Dua Hari Dicari, Raden Ditemukan Selamat di Cikembang

oleh -244 Dilihat
oleh
Dua Hari Dicari, Raden Ditemukan Selamat di Cikembang

Kabupaten Sukabumi | Raden Soleh Putra, anak berusia 8 tahun asal Kampung Cibodas, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin (26/10/2026). Ia ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB di wilayah Cikembang, setelah sebelumnya dilaporkan hilang selama dua hari. Penemuan tersebut mengakhiri pencarian yang dilakukan setelah keluarga dan warga mengetahui Raden tidak berada di tempat yang diharapkan.

Kapolsek Cikembar, Iptu Yadi Suryadi, membenarkan bahwa Raden telah ditemukan. Informasi yang disampaikan warga turut membantu proses pencarian hingga keberadaan anak tersebut diketahui. Keterangan warga menjadi bagian penting dalam upaya mengumpulkan petunjuk mengenai lokasi Raden, sebelum ia akhirnya ditemukan di kawasan Cikembang. Pihak kepolisian memastikan kabar penemuan itu, sementara informasi awal yang tersedia menyebutkan bahwa Raden ditemukan selamat.

Raden berasal dari Kampung Cibodas, salah satu wilayah di Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar. Selama dua hari, statusnya sebagai anak yang dilaporkan hilang mendorong pencarian dan perhatian masyarakat setempat. Kabar bahwa ia ditemukan pada Senin siang pun menjadi perkembangan utama dalam peristiwa tersebut. Hingga informasi ini disampaikan, rincian lebih lanjut mengenai bagaimana Raden berada di Cikembang, serta rangkaian kejadian selama ia tidak diketahui keberadaannya, belum diuraikan. Tidak ada keterangan tambahan yang dapat memastikan secara rinci lokasi awal pencarian atau siapa saja yang pertama kali melihatnya.

Penemuan Raden menutup masa pencarian yang berlangsung sejak ia dilaporkan hilang, sekaligus membawa kabar lega bagi keluarga dan warga yang terlibat membantu. Peran informasi masyarakat dalam kejadian ini juga menunjukkan pentingnya menyampaikan petunjuk kepada pihak terkait ketika seseorang dilaporkan tidak diketahui keberadaannya. Kepolisian melalui Kapolsek Cikembar telah mengonfirmasi bahwa anak tersebut ditemukan dalam kondisi selamat. Untuk saat ini, fakta utama yang telah dipastikan adalah identitas dan usianya, asal kampungnya, waktu serta wilayah penemuan, dan bantuan informasi warga dalam menemukan Raden. Informasi lanjutan mengenai penanganan setelah penemuan belum disampaikan.Menurut keterangan Iptu Yadi, Raden ditemukan setelah seorang tetangganya melihat sosok yang dikenalnya sedang berjalan di wilayah Cikembang. Tetangga tersebut saat itu hendak pergi ke Cibadak. Dalam perjalanan, ia melihat Raden melintas dan segera mengenali bahwa orang yang dijumpainya adalah tetangganya yang telah dicari selama dua hari. Pertemuan itu menjadi titik penting dalam pencarian Raden.

Setelah mengenali Raden, tetangga itu menghampiri dan memastikan bahwa sosok tersebut memang dirinya. Saat ditemui, Raden sedang berjalan bersama seorang pengamen yang tidak dikenal. Keterangan yang disampaikan Iptu Yadi hanya menyebut keberadaan pengamen tersebut bersama Raden, tanpa menjelaskan identitas atau informasi lain mengenai orang itu. Dengan demikian, hal utama dalam penemuan tersebut adalah pengenalan Raden oleh tetangganya ketika mereka berpapasan di Cikembang.

Tetangga itu kemudian membawa kabar bahwa Raden telah ditemukan. Peristiwa tersebut mengakhiri pencarian yang berlangsung selama dua hari dan memastikan bahwa Raden berada dalam keadaan selamat. Penemuan itu bermula dari pengamatan sederhana saat tetangganya hendak menuju Cibadak: ia melihat Raden berjalan, mengenalinya, lalu mendekat untuk memastikan. Informasi ini disampaikan Iptu Yadi sebagai rangkaian kejadian yang membuat keberadaan Raden diketahui.

Lokasi Cikembang menjadi tempat Raden terlihat setelah sebelumnya dicari. Tidak ada keterangan tambahan mengenai alasan ia berada di wilayah tersebut ataupun tujuan perjalanannya. Begitu pula, keterangan tentang pengamen yang berjalan bersamanya terbatas pada keberadaannya saat Raden ditemukan. Fakta yang disampaikan tetap berpusat pada peran tetangga yang mengenali Raden, menghampirinya, dan mengetahui bahwa ia berada di sana dalam keadaan selamat.

