Keluhan Penarikan Dana MNC Bank Ditangani OJK, Bank Pulihkan Layanan Digital

oleh
oleh
Keluhan Penarikan Dana MNC Bank Ditangani OJK, Bank Pulihkan Layanan Digital

Jakarta | Keluhan mengenai kesulitan bertransaksi dan menarik dana di PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP) ramai dibicarakan di media sosial. Percakapan tersebut menyoroti pengalaman pengguna yang merasa menghadapi hambatan ketika mengakses layanan perbankan, khususnya untuk melakukan transfer dan menarik uang tunai. Informasi yang beredar berasal dari unggahan pengguna media sosial, sehingga perlu dibedakan klaim yang disampaikan pemilik akun dan temuan yang telah diverifikasi secara independen. Sejauh informasi yang disampaikan dalam unggahan tersebut, persoalan yang disebut berkaitan dengan akses transaksi dan batas penarikan tunai di kantor cabang tertentu.

Salah satu pengguna Threads mengaku mengalami hambatan saat melakukan transfer. Dalam unggahannya, pengguna itu juga menyebut bahwa penarikan tunai di kantor cabang MNC Bank di Bonjer dibatasi maksimal Rp500 ribu pada 2 November 2026. Pernyataan tersebut menggambarkan pengalaman yang disampaikan oleh pemilik akun, bukan hasil pemeriksaan independen atas layanan di cabang itu ataupun ketentuan yang berlaku secara umum. Karena itu, informasi mengenai batas penarikan tersebut sebaiknya dipahami sesuai konteks unggahan dan tidak serta-merta dianggap mewakili seluruh nasabah atau seluruh kantor cabang MNC Bank.

Ramainya pembahasan di media sosial membuat keluhan tersebut mendapat perhatian publik, terutama karena menyangkut kemampuan nasabah mengakses dana dan menjalankan transaksi. Namun, rincian yang tersedia dalam unggahan yang dirujuk terbatas pada pengakuan mengenai hambatan transfer dan keterangan tentang batas penarikan tunai tersebut. Tidak ada dasar dalam informasi ini untuk menyimpulkan penyebab gangguan, lama kendala berlangsung, atau apakah pengalaman serupa dialami pengguna lain. Dengan demikian, penyampaian yang cermat perlu tetap mengatribusikan klaim kepada pemilik akun Threads dan menghindari generalisasi. Keluhan itu menjadi bagian dari percakapan publik mengenai layanan MNC Bank, sementara penilaian atas kondisi layanan secara menyeluruh memerlukan keterangan atau verifikasi tambahan dari pihak terkait.

Setelah keluhan nasabah mengenai penarikan dana MNC Bank beredar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan tengah mendalami kondisi bank tersebut. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa pemeriksaan mencakup aspek likuiditas, pengelolaan arus kas, serta kemampuan bank memenuhi kewajibannya kepada nasabah. Pendalaman ini diperlukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai penyebab kendala yang dilaporkan dan memastikan penanganannya berjalan sesuai ketentuan. OJK juga memantau perkembangan pemulihan layanan digital MNC Bank, yang menjadi salah satu saluran penting bagi nasabah untuk mengakses layanan dan mengelola dana mereka.

OJK telah meminta manajemen MNC Bank menyelesaikan kendala pemulihan dana nasabah dan menyampaikan langkah konkret untuk menangani keluhan. Penanganan tersebut perlu dilakukan secara terukur, dengan komunikasi yang jelas mengenai proses, tahapan, serta perkembangan penyelesaian kepada pihak yang terdampak. Permintaan ini menempatkan tanggung jawab utama pada manajemen bank untuk memastikan kewajiban kepada nasabah dipenuhi dan layanan kembali berfungsi dengan baik. OJK akan terus mencermati upaya yang dilakukan, termasuk kesesuaian langkah perbaikan dengan kondisi operasional dan kemampuan bank. Apabila ditemukan hambatan dalam memenuhi kewajiban, OJK menyatakan akan mengambil langkah pengawasan yang proporsional, sesuai sifat dan tingkat permasalahan yang teridentifikasi.

Di tengah proses tersebut, OJK menegaskan bahwa permodalan PT Bank MNC Internasional Tbk atau MNC Bank, berkode saham BABP, masih memenuhi ketentuan yang berlaku. Pernyataan mengenai kecukupan modal ini menjadi bagian dari penjelasan regulator, tetapi tidak menghapus kebutuhan untuk menyelesaikan keluhan nasabah dan memastikan akses terhadap dana. OJK juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terpancing oleh isu atau informasi yang beredar di media sosial. Nasabah dapat merujuk pada informasi resmi dari bank dan regulator, serta menyampaikan pengaduan melalui saluran yang tersedia apabila mengalami kendala. Dengan demikian, perkembangan penanganan dapat dipantau berdasarkan keterangan yang dapat diverifikasi, bukan kabar yang belum dipastikan kebenarannya.

