Jakarta | WhatsApp mulai menguji fitur penjadwalan pesan bagi sebagian pengguna iPhone yang menggunakan aplikasi beta untuk iOS. Informasi ini merujuk pada laporan bertanggal 23 Oktober 2026, yang menyebut fitur tersebut muncul pada WhatsApp beta untuk iOS versi 26.42.10.19. Versi beta itu didistribusikan melalui TestFlight, platform Apple yang digunakan pengembang untuk membagikan aplikasi uji coba kepada peserta. Kehadiran fitur dalam versi pengujian menunjukkan bahwa WhatsApp sedang mengevaluasi kemampuan tersebut, bukan mengumumkan peluncuran resmi untuk semua pengguna.
Akses uji coba diberikan secara bertahap. Karena itu, pengguna iPhone yang telah memasang WhatsApp beta versi terkait belum tentu langsung menemukan opsi untuk menjadwalkan pesan. Ketersediaan dapat berbeda di peserta TestFlight, seiring pengujian yang diperluas secara terbatas. Seperti pada uji fitur lain, aplikasi mungkin perlu diperbarui atau akses mungkin baru muncul setelah giliran akun tertentu tiba. Namun, laporan tersebut tidak berarti bahwa seluruh pengguna beta sudah menerima fitur, dan tidak ada kepastian bahwa fitur akan hadir pada waktu yang sama bagi setiap orang.
Penjadwalan pesan memungkinkan pengguna mengatur pengiriman untuk waktu mendatang, sehingga pesan dapat disiapkan lebih awal daripada dikirim secara langsung. Pada tahap ini, informasi yang tersedia terutama menegaskan bahwa WhatsApp sedang menguji kemampuan tersebut di iOS. Belum ada dasar untuk menyimpulkan bahwa fitur sudah tersedia pada aplikasi WhatsApp versi stabil, atau bahwa pengguna umum dapat menggunakannya sekarang. Pengguna yang tidak melihat opsi penjadwalan tidak perlu menganggap aplikasi mereka bermasalah; akses uji coba memang dapat terbatas dan bergantung pada distribusi melalui TestFlight.
Dengan demikian, kabar per 23 Oktober 2026 ini sebaiknya dipahami sebagai perkembangan awal dalam pengujian WhatsApp, bukan pengumuman ketersediaan luas. Belum ada keterangan pasti mengenai jadwal peluncuran, cakupan negara, atau kapan fitur akan dibawa ke versi reguler. WhatsApp dapat menggunakan masukan dari peserta beta untuk menilai pengalaman penggunaan dan menentukan langkah berikutnya. Sampai ada pengumuman resmi, pengguna iPhone sebaiknya menunggu pembaruan aplikasi dan informasi dari WhatsApp, tanpa menganggap bahwa kemampuan mengirim pesan terjadwal telah dirilis bagi semua pengguna.Fitur pengiriman pesan otomatis memungkinkan pengguna iPhone menentukan kapan sebuah pesan WhatsApp akan dikirim. Setelah menulis pesan, pengguna dapat memilih tanggal dan waktu tujuan, lalu menyimpannya sebagai pesan terjadwal. Dengan demikian, pesan tidak perlu dikirim saat itu juga dan pengguna tidak harus menunggu hingga waktu yang tepat untuk menekan tombol kirim. Ketika waktu yang dipilih tiba, pesan akan terkirim secara otomatis sesuai jadwal.
Rentang waktu penjadwalan yang tersedia dimulai paling cepat 10 menit setelah pesan dibuat dan dapat diatur hingga dua minggu ke depan. Batas ini memberi keleluasaan untuk mengatur pesan dalam waktu dekat maupun merencanakan komunikasi jauh hari. Pengguna dapat menyiapkan isi pesan lebih dahulu, menentukan waktu pengiriman, lalu melanjutkan aktivitas tanpa perlu mengingat untuk kembali membuka percakapan pada saat yang ditentukan. Cara ini dapat membantu mengurangi risiko pesan terlambat atau terlewat.
Salah satu contoh kegunaannya adalah menyiapkan ucapan ulang tahun. Pesan dapat ditulis sebelumnya dan dijadwalkan agar tiba pada tanggal serta waktu yang diinginkan, misalnya tepat setelah pergantian hari. Pengguna tidak perlu terjaga atau menghentikan kegiatan hanya untuk mengirim ucapan secara manual. Fitur ini juga dapat dipakai untuk menyusun pengingat pekerjaan, seperti mengingatkan rekan tentang rapat atau tenggat tertentu pada jam yang relevan.
