CV Mex Senar Fishing Menuntaskan Persyaratan Lingkungan untuk Operasional Penuh

oleh -42 Dilihat
oleh
CV Mex Senar Fishing Menuntaskan Persyaratan Lingkungan untuk Operasional Penuh

Kota Bitung | CV Mex Senar Fishing dinyatakan siap menjalankan operasional secara penuh setelah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan standar teknis pengelolaan lingkungan hidup. Perusahaan perikanan yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, tersebut telah memastikan dokumen lingkungan yang menjadi salah satu dasar penting dalam kegiatan usaha tersedia secara resmi.

Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) telah dimiliki oleh CV Mex Senar Fishing. Pemenuhan dokumen itu menunjukkan bahwa perusahaan telah menuntaskan kewajiban untuk merencanakan, melaksanakan, serta memantau pengelolaan dampak lingkungan yang mungkin timbul dari aktivitas operasionalnya. Kelengkapan tersebut juga menjadi bagian dari kesiapan perusahaan untuk menjalankan kegiatan secara tertib sesuai ketentuan yang berlaku.

Manager Operasional CV Mex Senar Fishing, Iqbal Tahumil, menyampaikan bahwa tidak ada lagi hambatan yang menghalangi operasional perusahaan setelah seluruh dokumen dan persyaratan terkait dipenuhi. “Untuk UKL-UPL, kami sudah memilikinya secara resmi,” kata Iqbal saat memberikan keterangan pada Jumat, 9 Oktober 2026, di Tanjung Merah, Bitung.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perusahaan kini memiliki landasan administratif dan teknis yang diperlukan untuk memasuki tahap operasional penuh. Selain mendukung kelancaran kegiatan usaha, kepemilikan dokumen lingkungan turut memperkuat komitmen CV Mex Senar Fishing terhadap pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Pelaksanaan kewajiban pemantauan dan pengelolaan secara konsisten diharapkan dapat menjaga kegiatan perikanan tetap berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan serta kepentingan masyarakat di sekitar lokasi perusahaan.

Dalam upaya menuntaskan persyaratan lingkungan untuk mendukung operasional penuh, CV Mex Senar Fishing menyatakan telah melengkapi sarana fisik yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan. Kesiapan fasilitas tersebut menjadi bagian penting dari langkah perusahaan untuk memastikan kegiatan operasional berlangsung dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku. Penyediaan sarana pendukung menunjukkan bahwa aspek lingkungan ditempatkan sebagai salah satu unsur yang perlu dipenuhi, tidak hanya sebagai pelengkap administratif.

Iqbal menjelaskan bahwa perusahaan telah memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sebagai fasilitas pendukung kegiatan operasional. Ketersediaan IPAL menjadi penanda bahwa perusahaan telah menyiapkan infrastruktur yang berkaitan dengan pengelolaan limbah sesuai kebutuhan operasional dan persyaratan lingkungan. Dengan adanya fasilitas tersebut, perusahaan memiliki sarana khusus yang ditujukan untuk mendukung proses pengolahan sebelum kegiatan berjalan secara penuh.

Pihak perusahaan juga menyatakan bahwa sistem pengolahan limbah yang tersedia telah memenuhi kelayakan standar teknis. Pernyataan ini menegaskan bahwa kesiapan fasilitas tidak hanya didasarkan pada keberadaannya secara fisik, tetapi juga pada penilaian kelayakan sistem yang digunakan. Pemenuhan standar teknis menjadi dasar bagi perusahaan dalam menunjukkan keseriusannya terhadap pengelolaan lingkungan dan pemenuhan persyaratan operasional.