Temuan ini menunjukkan bagaimana perjumpaan di jalan dapat membantu mengungkap keberadaan seseorang yang sedang dicari. Tetangga Raden tidak hanya melihatnya dari kejauhan, tetapi juga mengenalinya dan menghampiri untuk memastikan. Berkat pengenalan tersebut, kabar mengenai Raden dapat diketahui setelah dua hari pencarian. Berdasarkan keterangan Iptu Yadi, urutan kejadian itu berlangsung saat tetangga tersebut hendak pergi ke Cibadak dan melihat Raden berjalan di wilayah Cikembang.

Raden dilaporkan hilang sejak Sabtu (24/10/2026), setelah keluar dari rumah sekitar pukul 14.00 WIB. Ibunya, Ida Nurhayati (40), mengatakan bahwa saat itu anaknya berpamitan untuk membeli tahu krispi. Kepergian tersebut semula dipahami sebagai urusan singkat di sekitar rumah, sehingga keluarga menunggu Raden kembali setelah membeli makanan. Namun, waktu berlalu dan Raden tidak kunjung pulang. Situasi itu kemudian menimbulkan kekhawatiran bagi keluarga, yang tidak mengetahui keberadaannya berdasarkan informasi awal yang tersedia.

Keterangan Ida mengenai waktu dan tujuan Raden pergi menjadi bagian dari kronologi awal pencarian. Raden terakhir diketahui keluar rumah pada siang hari, sekitar pukul 14.00 WIB, dengan maksud membeli tahu krispi. Tidak ada keterangan dalam informasi yang tersedia mengenai barang lain yang dibawa atau rute yang ditempuhnya setelah meninggalkan rumah. Karena itu, kronologi awal dapat dipastikan sebatas waktu keberangkatan dan tujuan yang disampaikan kepada ibunya. Setelah Raden tidak kembali, keluarga mulai mencari tahu keberadaannya.

Menurut hasil pemeriksaan awal yang disampaikan Yadi, Raden mengaku pada mulanya tidak berniat pergi jauh dari lingkungan rumah. Perubahan dari rencana awal itu, berdasarkan pengakuannya, terjadi setelah ia bertemu orang lain. Raden kemudian mengatakan bahwa dirinya diajak oleh seorang anak laki-laki berusia sekitar 11 tahun untuk mencari barang bekas atau rongsokan. Dalam keterangan tersebut, ia juga mengaku akhirnya ditinggalkan di Cikembang. Informasi ini menggambarkan kronologi berdasarkan pemeriksaan awal, bukan rincian tambahan mengenai bagaimana pertemuan berlangsung atau perjalanan yang dijalani.

Dengan demikian, keterangan yang dapat disampaikan sejauh ini mencakup dua bagian utama: Raden keluar rumah untuk membeli tahu krispi pada Sabtu siang dan kemudian, menurut pengakuannya, diajak mencari barang bekas sebelum ditinggalkan di Cikembang. Belum ada rincian lebih lanjut dalam keterangan yang tersedia tentang proses setelah ia pergi, termasuk urutan perjalanan maupun keadaan selama berada di lokasi tersebut. Penyampaian kronologi secara terbatas membantu membedakan informasi yang telah disebutkan dari hal-hal yang belum dijelaskan.

Setelah menerima laporan mengenai Raden, pihak kepolisian menindaklanjuti informasi tersebut dan memastikan keadaan anak itu sebelum ia dipulangkan. Pemeriksaan kondisi dilakukan agar kepulangannya kepada keluarga berlangsung setelah polisi mengetahui bahwa Raden berada dalam keadaan aman. Setelah dipastikan, Raden kemudian kembali ke rumah orang tuanya. Langkah ini menjadi bagian dari tindak lanjut setelah ia ditemukan, menyusul pencarian yang berlangsung selama dua hari di kawasan Cikembang.

Menurut Yadi, Raden kini sudah berada kembali bersama orang tuanya. Secara jasmani dan rohani, kondisinya disebut sehat. Meski demikian, pengalaman tersebut masih meninggalkan rasa takut pada diri Raden. Keluarga dapat mendampingi dan menenangkan anak itu selama ia kembali menyesuaikan diri dengan suasana rumah dan rutinitas sehari-hari. Keterangan mengenai keadaan Raden ini memberi gambaran bahwa ia telah pulang dengan selamat, walaupun masih membutuhkan perhatian dari orang-orang terdekatnya.

Kepulangan Raden menjadi kabar melegakan bagi keluarga setelah dua hari mencarinya. Namun, rasa takut yang masih dirasakan anak tersebut tetap perlu diperhatikan. Orang tua diharapkan memberi dukungan dan memastikan Raden merasa aman, tanpa mengabaikan pengalaman yang baru dialaminya. Pendampingan keluarga dapat membantu anak menjalani kembali aktivitasnya secara bertahap, sesuai kenyamanan dan kondisinya. Keterangan Yadi mengenai keadaan Raden menjadi informasi penting setelah anak itu berhasil ditemukan dan dibawa kembali ke rumah.

Pihak kepolisian juga mengimbau para orang.