Dalam jawaban atas permintaan keterangan Bursa Efek Indonesia mengenai pemberitaan hambatan transaksi nasabah, manajemen MNC Bank menjelaskan bahwa pemulihan layanan transaksi digital masih berlangsung. Bank menyebut langkah penanganan dan mitigasi terus dilakukan agar jaringan layanan dapat kembali normal secepatnya. Penjelasan tersebut disampaikan sebagai tanggapan perusahaan atas permintaan informasi dari bursa, sehingga menjadi keterangan manajemen mengenai kondisi operasional yang diberitakan. Perusahaan tidak menyatakan bahwa seluruh kendala telah berakhir, melainkan menegaskan proses pemulihan masih berjalan. Karena itu, menurut keterangan tersebut, nasabah masih mungkin menemui keterbatasan atau hambatan transaksi selama upaya pemulihan dilakukan. Bank juga menempatkan pemulihan jaringan sebagai fokus agar layanan kembali berfungsi secara normal secepatnya.

Manajemen menyebut dampak operasional yang terlihat berupa peningkatan antrean di kantor cabang dan call center. Kondisi itu dikaitkan dengan hambatan transaksi yang diberitakan, ketika nasabah membutuhkan bantuan atau memilih datang langsung untuk memperoleh layanan. Keterangan perusahaan tidak merinci jumlah antrean maupun durasi gangguan, sehingga informasi tersebut sebaiknya dipahami sesuai ruang lingkup yang disampaikan bank. Upaya penanganan dan mitigasi, menurut manajemen, diarahkan untuk menjaga layanan kepada nasabah sembari memulihkan jaringan digital. Bank menyatakan langkah-langkah tersebut terus dijalankan agar layanan dapat kembali normal secepatnya. Pernyataan ini menjelaskan respons operasional perusahaan, tetapi tidak dengan sendirinya memastikan bahwa kendala telah sepenuhnya terselesaikan atau seluruh transaksi telah pulih.

Terkait kondisi keuangan, manajemen MNC Bank menyatakan gangguan layanan tersebut tidak menimbulkan dampak negatif material terhadap kondisi keuangan secara keseluruhan. Pernyataan itu merupakan penilaian yang disampaikan perusahaan dalam jawaban kepada Bursa Efek Indonesia, bukan kesimpulan independen mengenai dampak gangguan. Dengan demikian, ada dua hal yang disampaikan bank: pemulihan layanan digital masih berjalan, sementara dampak operasional yang disebutkan terutama berupa antrean yang meningkat di cabang dan call center. Bank juga menyatakan dampak tersebut tidak material bagi kondisi keuangan secara keseluruhan. Perkembangan pemulihan dan informasi resmi berikutnya dari perusahaan dapat menjadi rujukan untuk mengetahui perubahan kondisi layanan. Hingga pemulihan selesai, keterangan manajemen menunjukkan bahwa proses penanganan masih berlangsung.

Selama proses penanganan keluhan terkait penarikan dana dan pemulihan layanan digital, MNC Bank menyampaikan sejumlah arahan operasional agar nasabah tetap memiliki akses terhadap kebutuhan perbankan tertentu. Untuk kebutuhan uang tunai, nasabah dapat menggunakan jaringan ATM MNC Bank. Mesin ATM tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan pengecekan saldo, sehingga nasabah dapat memperoleh informasi dasar mengenai rekening secara langsung melalui kanal tersebut.

Nasabah yang memerlukan bantuan secara tatap muka dapat mendatangi kantor cabang MNC Bank terdekat. Kunjungan perlu dilakukan pada hari dan jam operasional yang berlaku di masing-masing cabang. Dengan datang langsung, nasabah dapat menyampaikan pertanyaan atau kebutuhan layanan kepada petugas. Sebelum berkunjung, nasabah sebaiknya memperhatikan jadwal operasional cabang agar dapat memperoleh layanan pada waktu yang sesuai.

Selain ATM dan kantor cabang, nasabah dapat menghubungi call center untuk memperoleh informasi. Saluran ini menjadi pilihan bagi mereka yang ingin meminta penjelasan tanpa harus datang langsung. Nasabah dapat menyampaikan pertanyaan mengenai situasi layanan maupun langkah yang dapat ditempuh sesuai kebutuhannya. Informasi yang disampaikan melalui call center juga dapat membantu nasabah memahami kanal layanan yang tersedia selama penanganan berlangsung.

Perseroan menyatakan telah memberikan penjelasan kepada media, serta kepada nasabah yang datang ke kantor cabang maupun menghubungi call center. Untuk mendukung penyampaian informasi, MNC Bank juga menyiapkan infografis yang dapat diakses melalui situs dan akun resmi perseroan.

Baca juga: Fortu Digital Tawarkan Model Kemitraan Berkelanjutan bagi Pengusaha Digital Printing | Bank Mandiri Hadirkan Layanan Emas Terintegrasi di Livin’ by Mandiri | Digitalisasi Berbasis Data Kependudukan Diperkuat untuk Menata Layanan Haji

10 kunjungan