Jakarta | Harga BBM yang dijual oleh Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo tidak mengalami perubahan per 1 November 2026. Dengan demikian, harga produk dari badan usaha penyedia bahan bakar tersebut masih sama dengan harga yang berlaku pada Oktober 2026. Penyesuaian harga yang biasanya menjadi perhatian konsumen pada awal bulan ini tidak terjadi.
Kondisi tersebut berlaku untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi. Harga BBM subsidi tetap seperti bulan sebelumnya, sementara harga BBM nonsubsidi dari masing-masing penyedia juga tidak berubah. Artinya, konsumen yang mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina, BP-AKR, Shell, atau Vivo dapat menjadikan harga Oktober sebagai acuan untuk periode awal November, dengan tetap memperhatikan jenis produk yang dipilih.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga menyampaikan bahwa tidak ada perubahan harga BBM. Keterangan ini menegaskan bahwa harga produk Pertamina pada 1 November masih mengikuti ketentuan yang berlaku pada Oktober. Tidak ada penyesuaian baru yang diumumkan untuk tanggal tersebut, baik pada kelompok BBM subsidi maupun nonsubsidi.
Kesamaan harga dari bulan ke bulan membantu konsumen memperkirakan pengeluaran untuk kebutuhan bahan bakar. Meski demikian, harga dapat berbeda menurut jenis produk dan wilayah, sehingga pengecekan informasi pada kanal resmi penyedia tetap dapat dilakukan apabila konsumen memerlukan rincian tertentu. Pernyataan bahwa harga tidak berubah merujuk pada kondisi per 1 November 2026, bukan jaminan bahwa harga akan tetap sama sepanjang bulan atau pada periode berikutnya.
Bagi masyarakat yang membandingkan pilihan BBM, informasi utama pada awal November ini adalah belum adanya perubahan harga dari empat badan usaha tersebut dibandingkan Oktober. Karena itu, konsumen tidak perlu menganggap pergantian bulan sebagai tanda bahwa tarif otomatis naik atau turun. Perubahan baru perlu diperhatikan apabila penyedia menyampaikan pengumuman resmi berikutnya. Sampai informasi per 1 November 2026, harga BBM subsidi dan nonsubsidi dari Pertamina, BP-AKR, Shell, serta Vivo masih berada pada tingkat yang sama seperti bulan sebelumnya.
Untuk gambaran harga BBM Pertamina di wilayah DKI Jakarta per 3 November 2026, produk bensin nonsubsidi memiliki rentang harga yang berbeda menurut jenis dan tingkat oktannya. Pertamax dengan RON 92 tercatat Rp15.950 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 dijual Rp19.150 per liter, dan Pertamax Turbo dibanderol Rp19.600 per liter. Angka tersebut menjadi contoh rincian harga pada SPBU di Jakarta, sehingga konsumen dapat membandingkan pilihan bensin berdasarkan kebutuhan kendaraan serta anggaran pengisian.
Perbedaan harga ketiga produk bensin tersebut berkaitan dengan varian produk yang tersedia. Pertamax RON 92 merupakan pilihan dengan harga paling rendah di tiga produk yang disebutkan, sedangkan Pertamax Turbo berada pada angka tertinggi. Pertamax Green 95 berada di keduanya. Konsumen sebaiknya tetap memperhatikan rekomendasi jenis bahan bakar pada kendaraan masing-masing, bukan hanya mempertimbangkan harga per liter. Dengan demikian, pemilihan BBM dapat disesuaikan dengan spesifikasi mesin dan penggunaan sehari-hari.
Untuk bahan bakar diesel nonsubsidi, Dexlite tercatat seharga Rp23.700 per liter di DKI Jakarta. Pertamina Dex berada di tingkat harga yang lebih tinggi, yakni Rp25.200 per liter. Keduanya merupakan produk diesel dengan harga berbeda, sehingga pemilik kendaraan dapat memeriksa kecocokan produk dengan panduan kendaraan dan membandingkan biaya pengisian sebelum bertransaksi. Rincian tersebut melengkapi gambaran harga produk Pertamina nonsubsidi, selain varian bensin yang telah disebutkan di atas.
Selain produk nonsubsidi, harga yang dicantumkan juga mencakup BBM dengan penetapan harga subsidi. Pertalite tercatat Rp10.000 per liter, sedangkan solar subsidi berharga Rp6.800 per liter. Nilai ini melengkapi rincian harga Pertamina untuk contoh SPBU di DKI Jakarta pada tanggal yang dibahas. Harga dapat menjadi acuan awal saat merencanakan pengeluaran bahan bakar, tetapi pengendara perlu memastikan informasi terbaru melalui kanal resmi atau papan harga di SPBU, karena penetapan dan ketersediaan produk dapat berubah mengikuti kebijakan yang berlaku.
