Pontianak | Jisoo mengumumkan single digital baru berjudul “Addicted” pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kabar tersebut memperkenalkan rilisan solo berikutnya sekaligus memberikan tanggal dan waktu yang dapat dicatat oleh penggemar. Single ini dijadwalkan tersedia pada Jumat, 30 Oktober 2026, pukul 08.00 waktu Korea Selatan, atau pukul 06.00 WIB. Informasi waktu tersebut membantu pendengar di berbagai wilayah mengetahui kapan mereka dapat menantikan peluncurannya.
Pengumuman “Addicted” turut disertai teaser pertama. Materi visual itu menampilkan nuansa ungu dengan penyajian dramatis, menjadi pengantar resmi bagi rilisan yang akan datang. Warna dan pendekatan visual tersebut tampak dalam teaser yang dibagikan bersamaan dengan kabar mengenai single. Namun, pengumuman awal ini belum memberikan rincian tentang tema, lirik, maupun isi lagu, sehingga informasi yang telah dipastikan sejauh ini terbatas pada judul, jadwal rilis, dan materi pengenalannya.
Jisoo juga menyampaikan pesan singkat, “1030 y Addicted!”, melalui akun Instagram. Ungkapan tersebut menjadi bagian dari pengenalan lagu dan merujuk pada tanggal 30 Oktober yang telah diumumkan sebagai hari perilisan. Pesan ringkas itu melengkapi teaser serta informasi jadwal, tanpa menambahkan penjelasan lain mengenai musiknya. Dengan demikian, penggemar memperoleh penanda tanggal yang jelas menjelang peluncuran single digital tersebut.
Rentang waktu pengumuman pada 24 Oktober dan perilisan pada 30 Oktober memberi perhatian pada jadwal promosi yang telah dibuka melalui teaser pertama. Untuk saat ini, “Addicted” diperkenalkan melalui judul, tanggal rilis, waktu peluncuran, visual bernuansa ungu, serta unggahan Jisoo di Instagram. Detail lebih lanjut mengenai rilisan belum disertakan dalam pengumuman tersebut. Pendengar yang ingin menyimak single baru ini dapat menantikan ketersediaannya pada 30 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB, sesuai jadwal yang diumumkan.Tautan pra-simpan untuk single terbaru Jisoo, “Addicted”, telah dibuka bagi penggemar yang ingin menambahkan lagu tersebut ke perpustakaan musik mereka sebelum hari peluncuran. Dengan menggunakan tautan itu, pendengar dapat menyimpan rilisan lebih awal melalui layanan streaming yang tersedia, lalu mengaksesnya ketika lagu resmi dirilis. Langkah ini juga memberi kesempatan kepada penggemar untuk menandai tanggal peluncuran dan mengikuti kabar terbaru mengenai karya solo Jisoo.
Informasi yang tersedia untuk pengumuman ini menyebut bahwa “Addicted” akan hadir pada tanggal peluncurannya, tetapi tidak mencantumkan tanggal maupun jam rilis secara spesifik. Karena itu, konversi waktu belum dapat dinyatakan dengan akurat. Jika jadwal resmi diumumkan dalam waktu Korea, yaitu KST (UTC+9), penggemar di Indonesia dapat menyesuaikannya dengan zona waktu setempat: WIB (UTC+7) tertinggal dua jam, WITA (UTC+8) tertinggal satu jam, sedangkan WIT (UTC+9) memiliki waktu yang sama dengan KST. Sebagai contoh, jadwal pukul 13.00 KST setara dengan pukul 11.00 WIB, 12.00 WITA, dan 13.00 WIT pada tanggal yang sama. Penggemar sebaiknya memeriksa kanal resmi Jisoo atau platform musik untuk memperoleh waktu final sebelum rilis.
Single ini hadir setelah “Click”, lagu yang lebih dahulu diperkenalkan dari album penuh pertama Jisoo. Urutan tersebut memberi gambaran tentang perkembangan aktivitas musik solonya, dengan “Click” sebagai karya yang telah dikenalkan lebih awal dan “Addicted” sebagai rilisan berikutnya. Namun, informasi yang diumumkan tidak menjelaskan apakah “Addicted” juga akan dimasukkan ke dalam album penuh tersebut. Oleh sebab itu, status lagu ini sebaiknya tidak diasumsikan sampai ada keterangan resmi mengenai daftar lagu atau format perilisannya.
Sambil menunggu jadwal lengkap, penggemar dapat melakukan pra-simpan dan mengikuti pengumuman lanjutan agar tidak melewatkan peluncuran. Tautan pra-simpan memudahkan persiapan, sedangkan kepastian tanggal dan jam akan membantu pendengar di berbagai wilayah mengetahui kapan lagu tersedia. Perhatian terhadap zona waktu menjadi penting bagi penggemar internasional, terutama ketika jadwal resmi disampaikan menggunakan waktu Korea. Informasi tambahan mengenai sampul, platform, atau rincian rilisan dapat dipantau melalui saluran resmi menjelang hari peluncuran.
