Gedung Baru Mayapada Tangerang Disiapkan untuk Layanan Kanker Terpadu

oleh -497 Dilihat
oleh
Gedung Baru Mayapada Tangerang Disiapkan untuk Layanan Kanker Terpadu

Tangerang | Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) menggelar seremoni topping off untuk menandai rampungnya tahap struktur atas gedung keempat di kawasan rumah sakit tersebut. Acara ini berlangsung pada Jumat, 23 Oktober, tanpa penyebutan tahun pada tanggal seremoni. Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, memimpin jalannya kegiatan. Topping off menjadi penanda penting dalam proses pembangunan karena menunjukkan pekerjaan konstruksi telah mencapai salah satu tahapan utama. Peristiwa ini juga memberi gambaran mengenai kemajuan proyek setelah pekerjaan berjalan selama 10 bulan sejak dimulai. Bagi MHTG, pencapaian ini menjadi langkah menuju penyelesaian gedung baru sesuai rencana pengembangan yang telah ditetapkan.

Pembangunan gedung keempat diawali dengan peletakan batu pertama pada Desember 2025. Sejak saat itu, pekerjaan berlangsung selama 10 bulan hingga mencapai tahap topping off. Rangkaian tersebut menggambarkan proses pembangunan yang berjalan secara bertahap, dari penanda awal proyek sampai tercapainya tonggak konstruksi ini. Seremoni yang dipimpin Jonathan Tahir menandai kemajuan fisik gedung, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan proyek menuju target berikutnya. Informasi mengenai capaian ini menempatkan perkembangan pembangunan dalam urutan yang jelas: dimulai pada Desember 2025, dilanjutkan dengan pekerjaan konstruksi, lalu mencapai topping off setelah 10 bulan.

Gedung baru tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal I 2027. Dengan demikian, seremoni topping off bukanlah akhir dari seluruh proses pembangunan, melainkan tonggak menuju tahap penyelesaian dan persiapan operasional. Kehadiran gedung keempat disiapkan untuk mendukung layanan kanker terpadu di Mayapada Hospital Tangerang, sebagaimana menjadi arah pengembangan fasilitas ini. Target operasi pada awal 2027 menjadi acuan waktu bagi proyek setelah tahap konstruksi yang telah berlangsung. Hingga gedung mulai beroperasi, pembangunan perlu berlanjut sesuai rencana. Capaian topping off memberikan gambaran bahwa proyek bergerak menuju sasaran tersebut, tanpa mengubah target waktu yang telah ditetapkan oleh pihak rumah sakit.

Ekspansi Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) melalui pembangunan gedung baru diarahkan untuk memperkuat perannya sebagai pusat rujukan kanker di Banten. Kehadiran fasilitas khusus onkologi diharapkan mendukung pasien yang membutuhkan layanan kanker dalam satu rangkaian penanganan, sekaligus memperluas kapasitas rumah sakit dalam merespons kebutuhan masyarakat. Dengan layanan yang terhubung, pasien dapat menjalani tahapan perawatan secara lebih terarah, sejak pemeriksaan awal hingga tindak lanjut setelah pengobatan.

Gedung baru tersebut memiliki luas 7.643 meter persegi, terdiri atas sembilan lantai dan satu lantai basement. Seluruh bangunan didedikasikan untuk Oncology Center, sehingga ruang dan layanan di dalamnya dapat difokuskan pada kebutuhan perawatan pasien kanker. Penempatan berbagai tahapan penanganan dalam pusat khusus ini dirancang agar proses layanan berjalan terkoordinasi dan pasien memperoleh dukungan sesuai kondisi serta kebutuhan klinisnya.

Cakupan layanan yang direncanakan meliputi deteksi dini, diagnosis, penentuan terapi, pengobatan, hingga perawatan lanjutan. Deteksi dini menjadi langkah awal untuk mengenali kemungkinan kanker dan menentukan kebutuhan pemeriksaan berikutnya. Setelah itu, proses diagnosis membantu tenaga medis memahami kondisi pasien, sementara penentuan terapi menjadi dasar dalam merancang pendekatan pengobatan yang sesuai. Rangkaian ini memungkinkan keputusan perawatan dibuat berdasarkan hasil evaluasi, bukan hanya satu tahap pemeriksaan.

Penanganan kanker kerap memerlukan kesinambungan pemeriksaan, terapi, dan pemantauan. Karena itu, keberadaan Oncology Center diharapkan memudahkan koordinasi sepanjang perjalanan pasien, termasuk setelah pengobatan utama selesai. Perawatan lanjutan dapat menjadi bagian penting untuk memantau kondisi, mengevaluasi respons terhadap terapi, serta menyesuaikan dukungan berdasarkan perkembangan pasien. Dengan demikian, layanan tidak berhenti ketika tindakan atau pengobatan tertentu telah dilakukan.

Melalui fasilitas khusus ini, MHTG menargetkan penguatan akses terhadap layanan kanker terpadu bagi masyarakat Banten. Gedung tersebut menyediakan landasan untuk menghubungkan beragam kebutuhan pasien dalam satu pusat layanan, dari tahap awal hingga tindak lanjut. Pengembangan ini sekaligus mempertegas orientasi rumah sakit untuk mengambil peran lebih besar sebagai rujukan onkologi di wilayah tersebut, dengan alur penanganan yang terencana dan mencakup berbagai tahapan perawatan.

