Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808 Mansel Sosialisasikan Bahaya Kebakaran dan Dampaknya Kepada Warga Kampung Yamboi

oleh -61 Dilihat
oleh

Manokwari Selatan, – Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat terus ditunjukkan oleh personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan. Selain melaksanakan pembangunan infrastruktur, personel Satgas TMMD juga memberikan sosialisasi tentang bahaya kebakaran dan dampaknya kepada warga Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Jum’at (23/10/26).

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan secara langsung melalui komunikasi sosial bersama masyarakat dengan suasana santai dan penuh kekeluargaan. Personel Satgas TMMD mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kebakaran, baik kebakaran rumah maupun kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam kesempatan tersebut, personel Satgas TMMD memberikan pemahaman mengenai bahaya penggunaan api yang tidak terkendali, seperti membakar sampah sembarangan, meninggalkan api saat memasak, serta membuka lahan dengan cara membakar yang berpotensi menimbulkan kebakaran lebih luas.

Selain menyebabkan kerugian material, kebakaran juga dapat mengancam keselamatan jiwa, merusak lingkungan, serta menimbulkan kabut asap yang berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan lanjut usia.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel, Letkol Czi Sunandar Parius, menegaskan bahwa kegiatan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan serta kelestarian lingkungan.

“Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab kita bersama. Api yang kecil apabila tidak diawasi dapat menjadi bencana besar. Karena itu, masyarakat harus selalu berhati-hati dalam menggunakan api dan tidak melakukan pembakaran sembarangan,” tegas Dansatgas.

Ia juga mengingatkan bahwa menjaga keselamatan lingkungan merupakan bagian dari upaya melindungi kehidupan dan masa depan masyarakat Kampung Yamboi.

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya melakukan langkah-langkah pencegahan kebakaran sejak dini, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran yang dapat membahayakan permukiman warga.

Kehadiran personel Satgas TMMD yang berbaur langsung dengan masyarakat juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat, sekaligus membangun komunikasi yang baik dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.

“Api kecil bisa menjadi teman, tetapi api besar yang tidak terkendali dapat menjadi lawan. Mari bersama menjaga Kampung Yamboi agar tetap aman, hijau, dan terhindar dari bahaya kebakaran.”

Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel berkomitmen untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga melalui kegiatan edukasi yang mendukung terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan sejahtera.

(Tim/Red)