Untuk konsumen yang memantau harga bahan bakar diesel pada awal November 2026, dua angka yang dicantumkan dalam informasi ini adalah Rp25.420 per liter untuk BP Ultimate Diesel dan Rp25.420 per liter untuk Shell V-Power Diesel. Nilainya sama, tetapi kesamaan tersebut sebaiknya dibaca terbatas pada harga yang disebutkan, bukan sebagai bukti bahwa kedua produk memiliki cakupan wilayah, ketentuan, atau waktu penetapan yang identik. Nama produk juga perlu diperhatikan saat membandingkan daftar harga, karena angka ini merujuk secara khusus pada varian diesel premium masing-masing penyedia.
Untuk BP-AKR, harga BP Ultimate Diesel sebesar Rp25.420 per liter dicantumkan dengan cakupan Jabodetabek hingga Jawa Timur. Keterangan wilayah itu penting bagi pembaca yang hendak menggunakan angka tersebut sebagai acuan, sebab harga yang tersedia tidak dinyatakan berlaku secara nasional. Dengan demikian, konsumen di luar wilayah yang disebutkan tidak sebaiknya langsung menganggap harga di daerahnya sama. Informasi ini memberikan rentang cakupan yang dinyatakan, tetapi tidak merinci harga pada setiap kota atau stasiun pengisian. Pemeriksaan langsung terhadap informasi lokal tetap dapat membantu memastikan angka yang berlaku di lokasi tertentu.
Sementara itu, harga Shell V-Power Diesel tercatat Rp25.420 per liter, dengan keterangan bahwa harga produk tersebut berlaku per 1 November 2026. Keterangan tanggal ini menjadi acuan waktu untuk angka Shell dan perlu dibedakan dari rincian wilayah yang tersedia untuk BP-AKR. Informasi yang disebutkan tidak memberikan cakupan wilayah khusus bagi harga Shell, sehingga tidak tepat menyimpulkan bahwa angka itu berlaku di seluruh daerah atau membatasi berlakunya pada wilayah BP-AKR. Bagi pembaca yang membandingkan kedua produk, catat harga per liter, nama varian, tanggal yang dicantumkan, dan wilayah yang secara eksplisit disebutkan. Cara membaca rincian tersebut menjaga perbandingan tetap akurat tanpa mengisi bagian yang tidak tersedia dengan asumsi.
Harga bensin Vivo Revvo 92 per 3 November 2026 tidak mengalami perubahan. Produk tersebut tetap dijual dengan harga Rp16.130 per liter, sehingga konsumen yang menggunakan Revvo 92 dapat menjadikan angka itu sebagai acuan untuk tanggal tersebut. Informasi ini melengkapi daftar harga bahan bakar dari sejumlah penyedia yang menjadi perhatian pengendara.
Rekapitulasi harga yang perlu dicermati mencakup Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex dari Pertamina, serta BP Ultimate Diesel dan Shell V-Power Diesel dari penyedia lain. Revvo 92 dari Vivo juga termasuk dalam daftar. Untuk produk bersubsidi, perbandingan turut mencakup Pertalite dan solar subsidi. Dengan demikian, daftar tersebut meliputi beberapa jenis bensin dan diesel, baik produk nonsubsidi maupun produk bersubsidi.
Namun, bahan informasi yang tersedia untuk bagian ini hanya mencantumkan angka Revvo 92 secara eksplisit, yaitu Rp16.130 per liter. Harga masing-masing produk lain—termasuk Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, BP Ultimate Diesel, Shell V-Power Diesel, Pertalite, dan solar subsidi—tidak disertakan dalam data yang menjadi dasar penulisan ini. Karena itu, angka untuk produk-produk tersebut tidak dicantumkan di sini agar rekap tidak memuat informasi yang belum terverifikasi.
Sebelum mengisi atau menggunakan daftar harga lengkap, pembaca sebaiknya merujuk pada tabel maupun pengumuman resmi yang memuat nominal setiap produk.
Baca juga: Harga BBM Pertamina pada Awal November 2026: Rincian dan Perubahannya | Harga BBM Indonesia per 1 November 2026: Rincian Pertamina dan SPBU Swasta | Harga BBM Pertamina per 1 November 2026: Tarif Jakarta Belum Berubah
25 kunjungan


































