Media Cup 2026 Hadirkan 16 Tim, Jaga Tradisi Kebersamaan Antarawak Media

oleh -81 Dilihat
oleh
Media Cup 2026 Hadirkan 16 Tim, Jaga Tradisi Kebersamaan Antarawak Media

Jakarta | PSSI Pers kembali menggelar Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, turnamen mini soccer yang mempertemukan awak media dari berbagai organisasi dan perusahaan pers. Kompetisi antarmedia ini memasuki edisi kelima, sekaligus menegaskan keberlanjutannya sebagai agenda rutin sejak pertama kali diselenggarakan pada 2022. Selama lima edisi, turnamen tersebut menjadi ruang bagi para jurnalis untuk berinteraksi di luar kegiatan peliputan sehari-hari. Melalui olahraga, peserta dapat membangun komunikasi dan kebersamaan dalam suasana yang berbeda dari rutinitas kerja. Penyelenggaraan tahunan ini juga menjaga tradisi pertemuan antarkalangan media, dengan sepak bola sebagai sarana untuk mempererat hubungan sekaligus menghadirkan persaingan yang sehat.

Media Cup tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 3–5 November di ASIOP Stadium, Jakarta Pusat. Sebelum pertandingan dimulai, konferensi pers dan pengundian pembagian tim telah dilaksanakan di GBK Arena, Jakarta, pada Selasa. Sebanyak 16 tim akan ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Jumlah peserta itu menunjukkan partisipasi yang melibatkan banyak kelompok media, yang akan bertemu dalam rangkaian pertandingan selama tiga hari. Pengundian menjadi bagian penting dari persiapan karena menentukan pembagian peserta ke dalam kelompok pertandingan. Setelah itu, setiap tim dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi lawan sekaligus membangun kekompakan sebelum berlaga. Dengan lokasi yang berada di Jakarta Pusat, turnamen ini kembali menghadirkan pertemuan para awak media di ibu kota.

Corporate Services Cendrawasih Karsa, Tigor Shalom Boboy, berharap Media Cup dapat terus diselenggarakan pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, keberlanjutan kegiatan ini penting untuk menjaga ruang kebersamaan yang telah terbentuk di para pekerja media. Ia juga mengingatkan peserta agar menempatkan persaingan hanya di lapangan. Ketika pertandingan selesai, hubungan baik antarpeserta tetap perlu dijaga, terlepas dari hasil yang diperoleh masing-masing tim. Sportivitas, sikap saling menghormati, dan semangat kebersamaan diharapkan menjadi bagian utama dari turnamen, bukan semata-mata mengejar kemenangan. Pesan tersebut menegaskan bahwa Media Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga kesempatan bagi para awak media untuk memperkuat relasi melalui kegiatan bersama.

Media Cup 2026 akan mempertemukan 16 tim dari berbagai organisasi media dalam kompetisi mini soccer antarmedia. Dengan jumlah peserta tersebut, turnamen ini kembali menjadi ruang bagi para awak media untuk berkompetisi sekaligus memperkuat kebersamaan di luar aktivitas jurnalistik sehari-hari. Persaingan diperkirakan menarik karena pesertanya berasal dari beragam perusahaan dan jaringan media, dengan latar yang berbeda-beda.

Perhatian juga tertuju pada SCTV, yang memasuki edisi tahun ini dengan status sebagai juara bertahan. Tim tersebut sebelumnya menjuarai tiga edisi secara beruntun, sebuah pencapaian yang menempatkannya sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan. SCTV tentu akan berusaha menjaga performa dan tradisi kemenangan itu, sementara tim-tim lain berpeluang menghadirkan persaingan yang lebih ketat. Namun, status juara bertahan tidak serta-merta memastikan hasil yang sama pada edisi 2026.

Sejumlah peserta lain yang disebutkan meliputi Skor Indonesia, ANTV, TV One, RTV, TVRI, detik, Trans7, Kompas TV, Tribun Network, Metro TV, BTV, dan Garuda TV. Kehadiran nama-nama tersebut menunjukkan bahwa turnamen ini merangkul beragam pelaku media, mulai dari stasiun televisi hingga perusahaan dan jaringan pemberitaan. Masing-masing tim akan membawa semangat untuk mewakili institusinya di lapangan.

Dengan total 16 tim yang terlibat, Media Cup 2026 menawarkan kesempatan bagi banyak awak media untuk ambil bagian dalam ajang olahraga bersama. Kompetisi mini soccer ini bukan hanya berpusat pada perebutan gelar, tetapi juga menjaga tradisi kebersamaan antarawak media. Pertemuan di lapangan dapat menjadi sarana menjalin hubungan, membangun kerja sama, dan menikmati persaingan secara sportif. Di tengah antusiasme peserta, kiprah SCTV sebagai juara bertahan akan menjadi salah satu sorotan, sedangkan tim-tim lain berupaya menunjukkan kemampuan mereka. Turnamen ini pun menghadirkan kombinasi kompetisi dan interaksi lintas organisasi media, tanpa menghilangkan nilai kebersamaan yang menjadi bagian penting dari penyelenggaraannya.