Selain itu, penjadwalan bermanfaat untuk pesan penting yang sebaiknya disampaikan pada waktu tertentu. Seseorang dapat menyiapkan informasi yang perlu dikirim kepada keluarga, teman, atau kolega, kemudian memilih jadwalnya hingga dua minggu mendatang. Dengan menyiapkan pesan lebih awal, pengguna dapat mengatur komunikasi secara lebih terencana dan menjaga agar hal penting tidak terlupakan. Pengiriman otomatis membantu pelaksanaan jadwal tersebut, sementara pengguna tetap menentukan isi pesan, penerima, serta waktu yang sesuai. Fitur ini terutama berguna bagi mereka yang memiliki agenda padat atau perlu mengingat beberapa pesan pada hari berbeda.Untuk menjadwalkan pesan, pengguna dapat memulai dari percakapan pribadi maupun grup di WhatsApp pada iPhone. Buka percakapan yang dituju, kemudian tulis pesan seperti biasa di kolom teks. Pesan dapat disiapkan terlebih dahulu tanpa harus langsung dikirim. Sebelum melanjutkan, pastikan percakapan yang dipilih benar, terutama jika terdapat beberapa grup dengan nama atau anggota yang mirip. Langkah awal ini membantu mengurangi risiko pesan terjadwal masuk ke penerima yang keliru.
Setelah isi pesan siap, tekan dan tahan tombol kirim untuk memunculkan pilihan penjadwalan. Dari pilihan yang tersedia, tentukan tanggal dan waktu pengiriman yang diinginkan. Pengguna dapat memilih jadwal sesuai kebutuhan, misalnya untuk menyampaikan pengingat atau informasi pada waktu tertentu. Sebelum mengonfirmasi, periksa kembali isi pesan serta tanggal dan jam yang telah dipilih. Pemeriksaan ini memberi kesempatan untuk membetulkan salah ketik atau mengubah waktu sebelum pesan masuk ke antrean pengiriman.
Sesudah jadwal dikonfirmasi, WhatsApp menampilkan keterangan bahwa pesan tersebut telah dijadwalkan di dalam percakapan. Konfirmasi itu hanya terlihat oleh pengirim; penerima tidak melihat pemberitahuan bahwa sebuah pesan sedang menunggu waktu pengiriman. Karena itu, pengirim dapat menggunakan informasi pada percakapan sebagai tanda bahwa pengaturan berhasil, tanpa membuat penerima mengetahui proses penjadwalan sebelumnya. Jika jadwal atau isi pesan perlu diubah, pengguna sebaiknya memeriksa pilihan yang tersedia pada tampilan percakapan sebelum waktu pengiriman tiba.
Menurut laporan mengenai fitur uji coba ini, pesan tetap dapat dikirim pada waktu yang sudah ditetapkan meskipun perangkat pengirim tidak tersambung ke internet ketika waktu tersebut tiba. Kemampuan itu dapat membuat penjadwalan lebih praktis ketika iPhone sedang tidak memiliki koneksi. Namun, karena fitur ini masih dalam tahap uji coba, tampilan dan langkah yang tersedia dapat berbeda bergantung pada versi aplikasi atau ketersediaan fitur bagi pengguna. Jika opsi menekan dan menahan tombol kirim belum muncul, pengguna mungkin perlu menunggu hingga fitur tersedia pada akunnya. Sebaiknya periksa konfirmasi di percakapan setelah mengatur jadwal, agar status pengiriman terencana tidak tertukar dengan pesan yang sudah terkirim.Pesan terjadwal di WhatsApp dapat berisi beberapa jenis konten, bukan hanya kalimat teks. Pengguna dapat menyiapkan pesan tertulis untuk dikirim pada waktu yang telah ditentukan, misalnya pengingat, ucapan, atau informasi yang perlu disampaikan kemudian. Tautan juga dapat dimasukkan agar penerima bisa membuka halaman web, artikel, atau sumber lain langsung dari percakapan. Dengan pilihan ini, fitur tersebut berpotensi membantu pengguna mengatur komunikasi tanpa harus mengingat untuk mengirim setiap pesan secara manual. Isi dan waktu pengiriman dapat disiapkan sebelumnya, sementara pesan baru diteruskan sesuai jadwal yang dipilih. Pengguna tetap perlu meninjau kembali isi pesan dan penerimanya sebelum membuat jadwal, terutama bila informasi yang dibagikan bersifat penting atau sensitif. Pemeriksaan ini membantu mengurangi risiko salah kirim dan memastikan tautan mengarah ke tujuan yang dimaksud. Untuk kebutuhan sehari-hari, kemampuan menjadwalkan teks maupun tautan dapat membuat pengingat dan pembagian informasi terasa lebih praktis.
Selain teks dan tautan, pesan terjadwal dapat menyertakan foto atau video. Namun, terdapat batasan pada jumlah media dalam satu pesan: setiap jadwal hanya dapat memuat satu foto atau satu video. Artinya, pengguna tidak dapat menyatukan beberapa gambar dalam satu kiriman terjadwal yang sama.



