Gedung baru Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) disiapkan untuk memperluas layanan pemeriksaan dan terapi kanker dalam satu rangkaian perawatan. Fasilitas yang direncanakan mencakup kedokteran nuklir, mamografi, poliklinik onkologi, kemoterapi rawat jalan, serta ruang rawat inap khusus bagi pasien kanker. Kehadiran berbagai layanan tersebut diharapkan mendukung kebutuhan pasien sejak evaluasi awal hingga menjalani perawatan lanjutan.

Di layanan kedokteran nuklir, digital PET scan akan membantu dokter menilai kondisi pasien secara lebih menyeluruh. Pemeriksaan ini dapat digunakan untuk mengevaluasi apakah kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain, sekaligus memantau respons penyakit terhadap pengobatan. Informasi dari pencitraan dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan langkah perawatan berikutnya. Pemeriksaan mamografi juga disiapkan sebagai bagian dari fasilitas diagnostik, terutama untuk membantu evaluasi kondisi payudara sesuai indikasi klinis.

Poliklinik onkologi akan menjadi tempat pasien berkonsultasi dan memperoleh penilaian dari tim medis terkait kanker. Sementara itu, kemoterapi rawat jalan memungkinkan pasien menerima terapi tanpa harus menjalani rawat inap untuk setiap sesi, apabila kondisi dan rencana klinisnya memungkinkan. Untuk pasien yang memerlukan pemantauan atau perawatan lebih intensif, gedung tersebut juga akan menyediakan ruang rawat inap khusus. Dengan adanya pilihan layanan rawat jalan dan rawat inap, kebutuhan pasien dapat ditangani berdasarkan kondisi masing-masing.

Fasilitas di gedung baru ini direncanakan terhubung dengan layanan radioterapi yang telah tersedia di MHTG sejak 2023. Radioterapi tersebut menggunakan linear accelerator (LINAC), teknologi yang mengarahkan radiasi untuk menangani kanker sesuai perencanaan medis. Menurut informasi yang disampaikan, MHTG merupakan rumah sakit pertama di Banten yang memiliki teknologi LINAC. Keterhubungan pemeriksaan, konsultasi, kemoterapi, rawat inap, dan radioterapi diharapkan memudahkan koordinasi antar layanan. Dengan demikian, pasien dapat memperoleh rangkaian evaluasi dan terapi kanker melalui fasilitas yang saling mendukung, sementara pilihan tindakan tetap ditentukan berdasarkan diagnosis serta pertimbangan tim medis.Dalam pengembangan layanan kanker di gedung baru Mayapada Tangerang, dukungan klinis direncanakan melalui tumor board, forum kolaborasi yang mempertemukan dokter spesialis dan subspesialis dari berbagai bidang. Tim ini akan membahas kondisi pasien secara bersama, meninjau hasil pemeriksaan, dan mempertimbangkan pilihan terapi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Pendekatan tersebut membantu memastikan keputusan perawatan disusun dengan pandangan multidisiplin, bukan berdasarkan satu aspek klinis saja. Kolaborasi dapat mencakup keahlian yang relevan dengan jenis kanker dan kondisi pasien, sehingga rencana penanganan dapat diselaraskan secara lebih menyeluruh. Dengan koordinasi antardokter, pasien dan keluarga diharapkan memperoleh penjelasan yang lebih terarah mengenai tahapan perawatan, pilihan terapi, serta langkah yang perlu dipersiapkan. Tumor board juga menjadi bagian dari upaya rumah sakit untuk menghubungkan keahlian klinis dalam satu proses pengambilan keputusan yang terkoordinasi.

Pendampingan pasien dan keluarga direncanakan diperkuat melalui peran patient navigator. Pendamping ini membantu pasien memahami alur layanan, mengoordinasikan kebutuhan selama perawatan, serta memudahkan komunikasi dengan tim medis. Proses diagnosis dan terapi kanker dapat melibatkan banyak pemeriksaan, konsultasi, dan keputusan; karena itu, dukungan yang terarah berpotensi membuat perjalanan perawatan lebih mudah diikuti. Kehadiran patient navigator juga ditujukan agar keluarga mendapat bantuan dalam memahami informasi dan mengetahui tahapan berikutnya, tanpa menggantikan peran dokter dalam memberikan penilaian maupun rekomendasi klinis. Jonathan Tahir menyampaikan bahwa ekspansi ini merupakan investasi strategis jangka panjang untuk memperkuat daya saing layanan kesehatan nasional. Menurutnya, pengembangan kapasitas dan kapabilitas rumah sakit diarahkan agar lebih banyak pasien dapat memperoleh layanan berstandar internasional di dalam negeri.

Baca juga: Pertamina Perkuat Pasokan dan Layanan BBM di Berbagai Daerah | Pertamina Siapkan Tiga Upaya untuk Menjaga Pasokan dan Layanan BBM | Kampung Nelayan Rufei Disiapkan untuk Memperkuat Rantai Perikanan Sorong