Rincian Harga BBM Pertamina, BP, Shell, dan Vivo pada Oktober 2026

oleh -174 Dilihat
oleh
Harga BBM Pertamina pada 17 Oktober 2026: Status Harga dan Rincian BBM Nonsubsidi

Jakarta | Harga BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) disebut tidak mengalami perubahan per Oktober 2026. Keterangan tersebut menjadi inti informasi mengenai harga bahan bakar yang tersedia pada periode itu. Nama Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo turut disebut dalam konteks penyesuaian harga. Namun, informasi yang menjadi dasar uraian ini tidak merinci daftar harga masing-masing produk atau angka yang berlaku di setiap jaringan SPBU. Karena itu, pernyataan bahwa harga tidak berubah perlu dipahami sebatas keterangan umum yang disampaikan, bukan sebagai rincian nominal untuk seluruh jenis BBM maupun seluruh perusahaan.

Sumber juga mencantumkan penyesuaian harga yang dikaitkan dengan Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo pada Rabu, 2 September 2026. Keterangan mengenai tanggal tersebut disampaikan secara terpisah dari informasi bahwa harga BBM disebut tidak berubah per Oktober 2026. Kedua penanda waktu itu dipertahankan sebagaimana tertulis, tanpa menganggap tanggal September sebagai tanggal berlakunya harga Oktober. Dengan demikian, pembaca dapat membedakan konteks penyebutan penyesuaian pada September dari pernyataan mengenai kondisi harga pada Oktober. Informasi yang tersedia tidak memberi penjelasan lebih lanjut mengenai hubungan dua keterangan waktu tersebut.

Tanpa angka harga dan rincian produk, pembaca belum dapat membandingkan harga antar-SPBU atau memastikan perubahan pada jenis bahan bakar tertentu berdasarkan keterangan ini saja. Uraian ini juga tidak menambahkan alasan penyesuaian, waktu berlaku yang lebih spesifik, maupun nilai harga untuk perusahaan yang tidak dirinci dalam bahan. Untuk mengetahui nominal yang berlaku, pembaca perlu merujuk pada daftar resmi dari masing-masing badan usaha atau informasi yang dipasang di SPBU. Sampai rincian tersebut tersedia, informasi yang dapat disampaikan terbatas pada laporan bahwa harga disebut tidak mengalami perubahan per Oktober 2026 serta penyebutan penyesuaian pada Rabu, 2 September 2026.

Harga BBM nonsubsidi Pertamina yang dicantumkan untuk Oktober 2026 dinyatakan tetap. Rincian ini mencakup lima produk dengan harga per liter yang berbeda. Pertamax tercatat Rp15.950 per liter untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya. Keterangan mengenai PBBKB tersebut secara khusus berlaku pada harga Pertamax sebagaimana dinyatakan dalam informasi harga.

Produk lainnya dalam daftar adalah Pertamax Green 95 dengan harga Rp19.150 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp19.600 per liter, Dexlite sebesar Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex sebesar Rp25.200 per liter. Angka-angka tersebut merupakan harga per liter yang dilaporkan tetap pada periode tersebut. Keterangan wilayah PBBKB 5 persen tidak dicantumkan sebagai ketentuan untuk produk-produk selain Pertamax, sehingga tidak tepat jika batas wilayah itu dianggap otomatis berlaku untuk seluruh daftar.

Dengan melihat urutan harga, Pertamax merupakan produk dengan harga terendah di lima produk yang disebutkan, sedangkan Pertamina Dex memiliki harga tertinggi. Pertamax Green 95 dan Pertamax Turbo berada di keduanya, sementara Dexlite berada di atas kedua produk tersebut dalam daftar harga ini. Perbandingan ini hanya merangkum nominal yang tercantum dan tidak menambahkan rincian lain tentang jenis produk atau wilayah penjualan.

Bagi pembaca yang membandingkan harga, penting untuk mencocokkan nama produk dengan nominalnya secara cermat. Pertamax dan Pertamax Green 95, misalnya, merupakan nama produk berbeda dengan harga yang juga berbeda. Demikian pula, Dexlite dan Pertamina Dex memiliki nominal masing-masing, sehingga keduanya tidak dapat dipertukarkan saat merujuk pada daftar. Harga yang disebutkan di sini mengikuti keterangan untuk Oktober 2026 dan menunjukkan bahwa harga-harga tersebut tidak berubah pada periode yang dimaksud. Untuk Pertamax, penyebutan DKI Jakarta dan sekitarnya hanya memperjelas cakupan keterangan PBBKB 5 persen yang melekat pada harga produk tersebut. Pembaca sebaiknya mempertahankan pembedaan ini saat mengutip atau menyampaikan ulang informasi, agar rincian wilayah tidak diterapkan tanpa dasar pada produk lain.Selain harga BBM nonsubsidi yang tercantum dalam rincian harga Oktober 2026, Pertamina juga menjual dua jenis BBM subsidi dengan harga yang tidak berubah. Pertalite tercatat Rp10.000 per liter, sedangkan Bio Solar dijual Rp6.800 per liter. Kedua angka tersebut merupakan harga per liter dan dapat dibaca secara terpisah dari daftar produk nonsubsidi. Penyajian terpisah ini membantu pembaca membedakan harga Pertalite dan Bio Solar dari harga jenis BBM lain yang tercantum dalam perbandingan.

