Dari Jamming Lagu Jamrud ke Single Baru: Perjalanan Jamsky bersama John Paul Ivan

oleh -71 Dilihat
oleh
Dari Jamming Lagu Jamrud ke Single Baru: Perjalanan Jamsky bersama John Paul Ivan

Jakarta | Band pop rock/alternative Jamsky memperkenalkan “Taklukkan Dunia” sebagai single ketiga mereka, dengan gitaris John Paul Ivan turut terlibat dalam rilisan tersebut. Kabar ini menandai hadirnya materi terbaru dari kelompok yang mengusung nama Jamsky dan kini dikenal melalui formasi empat personel. Dalam pengumuman mengenai single ini, Jamsky menyampaikan nama lagu dan keterlibatan John Paul Ivan sebagai bagian dari kabar utama. Informasi tersebut memberi gambaran mengenai langkah terkini band tanpa perlu menambahkan rincian lain yang belum disampaikan. “Taklukkan Dunia” menjadi judul yang kini diperkenalkan kepada pendengar, sekaligus menjadi single ketiga dalam perjalanan Jamsky. Kehadiran musisi tamu pada gitar turut menjadi unsur penting dalam pengenalan karya ini, sesuai keterangan yang tersedia.

Jamsky terdiri atas Kiki Jems sebagai vokalis, Sony Evandher pada gitar, Rama pada drum, dan Fahim pada ritem. Keempat personel tersebut membentuk susunan band yang membawa nama Jamsky dalam aktivitas bermusik mereka. Peran masing-masing disebutkan secara jelas: Kiki Jems mengisi vokal, Sony Evandher memainkan gitar, Rama berada di balik drum, sedangkan Fahim menangani ritem. Dengan demikian, informasi tentang personel memberikan konteks dasar bagi pendengar yang baru mengenal kelompok ini. John Paul Ivan disebut sebagai gitaris yang terlibat bersama Jamsky dalam single terbaru, bukan sebagai pengganti atau tambahan permanen pada daftar personel yang telah disebutkan. Pembedaan ini penting untuk memahami kabar rilisan secara tepat: Jamsky tetap diperkenalkan melalui formasi intinya, sementara kolaborasi pada “Taklukkan Dunia” menghadirkan nama John Paul Ivan dalam konteks lagu tersebut.

Band ini terbentuk pada 2 Desember 2024, sebuah tanggal yang menjadi penanda awal perjalanan Jamsky sebagai kelompok. Dari pembentukan tersebut hingga pengenalan single ketiga, nama Jamsky kini hadir dengan susunan personel yang terdiri dari Kiki Jems, Sony Evandher, Rama, dan Fahim. Keterangan tentang tanggal berdiri dan formasi melengkapi kabar mengenai “Taklukkan Dunia” tanpa mengubah fokus utama: Jamsky merilis single ketiganya dengan keterlibatan John Paul Ivan pada gitar. Bagi pembaca, rangkaian informasi ini memperkenalkan siapa saja personel band, kapan kelompok tersebut terbentuk, serta apa yang menjadi kabar terbaru mereka. Jamsky pun dapat dikenali melalui identitas pop rock/alternative, formasi yang telah diumumkan, dan judul single ketiga tersebut. Penjelasan ini terbatas pada fakta yang tersedia, tanpa menyimpulkan tema lagu, proses rekaman, ataupun waktu perilisan yang tidak dicantumkan dalam informasi mengenai single ini.

Para personel Jamsky memiliki keterikatan melalui Jammers United Indonesia, komunitas yang menjadi ruang pertemuan bagi mereka. Dari hubungan dan kesamaan minat terhadap musik tersebut, muncul gagasan untuk membentuk sebuah band. Menurut Sony Evandher, ide itu berawal darinya. Setelah cukup lama vakum bermain band, ia merasa ingin kembali menjalani kegiatan bermusik bersama teman-temannya. Ia kemudian mengumpulkan mereka, bukan dengan rencana besar atau target yang langsung ditetapkan, melainkan untuk kembali memainkan musik dan menikmati prosesnya.

Pada masa awal, kegiatan mereka berlangsung sebagai sesi jamming di sela-sela waktu luang. Lagu-lagu Jamrud menjadi pilihan utama untuk dimainkan bersama. Pilihan itu mencerminkan kesenangan mereka terhadap musik band tersebut sekaligus memberi bahan yang sudah akrab bagi para personel untuk dibawakan. Mereka bisa bertemu, memainkan lagu, dan membangun kembali kebiasaan bermusik tanpa harus segera memikirkan arah profesional. Bagi Sony, kegiatan tersebut menjadi langkah sederhana untuk mengisi kembali ruang yang lama ditinggalkan setelah vakum bermain band.