Langkah melengkapi fasilitas pengolahan limbah tersebut memperkuat kesiapan CV Mex Senar Fishing dalam menjalankan kegiatan secara lebih tertib dan bertanggung jawab. Keberadaan IPAL, sebagaimana disampaikan Iqbal, menjadi bagian dari sarana pendukung yang diperlukan untuk memenuhi aspek perlindungan lingkungan. Melalui pemenuhan fasilitas dan kelayakan sistem pengolahan limbah, perusahaan berupaya memastikan bahwa pelaksanaan operasionalnya memiliki dukungan infrastruktur lingkungan yang memadai sesuai ketentuan teknis yang dipersyaratkan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung terus melakukan pengawasan rutin terhadap proses pembenahan yang dijalankan CV Mex Senar Fishing. Pengawasan tersebut menjadi bagian dari pendampingan untuk memastikan langkah perbaikan perusahaan berjalan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, petugas DLH memberikan perhatian pada sejumlah hal yang masih memerlukan penyempurnaan, sehingga perusahaan memiliki gambaran yang jelas mengenai tindak lanjut yang harus dilakukan.

Menurut Iqbal, pendampingan dari DLH dilakukan melalui pengawasan terhadap proses pembenahan, bukan sekadar pemeriksaan sesaat. Pemantauan secara berkala memungkinkan setiap perkembangan dicermati dan hal-hal yang belum sesuai dapat segera disampaikan kepada manajemen. Dengan demikian, perusahaan memperoleh arahan untuk memperbaiki bagian yang masih perlu ditangani tanpa mengabaikan tahapan yang telah berjalan.

Perhatian DLH terhadap aspek yang belum tuntas juga menjadi masukan penting bagi manajemen CV Mex Senar Fishing. Setiap catatan yang muncul dari pengawasan akan digunakan sebagai dasar untuk menyusun langkah perbaikan berikutnya. Proses tersebut menunjukkan bahwa pemenuhan persyaratan lingkungan dilakukan secara bertahap, dengan menyesuaikan tindakan perusahaan terhadap hasil pemantauan dan kebutuhan pembenahan di lapangan.

Manajemen menyatakan komitmennya untuk segera menyelesaikan setiap pembenahan yang dinilai masih diperlukan. Komitmen itu mencakup tindak lanjut atas catatan dan perhatian yang disampaikan selama proses pengawasan DLH Kota Bitung. Perusahaan juga akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar penyelesaian perbaikan berlangsung terarah. Pendampingan ini menjadi bagian penting dalam persiapan menuju operasional penuh, tanpa menyimpulkan bahwa seluruh aspek lingkungan telah memperoleh penilaian tertentu di luar informasi yang disampaikan.

Pembenahan di CV Mex Senar Fishing dilakukan setelah kelayakan operasional perusahaan menjadi sorotan Komisi I DPRD Bitung pada Juli. Perhatian tersebut muncul karena dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) belum sepenuhnya rampung. Kelengkapan dokumen lingkungan menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan perusahaan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus memberikan kepastian bahwa dampak operasional telah diperhitungkan dan dikelola secara bertanggung jawab.

Menindaklanjuti arahan serta masukan dari wakil rakyat, manajemen kemudian mempercepat proses penyelesaian seluruh izin yang diperlukan. Langkah tersebut mencakup pemenuhan persyaratan administratif dan koordinasi terkait dokumen lingkungan yang masih harus dilengkapi. Perusahaan juga membenahi sarana pendukung pengolahan limbah sebagaimana dipersyaratkan. Penyediaan fasilitas ini diarahkan untuk mendukung pengelolaan limbah dari kegiatan operasional, sehingga pelaksanaannya memiliki dasar yang lebih teratur dan dapat dipantau sesuai ketentuan yang berlaku.

Percepatan pembenahan itu menjadi bagian dari upaya manajemen menindaklanjuti evaluasi yang sebelumnya disampaikan Komisi I DPRD Bitung. Dengan penyelesaian dokumen dan pemenuhan fasilitas pendukung, perusahaan menyatakan bahwa persyaratan lingkungan telah dilengkapi. Keterangan tersebut sekaligus menjadi dasar bagi CV Mex Senar Fishing untuk menyatakan kesiapan menjalankan operasional secara penuh, dengan tetap menjadikan kelengkapan perizinan, dokumen UKL-UPL, serta sarana pengolahan limbah sebagai unsur pendukung utama kegiatan perusahaan.