Media Cup 2026 tidak hanya dirancang sebagai kompetisi sepak bola antartim media. Ajang ini juga membawa tujuan sosial, yakni menyediakan ruang bagi para pekerja media untuk bertemu, berinteraksi, dan membangun hubungan di luar rutinitas pekerjaan. Kehadiran 16 tim memberi kesempatan kepada awak dari berbagai perusahaan untuk berbagi pengalaman sekaligus menikmati kegiatan olahraga bersama.

Anggota Exco PSSI, Muhammad, menyambut positif kesempatan tersebut. Menurutnya, Media Cup dapat menjadi wadah bagi pekerja media untuk menyalurkan hobi, khususnya bermain sepak bola, dalam suasana yang terorganisasi. Pertandingan mempertemukan orang-orang yang sehari-hari berkutat dengan tugas jurnalistik dan pekerjaan media, tetapi mungkin jarang memiliki waktu untuk beraktivitas bersama.

Selain menyalurkan minat olahraga, pertemuan di lapangan membuka peluang untuk berkenalan dengan rekan dari perusahaan lain. Interaksi antarpeserta dapat memperluas jaringan dan menumbuhkan kedekatan di sesama awak media. Nilai kebersamaan ini menjadi bagian penting dari penyelenggaraan turnamen, karena hubungan yang terjalin tidak berhenti pada hasil pertandingan atau posisi akhir klasemen.

Ketua PSSI Pers Robbi Yanto juga menekankan bahwa tujuan Media Cup tidak semata-mata mengejar gelar juara. Turnamen ini menjadi momen bagi awak media untuk berkumpul, menjaga silaturahmi, dan menikmati waktu bersama di tengah dinamika industri media. Dalam lingkungan kerja yang bergerak cepat dan penuh tuntutan, kesempatan untuk berkumpul secara langsung memiliki arti tersendiri.

Ajang olahraga tersebut sekaligus memberi ruang bagi peserta untuk sejenak mengambil jarak dari pekerjaan. Mereka dapat mengalihkan perhatian dari tenggat, liputan, dan kesibukan harian, lalu memusatkan diri pada permainan serta kebersamaan dengan rekan-rekan. Jeda ini bukan berarti mengabaikan tanggung jawab, melainkan kesempatan untuk menyegarkan diri melalui aktivitas yang disukai dan interaksi sosial.

Dengan demikian, semangat Media Cup mencakup lebih dari persaingan di lapangan. Kompetisi tetap memberi motivasi bagi setiap tim untuk tampil sebaik mungkin, tetapi manfaat sosialnya hadir melalui perjumpaan dan hubungan yang terbangun antarpeserta. Tradisi berkumpul yang dijaga melalui turnamen ini memperkuat ikatan di pekerja media dari beragam perusahaan, sekaligus menegaskan bahwa olahraga dapat menjadi sarana untuk merawat kebersamaan di tengah perubahan dan kesibukan industri.

Direktur Kompetisi i.League, Asep Saputra, mengapresiasi konsistensi PSSI Pers dalam menggelar Media Cup hingga memasuki edisi kelima pada 2026. Menurutnya, mempertahankan sebuah kegiatan agar terus berlangsung secara rutin bukan perkara mudah. Karena itu, keberlanjutan turnamen ini dinilai sebagai pencapaian penting sekaligus bentuk komitmen penyelenggara untuk menjaga ruang kebersamaan bagi insan media melalui sepak bola.

Asep juga mengingatkan bahwa sebuah kompetisi tidak cukup hanya terselenggara. Nilai kompetitif perlu hadir dan didukung sistem serta format pertandingan yang dirancang dengan baik. Kejelasan aturan membantu seluruh peserta memahami jalannya turnamen, sementara pelaksanaan yang tertib dapat menjaga kualitas persaingan. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi agar pertandingan berlangsung adil, teratur, dan tetap mengedepankan semangat olahraga.

Ketua Media Cup 2026, Nizar Galang, berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses. Ia ingin turnamen berlangsung kompetitif, tetapi tetap menjunjung tinggi sportivitas di seluruh tim. Harapan tersebut mencakup bukan hanya jalannya pertandingan, melainkan juga suasana kebersamaan yang menjadi bagian penting dari Media Cup. Sikap saling menghormati, baik di dalam maupun di luar lapangan, diharapkan terus terjaga sepanjang acara.

Nizar turut menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung penyelenggaraan edisi kelima ini.