Kota Keluar Asap | Rangkaian KRL relasi Jakarta Kota–Bogor dilaporkan mengeluarkan asap disertai percikan api saat berada di jalur 10 Stasiun Jakarta Kota sekitar pukul 17.52 WIB. Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah video yang memperlihatkan kondisi kereta beredar di media sosial pada Selasa, 27 Oktober 2026. Dalam rekaman, tampak kepulan asap muncul dari rangkaian, sementara sejumlah penumpang turun dari kereta. Informasi yang tersedia menggambarkan kejadian di area stasiun pada waktu tersebut, tanpa memberikan keterangan mengenai penyebab munculnya asap dan percikan. Karena itu, kronologi ini berfokus pada hal-hal yang terlihat dalam video serta waktu dan lokasi yang disebutkan dalam laporan mengenai insiden tersebut.
Video yang beredar memperlihatkan situasi di sekitar rangkaian ketika asap terlihat dan percikan api muncul. Sejumlah penumpang tampak turun, sedangkan penumpang lain merekam kepulan asap menggunakan ponsel. Rekaman itu kemudian tersebar di media sosial dan membuat kejadian di jalur 10 diketahui lebih luas. Namun, gambar yang beredar hanya menunjukkan bagian dari peristiwa dan tidak dengan sendirinya menjelaskan apa yang terjadi sebelum asap muncul. Keterangan yang dapat dipastikan dari bahan yang tersedia terbatas pada relasi perjalanan KRL, lokasi, perkiraan waktu, serta aktivitas penumpang yang terlihat. Tidak ada rincian tambahan yang dapat digunakan untuk menerangkan sumber asap maupun kondisi teknis rangkaian.
Setelah kejadian, penumpang dipindahkan ke kereta lain, sebagaimana disebutkan dalam informasi mengenai peristiwa tersebut. Perpindahan itu menjadi bagian dari penanganan penumpang yang berada di rangkaian terdampak, sementara video menunjukkan sebagian dari mereka sudah turun dari kereta. Informasi yang tersedia tidak merinci proses pemindahan, jumlah penumpang, ataupun durasi penanganannya. Oleh sebab itu, uraian mengenai kejadian ini tidak menambahkan dugaan tentang penyebab, kondisi perjalanan berikutnya, maupun dampak lain yang belum disebutkan. Fokusnya tetap pada asap dan percikan di jalur 10 Stasiun Jakarta Kota sekitar pukul 17.52 WIB, serta rekaman yang beredar pada Selasa, 27 Oktober 2026.
KAI Commuter menjelaskan bahwa percikan api yang terlihat pada rangkaian KRL di Stasiun Jakarta Kota berasal dari pantograf. Komponen tersebut berada di bagian atas kereta dan berfungsi menghubungkan rangkaian dengan jaringan listrik aliran atas. Keterangan ini menjadi penjelasan awal mengenai sumber percikan yang memicu perhatian penumpang dan petugas di lokasi. Meski demikian, penyebab gangguan secara menyeluruh tetap perlu ditelusuri melalui pemeriksaan terhadap kereta dan prasarana di stasiun.
Setelah kejadian, petugas KAI Commuter berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap sarana dan prasarana. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi rangkaian, termasuk bagian yang diduga berkaitan dengan munculnya percikan, serta memastikan kondisi fasilitas pendukung di area Stasiun Jakarta Kota. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperoleh gambaran awal sebelum evaluasi teknis lebih lanjut dilakukan.
Dalam proses penelusuran, petugas berkoordinasi dengan tim teknis untuk memeriksa kemungkinan gangguan pada rangkaian kereta maupun prasarana stasiun. Pemeriksaan terhadap kedua aspek itu membantu tim mengidentifikasi apakah terdapat masalah pada sarana yang beroperasi atau pada fasilitas yang mendukung perjalanan kereta. KAI Commuter belum menyampaikan hasil akhir pemeriksaan dalam keterangan awal tersebut, sehingga penyebab teknis di luar informasi mengenai pantograf tidak dapat dipastikan hanya dari pengamatan awal.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menyampaikan bahwa petugas melakukan pengecekan awal terhadap sarana dan prasarana setelah insiden. Ia juga menjelaskan adanya koordinasi dengan tim teknis untuk memeriksa gangguan pada rangkaian kereta serta prasarana di Stasiun Jakarta Kota. Pernyataan itu menggambarkan bahwa pemeriksaan berlangsung sebagai langkah awal penanganan, bukan sebagai kesimpulan akhir atas seluruh faktor yang mungkin terlibat. Dengan demikian, penelusuran diarahkan pada pengecekan kondisi rangkaian dan lingkungan operasional di stasiun.
