Bank Mandiri Perkuat Bisnis Emas, Dapat Lisensi Bullion dari OJK

oleh -154 Dilihat
oleh
Bank Mandiri Perkuat Bisnis Emas, Dapat Lisensi Bullion dari OJK

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 9 Oktober 2026, Hal ini terefleksikan dari laporan Gold Demand Trends Q2 2026 – World Gold Council (WGC), yang menunjukkan, permintaan emas batangan dan koin di Indonesia melonjak 40 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi 15 ton.

Keterangan yang tercatat menyebut Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Saptari mengatakan, pengembangan layanan ini dirancang sebagai solusi perlindungan nilai dan akumulasi kekayaan yang aman serta mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Data lain dalam laporan menunjukkan Oleh karenanya, dalam momentum HUT ke-28, Bank Mandiri menghadirkan layanan emas (bullion) yang terintegrasi langsung di dalam super app Livin' by Mandiri. Melalui layanan yang terintegrasi di Livin' by Mandiri, pengguna kini dapat membuka tabungan emas, melakukan transaksi beli dan jual, mencicil, menitipkan, hingga menarik emas fisik secara real-time 24 jam penuh tanpa harus berpindah aplikasi. Kami menghadirkan solusi finansial end-to-end yang memberi kendali penuh bagi nasabah untuk merencanakan, mengelola, hingga mencairkan emas sesuai siklus kebutuhan hidup mereka, cukup dari satu genggaman," kata Saptari dalam keterangan resminya, Jumat (9/10/2026). Melalui Tabungan Emas, nasabah dapat memiliki rekening emas untuk beberapa pilihan merek terkemuka seperti ANTAM Logam Mulia dan HRTA GOLD Emasku, dengan setoran awal mulai dari 0,02 gram atau sekitar Rp50.000. Pembelian selanjutnya dapat dilakukan mulai dari 0,005 gram atau sekitar Rp10.000, dengan kemudahan transaksi beli dan jual emas secara real-time sekaligus memantau pergerakan harga langsung di dalam aplikasi.

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Jakarta, Minat masyarakat terhadap kepemilikan emas terus menunjukkan perkembangan positif. Perkembangan tersebut turut menunjukkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses kepemilikan emas yang mudah, fleksibel, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Layanan tersebut hadir seiring dengan diperolehnya lisensi bullion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menjadikan Bank Mandiri sebagai bank konvensional pertama di Indonesia dengan lisensi bullion. Inisiatif ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mendorong dan memperkuat ekosistem bullion di Indonesia sebagaimana tercantum dalam Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Indonesia (RP2I) OJK. Melalui layanan emas di Livin' by Mandiri, setiap nasabah kini dapat mengakses investasi emas dengan lebih mudah dan terintegrasi secara digital.

Emas terbukti tetap menjadi instrumen investasi yang diminati di tengah dinamika ekonomi global. Melalui layanan emas di Livin' by Mandiri, kami tidak sekadar menyediakan etalase jual-beli emas digital. Sebagai wujud perluasan akses layanan finansial, ekosistem bullion mengusung fleksibilitas yang maksimal. Untuk memfasilitasi nasabah yang ingin mengakselerasi kepemilikan aset di depan, Bank Mandiri menghadirkan fasilitas pembiayaan KSM Emas (Kredit Serbaguna Mandiri Emas) berupa pembelian emas dengan mekanisme cicilan. Inovasi pembiayaan ini memberikan keunggulan berupa skema bunga ringan, cicilan bersaing dan saat lunas dapat langsung menjadi saldo Tabungan Emas yang dapat ditransaksikan (jual, beli dan ambil fisik). Lewat fitur ini, harga emas secara otomatis terkunci (price lock) pada saat pengajuan, sehingga membebaskan nasabah dari risiko kenaikan harga di masa depan dan rencana kepemilikan emas menjadi lebih terukur dan ringan. Bank Mandiri melengkapi ekosistemnya dengan fitur Ambil Emas. Saldo tabungan emas digital nasabah dapat dikonversi dan dicetak menjadi logam mulia batangan. Keunggulan utamanya, pengambilan fisik dapat dilakukan secara mandiri dan praktis melalui mesin inovatif ATM Emas Bank Mandiri maupun melalui jaringan kantor cabang dengan pilihan mereka sesuai dengan jenis tabungan Nasabah. Fleksibilitas ini membuat nasabah tidak perlu ragu untuk mulai menabung emas di Livin' karena pilihan untuk mengambil emas dalam bentuk fisik selalu tersedia. Untuk melakukan pengambilan fisik Tabungan Emas melalui ATM Emas, nasabah cukup membuka menu "Ambil Emas" di aplikasi Livin' by Mandiri, lalu memilih opsi pengambilan di ATM dan memindai kode QR pada mesin Mandiri ATM Emas. Selanjutnya, nasabah dapat mengikuti instruksi pada layar mesin untuk memilih pecahan emas, memasukkan kode verifikasi, dan mengambil emas fisik beserta struk transaksi. Kehadiran berbagai layanan tersebut semakin memperkuat peran Livin' by Mandiri sebagai platform yang mengintegrasikan beragam kebutuhan finansial nasabah dalam satu aplikasi. Hingga Agustus 2026, jumlah pengguna terdaftar Livin' by Mandiri telah mencapai 42,1 juta pengguna. Sebagai bagian dari Ekosistem Danantara yang terus menghadirkan transformasi nyata, Bank Mandiri menyiapkan sejumlah inovasi lanjutan untuk terus menyempurnakan ekosistem layanan ini. Sejumlah layanan yang disiapkan lain fitur Multiguna Emas untuk pengajuan pinjaman tunai dengan agunan emas, auto debet Emas guna memfasilitasi strategi investasi rutin yang disiplin, hingga fitur Transfer Emas antar sesama pengguna Livin'. Transformasi layanan Bullion ini merupakan lompatan inovasi nyata dari Livin' by Mandiri. Kami tidak sekadar berinovasi pada kelancaran transaksi, tetapi juga meredefinisi cara nasabah membangun dan melindungi kekayaan jangka panjang mereka, sejalan dengan semangat perseroan untuk terus Tumbuh Bersama, Majukan Indonesia," pungkas Saptari.