ketika pertandingan membutuhkan perubahan tenaga atau pendekatan. Kwon tidak langsung tampil sejak menit pertama, tetapi kesempatan bermain yang diberikan menunjukkan bahwa ia mulai kembali tersedia dan dapat berkontribusi di lapangan.
Secara posisi, Kwon terbiasa bermain sebagai gelandang serang maupun sayap kanan. Fleksibilitas itu memberi pelatih pilihan untuk menempatkannya sesuai kebutuhan pertandingan, baik di area tengah untuk membantu menghubungkan lini maupun di sisi lapangan untuk membuka ruang. Dalam laga melawan PSIM, ia masuk pada menit ke-61. Pergantian tersebut memberinya waktu untuk terlibat pada bagian akhir pertandingan, setelah sebelumnya absen dari skuad pada tiga laga pertama. Bagi pemain yang baru pulih dari cedera, menit bermain secara bertahap juga dapat menjadi cara untuk kembali mendapatkan ritme kompetisi. Situasi ini penting dicermati tanpa mengabaikan bahwa kondisi fisik dan kesiapan pemain tetap menjadi pertimbangan utama.
Peran Kwon pada pekan keempat tidak hanya berkaitan dengan posisi yang dapat ia isi, tetapi juga dengan bertambahnya opsi yang tersedia bagi Persija. Kehadirannya memungkinkan tim memiliki alternatif ketika perlu mengubah susunan atau mencari variasi serangan. Meski demikian, satu penampilan sebagai pemain pengganti belum cukup untuk menyimpulkan sejauh mana ia akan menjadi pilihan utama pada laga-laga berikutnya. Setelah melewati masa pemulihan dan tidak masuk daftar pemain pada tiga pertandingan awal, langkah berikutnya adalah membangun kembali kebugaran serta konsistensi. Bagi Persija, kembalinya Kwon menjadi perkembangan yang patut diperhatikan, sementara kesempatan bermain berikutnya akan memberi gambaran lebih jelas mengenai perannya dalam rencana tim sepanjang musim.
Penampilan Kwon dalam kemenangan 4-0 Persija atas PSIM di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, memberi alasan kuat untuk menyoroti kontribusinya menjelang laga melawan Persita. Ia mencatat satu gol dan satu assist, dua sumbangan langsung yang membantu Macan Kemayoran meraih hasil meyakinkan. Catatan itu menunjukkan bahwa Kwon mampu terlibat dalam proses terciptanya gol, sekaligus memberi opsi tambahan bagi tim di area serangan.
Satu gol memperlihatkan ketajamannya saat mendapatkan kesempatan, sementara assist menegaskan kemampuannya membaca situasi dan menghubungkan permainan. Kontribusi semacam ini dapat menjadi bahan pertimbangan pelatih ketika menyusun komposisi tim untuk pertandingan berikutnya. Namun, satu penampilan yang produktif tidak serta-merta memastikan tempat di susunan utama. Keputusan tetap bergantung pada kebutuhan taktik, kondisi pemain lain, serta apa yang terlihat dalam persiapan dan latihan menjelang pertandingan.
Menghadapi Persita, Kwon berpeluang memperoleh menit bermain lebih banyak, termasuk kemungkinan tampil sejak awal. Apabila ia kembali menunjukkan efektivitas dan mampu menjalankan peran yang diminta, kontribusi tersebut dapat membantu Persija menjaga ancaman di lini depan. Pilihan lain adalah memberinya kesempatan dari bangku cadangan, terutama jika jalannya laga membutuhkan energi atau pendekatan berbeda. Karena itu, performanya melawan PSIM membuka ruang bagi peningkatan peran, tetapi belum menjadi jaminan bahwa ia akan menjadi starter.
Bagi Persija nilai dari penampilan Kwon.
Baca juga: Shin Tae-yong Minta Persija Mewaspadai Ancaman Rayco Rodriguez | Shayne Pattynama Belum Masuk Rencana Persija? Shin Tae-yong Minta Publik Menunggu



