Pada hari yang sama ketika Jisoo mengumumkan single “Addicted”, ia juga memperkenalkan lightstick resmi untuk aktivitas solonya. Kehadiran produk ini melengkapi kabar musik tersebut dengan identitas visual yang dirancang khusus untuk para penggemarnya. Alih-alih menggunakan bentuk tongkat konvensional, lightstick ini mengambil inspirasi dari es krim cone. Rancangan unik itu menghadirkan tampilan ceria sekaligus mudah dikenali, dengan dua scoop yang menjadi bagian utama dari desainnya. Pengumuman bersamaan tersebut membuat perhatian penggemar tertuju pada rilisan lagu maupun perlengkapan resmi baru yang dapat digunakan untuk mendukung Jisoo.
Bagian atas lightstick menampilkan dua scoop es krim berwarna ungu dan putih. Keduanya dapat menyala, sehingga bentuk menyerupai es krim itu juga berfungsi sebagai sumber cahaya saat digunakan. Di bawahnya terdapat wadah berbentuk cone dengan aksen ungu yang memperkuat tema desain. Perpaduan warna tersebut memberi kontras pada produk tanpa meninggalkan kesan lembut dan playful. Detail lain yang dicantumkan mencakup tali pergelangan tangan, yang membantu pengguna memegang lightstick dengan lebih praktis, serta aksesori berbentuk pusaran krim. Elemen dekoratif itu melengkapi siluet cone dan scoop, sekaligus menegaskan konsep hidangan manis yang menjadi dasar penampilan produk.
Materi pengenalan lightstick turut menggunakan slogan “Here’s the Scoop” dan tagline “Made to Shine, Never to Melt”. Pilihan kata tersebut selaras dengan bentuk es krim dan fungsi cahaya yang ditawarkan, sehingga konsep produk terasa menyatu dari desain hingga penyajiannya. Untuk pengoperasian, produk ini menggunakan tiga baterai AAA. Informasi tersebut memberi gambaran praktis bagi calon pengguna yang ingin menyiapkan baterai sebelum memakai lightstick. Melalui desain cone, dua scoop bercahaya, aksen ungu, serta aksesori pendukung, Jisoo memperkenalkan perangkat resmi solo dengan karakter visual yang berbeda. Kehadirannya bertepatan dengan pengumuman “Addicted”, menjadikan kedua kabar itu bagian dari momen promosi yang sama.
Lightstick solo Jisoo dijadwalkan mulai dijual pada 26 Oktober 2026, tepat dua hari setelah perangkat tersebut diperkenalkan. Jarak waktu yang singkat pengumuman dan pembukaan penjualan memberi penggemar kesempatan untuk segera mencari informasi pembelian setelah melihat desainnya. Namun, tanggal yang telah diumumkan itu merujuk pada dimulainya penjualan; penggemar tetap perlu memeriksa kanal resmi untuk mengetahui informasi terbaru sebelum melakukan pemesanan.
Penjualan akan dibuka melalui aplikasi Jisoo dengan waktu yang mengikuti zona waktu Korea Selatan. Karena waktu pembukaan menggunakan acuan tersebut, penggemar yang berada di negara lain sebaiknya memperhitungkan perbedaan zona waktu agar tidak keliru menafsirkan jadwal. Pengumuman yang tersedia menyebutkan tanggal dan kanal penjualan, tetapi tidak memberikan waktu pembukaan yang lebih spesifik dalam informasi ini. Karena itu, calon pembeli sebaiknya menunggu petunjuk resmi di aplikasi dan tidak mengandalkan perkiraan jam.
Tautan pembelian disediakan secara terpisah untuk pembeli di Korea dan pembeli internasional. Pemisahan tersebut membantu penggemar memilih jalur yang sesuai dengan lokasi mereka ketika mengakses penjualan. Pastikan untuk menggunakan tautan yang tepat dan mengikuti petunjuk pada halaman terkait, sebab jalur untuk kedua kelompok pembeli memang dibedakan. Informasi yang diumumkan tidak mencantumkan harga, jumlah produk yang tersedia, ataupun rincian pengiriman, sehingga detail tersebut tidak dapat dipastikan dari jadwal penjualan saja. Penggemar sebaiknya meninjau keterangan resmi saat penjualan dibuka untuk memperoleh informasi lengkap mengenai pembelian. Dengan mencatat tanggal 26 Oktober dan memeriksa aplikasi Jisoo, calon pembeli dapat menyiapkan diri tanpa mengandalkan kabar yang belum terverifikasi.
Baca juga: Kwarda Jabar Latih 81 Kader Pramuka untuk Siapkan Pemimpin Muda | KKP Siapkan Budidaya Mini RAS di 40 Ribu Desa, Bidik Produksi 1,2 Juta Ton Ikan



