Informasi mengenai sumber percikan dan pemeriksaan awal disampaikan untuk menjelaskan penanganan yang dilakukan di lapangan. Petugas tetap perlu mencocokkan temuan pada pantograf dengan hasil pemeriksaan teknis lain agar penyebab gangguan dapat dipahami secara lebih lengkap. Koordinasi petugas dan tim teknis menjadi penting dalam proses tersebut, terutama untuk menilai kondisi sarana dan prasarana sebelum operasional kereta dilanjutkan atau dinyatakan aman sesuai prosedur. Keterangan KAI Commuter menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan segera setelah kejadian, sementara hasil penelusuran teknis menjadi dasar bagi penjelasan lanjutan kepada publik.Untuk menjaga perjalanan penumpang tetap berlanjut setelah muncul asap dan percikan pada KRL di Stasiun Jakarta Kota, petugas mengalihkan penumpang commuter line nomor 1378 dengan relasi Jakarta Kota–Bogor ke rangkaian lain. Rangkaian pengganti yang digunakan adalah nomor 1380, yang diberangkatkan dari jalur 11 Stasiun Jakarta Kota. Dengan pengalihan tersebut, penumpang tidak perlu menunggu rangkaian yang mengalami gangguan untuk melanjutkan perjalanan menuju Bogor. Informasi yang disampaikan menyebut langkah ini sebagai bagian dari pelayanan kepada pengguna kereta, sementara rangkaian 1378 tidak meneruskan perjalanan sebagaimana rencana awal. Penumpang dipindahkan ke kereta pengganti sebelum keberangkatan dari stasiun.
Rangkaian nomor 1380 menjadi kereta yang melayani penumpang setelah proses pemindahan. Kereta tersebut berangkat dari jalur 11, sehingga pengguna yang sebelumnya berada di rangkaian nomor 1378 dapat melanjutkan perjalanan melalui layanan pengganti. Pengalihan dilakukan di lingkungan Stasiun Jakarta Kota, yang merupakan titik awal relasi menuju Bogor. Dalam keterangan mengenai penanganan itu, tidak disebutkan adanya perubahan tujuan bagi penumpang; informasi yang tersedia hanya menerangkan pemindahan ke rangkaian lain dan keberangkatan kereta pengganti. Rangkaian yang mengalami gangguan kemudian disiapkan untuk diberangkatkan ke tempat perbaikan, bukan melanjutkan layanan reguler bersama penumpang.
Keterangan waktu menyebut rangkaian yang mengalami gangguan diberangkatkan pada pukul 18.33 WIB untuk menjalani perbaikan. Namun, nomor rangkaian pada bagian informasi waktu tersebut tertulis 1387, berbeda dari nomor 1378 yang disebut sebagai kereta yang membawa penumpang dan mengalami gangguan. Karena tidak tersedia informasi pendukung untuk memastikan apakah perbedaan itu merupakan kekeliruan penulisan atau merujuk pada rangkaian lain, nomor 1387 perlu dipertahankan sesuai keterangan sumber. Dengan demikian, catatan pelayanan membedakan pengalihan penumpang dari rangkaian 1378 ke rangkaian 1380 di jalur 11, serta pemberangkatan rangkaian bernomor 1387 pada pukul 18.33 WIB untuk perbaikan. Kedua nomor itu tidak diselaraskan tanpa konfirmasi lebih lanjut.Untuk menjaga pelayanan kepada pengguna setelah kejadian di Stasiun Jakarta Kota, KAI Commuter menyiapkan rangkaian pengganti. Langkah ini ditujukan untuk mendukung kelanjutan perjalanan penumpang yang terdampak dan membantu pengaturan layanan selama penanganan berlangsung. Penumpang yang dipindahkan diharapkan memperhatikan informasi perjalanan yang disampaikan petugas, sebab pengaturan operasional dapat menyesuaikan kondisi di lapangan. Ketersediaan kereta pengganti menjadi bagian dari upaya agar layanan tetap dapat berjalan dengan memperhatikan keselamatan.
Dalam situasi seperti ini, pengguna diminta tetap tenang dan tertib ketika berpindah kereta maupun menunggu arahan berikutnya. Jangan berdesakan atau mengambil tindakan sendiri yang dapat menghambat proses penanganan. Utamakan keselamatan pribadi dan penumpang lain, serta berikan ruang bagi petugas untuk menjalankan tugasnya. Apabila membutuhkan bantuan, sampaikan kepada petugas yang berada di area stasiun. Mengikuti instruksi yang diberikan secara langsung dapat membantu proses pemindahan berlangsung lebih teratur.
Pengguna juga sebaiknya memeriksa informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI Commuter dan memperhatikan pengumuman di stasiun. Informasi tersebut dapat membantu penumpang memahami perubahan layanan atau arahan perjalanan selama kondisi ditangani.
Baca juga: Asap Terlihat di Atap KRL Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Turun dari Kereta | Gangguan KRL Jakarta–Bogor Usai Percikan Api, Penumpang Dialihkan | Kemenhub Dorong Pengadaan ILS di Bandara Rawan Asap, Target Penumpang Nataru Turut Disampaikan



