Untuk Pertalite, harga pada Oktober 2026 tetap Rp10.000 per liter. Sementara itu, harga Bio Solar tetap Rp6.800 per liter. Dengan demikian, dua harga yang disebut untuk BBM subsidi dalam rincian ini tidak mengalami perubahan. Informasi tersebut dapat disampaikan secara ringkas tanpa mencampurkan Pertalite dan Bio Solar dengan barisan produk nonsubsidi. Masing-masing memiliki harga tersendiri sebagaimana tercantum di atas, sehingga perbandingan antarkategori tetap jelas.

Dalam membaca rincian harga BBM, perhatikan kategori produk sebelum membandingkan nominalnya. Pertalite dan Bio Solar merupakan dua BBM subsidi yang disebut dengan harga tetap pada Oktober 2026, sementara daftar BBM nonsubsidi disajikan sebagai kategori berbeda. Angka Pertalite sebesar Rp10.000 per liter dan Bio Solar sebesar Rp6.800 per liter menjadi informasi utama untuk kedua produk tersebut. Keduanya tidak perlu digabungkan dengan daftar harga BBM nonsubsidi karena rincian harganya telah dibedakan berdasarkan jenis produk. Dengan pemisahan itu, pembaca dapat mengenali harga masing-masing secara langsung, tanpa menyamakan kategori yang berbeda atau menganggap seluruh produk memiliki harga yang sama. Pada periode Oktober 2026, kedua nominal tersebut tetap menjadi acuan informasi harga untuk Pertalite dan Bio Solar dalam rincian ini.

Untuk Oktober 2026, harga produk BBM yang dicantumkan untuk SPBU BP meliputi BP Ultimate sebesar Rp19.330 per liter, BP 92 sebesar Rp16.130 per liter, dan BP Ultimate Diesel sebesar Rp25.420 per liter. BP 92 juga dapat disebut sebagai BBM beroktan 92. Rincian tersebut memberikan gambaran harga per liter untuk tiga produk yang disebutkan, dengan jenis bensin dan diesel disajikan secara terpisah agar pembaca dapat membandingkannya sesuai kebutuhan informasi.

Sumber yang menjadi acuan menggambarkan bahwa harga-harga BP tersebut masih tetap. Dengan demikian, angka yang disebutkan bukan perubahan harga baru dalam laporan tersebut, melainkan tarif yang dinyatakan tidak berubah untuk periode yang dibahas. Pembaca sebaiknya memperhatikan bahwa informasi ini terbatas pada harga yang tersedia dalam bahan sumber. Rincian tersebut tidak menerangkan faktor yang memengaruhi harga, wilayah penerapan, ataupun kemungkinan perbedaan di masing-masing lokasi, sehingga hal-hal itu tidak dapat disimpulkan dari angka yang dicantumkan.

Meski judul pembahasan lebih luas mencakup Pertamina, BP, Shell, dan Vivo, bahan yang tersedia di sini hanya memuat rincian harga untuk BP. Tidak ada angka harga produk Shell maupun Vivo yang dapat dicantumkan berdasarkan informasi tersebut. Karena itu, harga kedua merek itu tidak dapat diperkirakan atau disamakan dengan harga BP. Pembaca yang membutuhkan perbandingan antarmerek perlu merujuk pada rincian terpisah yang secara khusus mencantumkan produk dan harga Shell serta Vivo. Pemisahan ini penting agar daftar harga tetap akurat dan tidak menimbulkan kesan bahwa informasi yang belum tersedia telah terverifikasi.

Baca juga: Harga BBM Pertamina pada 26 Oktober 2026: Tarif Nonsubsidi Masih Bertahan | Harga Emas Antam Tak Berubah pada 26 Oktober 2026, Buyback Rp2,335 Juta per Gram | Perbandingan Harga Emas Pegadaian pada 26 Oktober 2026