Tim Verval Mabes TNI Cek Kesiapan Koperasi Merah Putih di Bojonegoro

oleh -117 Dilihat
oleh

BOJONEGORO, – Sebagai langkah nyata dalam mendukung percepatan kesejahteraan masyarakat dan kelancaran rantai pasok kebutuhan pokok di tingkat desa, Tim Verifikasi dan Validasi (Verval) Mabes TNI menggelar Kunjungan Kerja (Kunker) diwilayah teritorial Kodim 0813 Bojonegoro.

Kedatangan rombongan Tim Verval Mabes TNI sejak hari Sabtu (17/10/2026) tersebut disambut hangat oleh Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, bersama jajaran Perwira Staf di Markas Kodim 0813 Bojonegoro.

Kegiatan Verval ini dilaksanakan untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi faktual di lapangan.

Pengecekan ini meliputi kelayakan fisik bangunan, sarana dan prasarana hingga dokumen pendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar benar-benar siap dioperasionalkan secara optimal.

Sebelum turun langsung meninjau seluruh titik KDKMP di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Tim Verval Mabes TNI ini menerima pemaparan mendalam dari Dandim 0813 Bojonegoro mengenai gambaran umum dan perkembangan KDKMP di kawasan tersebut.

Adapun jajaran Perwira Tinggi TNI yang memimpin Tim Verval di Jawa Timur ini meliputi:

Tim 156: Ketua Tim Laksda TNI Matjuri, Marsma TNI Setiawan Wijayanto (Anggota), Brigjen TNI Nurdihin Adi Nugroho, S.I.P., M.M. (Anggota) dan Kolonel Mar Lasmijan, S.Pd.(Anggota).

Tim 157: Ketua Tim Mayjen TNI Dr. dr. Yenny Purnama, SP. A.(K)., M.Kes., M.A.R.S., S.H., MH., Brighen TNI (Mar) Said Latuconsina, S.E., M.M., M.T., M.Tr.Opsla.(Anggota), Marsma TNI Albertus Irianto (Anggota) dan Kolonel Laut (K) Azis Sehanudin M., Dr., Sp.A., M.Kes. (Anggota).

Tim 158: Ketua Tim Mayjen TNI Werijon, M.Han., CIQnR., CIQaR., Marsma TNI Danang Sulistiyanto (Anggota), Brighen TNI Dedi Prihatmodjo, S.I.P., (Anggota) dan Kolonel Laut (Pm) Duki Agung Pratomo, S.H. (Anggota).

Tim 159: Ketua Tim Mayjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub.Int., M.H.I., Brigjen TNI (Mar) Feryanto Pardamean (Anggota), Marsma TNI Taufan Handriawan, S.H., M.H., (Anggota) dan Kolonel Laut (S) Fuad Fajar Ikhsan (Anggota).

Tim 160: Ketua Tim Mayjen TNI Yunianto, S.Sos., M.M., Marsma TNI Anang Surdwiyono (Anggota), Laksma TNI Widya Poerwandanu, M.Tr.Hanla., S.E.(Anggota) dan Kolonel Mar Untung Tarmanto, S.Pd., M.M.(Anggota).

Tim 161: Ketua Tim Laksda TNI Dr. Ivan Yulivan, SE., MM., M.Tr.(Han)., Marsma TNI drg. Agus Sobar M.,
Sp.Perio.(Anggota), Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung, S.A.P., M.A.P.(Anggota) dan Kolonel Laut (K) Ketut Triwanto, Drg., Sp.Ort.(Anggota)

Tim 162: Ketua Tim Mayjen TNI Handoko Nurseta, SH., M.Tr.(Han)., Brigjen TNI (Mar) Mauriadi, S.E., M.Han.(Anggota), Marsma TNI Agus Kamal, S.Sos., M.A.P (Anggota) dan Kolonel Laut (Pm) Zairin Busri, S.H.(Anggota).

Tim 163: Ketua Tim Laksda TNI Aditya Kumara, ST., M.Sc., PGDipArts., Brigjen TNI Setyo Wibowo, S.I.P.,
M.Sos.(Anggota), Marsma TNI Abdur Rachman Alkaf Widija Pramono, S.E., M.M., Ph.D., CHRP., CODP., CHRBP.(Anggota) dan Kolonel Laut (Kh) Nur Iksan Hidayat, A.Md.(Anggota).

Penyelenggaraan KDKMP merupakan program strategis pemerintah untuk memperkuat perekonomian warga desa. Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan dapat memangkas jalur distribusi kebutuhan pokok, sehingga ketersediaan barang terjaga dengan harga yang terjangkau.

TNI mengambil peran aktif pendampingan, untuk memastikan kesiapan operasional di setiap desa. Bagi TNI, terwujudnya kesejahteraan masyarakat adalah prioritas utama yang harus didukung penuh.

Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan kunjungan dari Tim Verval Mabes TNI.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadirannya, dan kami mohon bimbingan serta evaluasi agar program KDKMP yang merupakan program strategis pemerintah dapat memberikan dampak yang lebih optimal bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).

Melalui pengecekan komprehensif dan evaluasi kendala lapangan ini, KDKMP di wilayah Kodim 0813 Bojonegoro diharapkan segera beroperasi penuh dan menjadi penggerak utama ekonomi desa.