Dari sesi jamming itu, kegiatan Jamsky perlahan berkembang. Mereka mulai mendapat kesempatan tampil di berbagai event dan gigs, sehingga pengalaman bermusik bersama tidak lagi hanya berlangsung dalam pertemuan santai. Penampilan tersebut menjadi bagian dari perjalanan kelompok, sekaligus memberi kesempatan kepada para personel untuk bermain di hadapan penonton. Seiring berjalannya kegiatan, Jamsky kemudian bergerak dari sekadar membawakan lagu-lagu Jamrud menuju upaya menciptakan materi sendiri. Peralihan itu tumbuh dari aktivitas yang dijalani bersama, bukan dari perubahan yang digambarkan sebagai rencana terperinci sejak awal. Dalam penuturan Sony, titik mulanya tetap sederhana: gagasan untuk kembali bermain band, ajakan kepada teman-teman, dan jamming ketika waktu memungkinkan. Pengalaman tampil kemudian menjadi jalan bagi Jamsky untuk melanjutkan kegiatan bermusik dengan identitas yang mulai dibangun melalui karya mereka sendiri.

Menurut penuturan Sony, awal kolaborasi Jamsky dengan John Paul Ivan bukanlah sebuah rencana besar yang disusun sejak awal, melainkan berangkat dari percakapan antarteman. Dalam obrolan tersebut, Sony menyampaikan kepada Ivan bahwa Jamsky memiliki materi lagu dan ingin mengajaknya berkolaborasi. Penyampaian itu menjadi langkah pembuka: sebuah ajakan yang disampaikan secara langsung, tanpa perlu dibingkai sebagai proses yang rumit. Dari percakapan sederhana itu, muncul kesempatan untuk mempertemukan materi milik Jamsky dengan pengalaman musisi yang telah dikenal luas.

Respons Ivan, sebagaimana diceritakan Sony, positif. Meski demikian, ia terlebih dahulu meminta untuk mendengar materi lagu yang dimaksud. Permintaan tersebut menunjukkan bahwa ajakan itu belum otomatis berubah menjadi kerja sama; Ivan perlu mengenal materi Jamsky sebelum memberikan jawaban lebih lanjut. Setelah materi diterima, jalan menuju kolaborasi pun terbuka. Rangkaian ini penting dicatat sesuai cerita Sony: ada penyampaian mengenai lagu, tanggapan yang baik, permintaan untuk mendengarkan materi, lalu terwujudnya kerja sama. Tidak ada alasan untuk menambahkan tahapan lain yang tidak disampaikan dalam penuturannya.

Kolaborasi itu kemudian menghasilkan “Taklukkan Dunia”, sebuah titik temu Jamsky dan John Paul Ivan. Kisah awalnya memperlihatkan bahwa sebuah kerja kreatif dapat berangkat dari komunikasi yang akrab, lalu berkembang ketika pihak yang diajak tertarik untuk mengenal materi yang ditawarkan. Namun, detail tentang bagaimana mereka mengolah lagu, membagi peran, atau menjalani proses rekaman tidak dijelaskan dalam keterangan Sony yang menjadi dasar kisah ini. Karena itu, yang dapat ditegaskan adalah asal mula ajakannya dan urutan respons yang membuat kolaborasi terjadi. Bagi perjalanan Jamsky, cerita tersebut memberi konteks tentang bagaimana lagu itu sampai melibatkan Ivan, tanpa mengubah obrolan awal menjadi kisah yang lebih dramatis daripada penuturan sumbernya.

Sejauh ini, Jamsky telah memperkenalkan tiga single dengan perjalanan yang menunjukkan langkah mereka membangun pijakan sebagai band. Single pertama, “K.O. Pramuka”, dirilis secara mandiri. Setelah itu, mereka merilis “Ular” bersama Krisyanto, vokalis Jamrud. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan Jamsky, terutama karena Jamrud merupakan bagian dari latar komunitas yang mempertemukan para personelnya. Single terbaru mereka, “Taklukkan Dunia”, menghadirkan kerja sama dengan John Paul Ivan dan menandai babak baru dalam proses kreatif band.

Hubungan Jamsky dengan Jamrud berawal dari kegemaran para personel terhadap band tersebut dan aktivitas mereka dalam komunitas penggemar. Namun, kedekatan itu tidak berarti Jamsky ingin menjadikan lagu-lagu Jamrud sebagai materi utama. Mereka belum berencana merilis ulang karya Jamrud. Pilihan tersebut sejalan dengan keinginan untuk melangkah sebagai kelompok musik dengan identitas sendiri, bukan sekadar dikenal karena keterkaitan dengan band yang mereka kagumi. Bagi Jamsky, karya orisinal menjadi ruang untuk memperlihatkan karakter, gagasan, dan arah musikal yang ingin dibangun bersama.

Rencana berikutnya adalah menyiapkan album yang berisi sembilan lagu. Album itu diharapkan dapat merangkum perkembangan Jamsky setelah merilis sejumlah single, sekaligus memberi pendengar gambaran lebih utuh tentang musik mereka.

Baca juga: Karang Taruna Turun Membantu Penanganan Karhutla, LMND Soroti Peran Bersama | BNPB Tegaskan Penindakan Pembakaran Hutan dan Dorong Pencegahan Bersama | Cuaca Panas Tak Surutkan Semangat, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Percepat Penyelesaian Akses Jalan Masyarakat