Menjelang Aksi 28 Oktober, Personel dan Kendaraan Taktis Bersiap di Bundaran HI

oleh -61 Dilihat
oleh
Demo 28 Oktober di Jakarta: Titik Terdampak dan Cara Memantau Lalu Lintas

Jakarta | Persiapan pengamanan mulai terlihat di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, menjelang aksi Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Komite Sadar) pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda dan dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB. Sejumlah personel gabungan telah bersiaga di sekitar bundaran untuk mengantisipasi perkembangan situasi sebelum dan selama aksi berlangsung. Kehadiran petugas tampak di beberapa titik strategis, termasuk area yang menjadi akses menuju lokasi berkumpul. Persiapan ini dilakukan sebelum waktu yang telah ditetapkan oleh penyelenggara aksi.

Personel dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja terlihat menjalankan tugas pengamanan dan pemantauan di kawasan tersebut. Penempatan petugas di sekitar Bundaran HI mencakup pengawasan terhadap situasi umum dan arus kendaraan yang melintas. Kendaraan taktis milik Brimob juga disiagakan di lokasi sebagai bagian dari dukungan pengamanan. Selain itu, sebuah ambulans turut berada dalam kesiapan untuk mengantisipasi kebutuhan penanganan medis apabila diperlukan. Keberadaan berbagai unsur dan perlengkapan tersebut menunjukkan bahwa aparat telah menyiapkan dukungan untuk menjaga situasi tetap terkendali selama kegiatan berlangsung.

Di depan pos polisi, terdapat posko kecil yang digunakan untuk memantau keadaan. Dari posko tersebut, petugas mengamati situasi melalui rekaman pemantauan, sehingga perkembangan di sekitar bundaran dapat diketahui. Pemantauan ini melengkapi pengawasan langsung oleh personel yang berjaga di lapangan. Hingga menjelang waktu aksi, fokus persiapan berada pada kesiapan petugas, kendaraan pendukung, layanan medis, dan pemantauan lokasi. Kondisi di Bundaran HI dapat berubah mengikuti dinamika massa dan lalu lintas, sehingga pengawasan dilakukan secara berkelanjutan. Masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut perlu memperhatikan arahan petugas serta informasi lalu lintas yang tersedia pada hari pelaksanaan.Di tengah persiapan menjelang aksi 28 Oktober di Bundaran HI, arus kendaraan di sekitar kawasan tersebut masih terpantau ramai lancar. Sepeda motor dan mobil tetap dapat melintas seperti biasa, sementara personel serta kendaraan taktis bersiap di lokasi. Kehadiran aparat dan perlengkapan pengamanan belum berarti penutupan jalan atau pengalihan arus telah diberlakukan. Pengguna jalan masih bisa melewati kawasan Bundaran HI, dengan tetap memperhatikan situasi dan arahan petugas yang berjaga.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Firman Darmansyah menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan. Dengan demikian, pengaturan kendaraan dapat berubah apabila keadaan memerlukan, tetapi keputusan tersebut bergantung pada perkembangan situasi. Aparat telah bersiap untuk melakukan pengalihan arus bila diperlukan. Kesiapan itu merupakan bagian dari langkah antisipasi, bukan penanda bahwa perubahan rute sudah berlaku saat ini.

Perhatian pengaturan terutama tertuju pada Jalan Sudirman-Thamrin, termasuk jalur dari arah selatan menuju utara. Ruas ini menjadi salah satu titik yang dipantau karena berada di sekitar lokasi kegiatan dan berpotensi terdampak jika situasi berubah. Untuk sementara, kendaraan masih dapat melintas tanpa pengalihan yang dinyatakan berlaku. Pengendara disarankan menjaga jarak, mengikuti rambu serta petunjuk petugas, dan mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi perjalanan. Informasi mengenai rekayasa lalu lintas sebaiknya dipantau secara berkala, terutama bagi pengguna jalan yang hendak melewati koridor Sudirman-Thamrin. Jika pengalihan diperlukan, petugas akan mengarahkan kendaraan sesuai kondisi aktual di lapangan, sehingga pengguna jalan dapat menyesuaikan perjalanan dengan tertib tanpa menghambat arus di sekitarnya.

Menjelang aksi pada 28 Oktober, kesiapan pengaturan kendaraan di sekitar Bundaran HI menjadi salah satu perhatian. Firman menyampaikan bahwa sebanyak 1.249 personel polisi lalu lintas dikerahkan. Jumlah tersebut disiapkan untuk membantu mengatur arus kendaraan ketika aktivitas demonstrasi berpotensi berlangsung. Kehadiran personel lalu lintas ditujukan agar pergerakan kendaraan di kawasan itu tetap dapat ditangani di tengah kemungkinan perubahan kondisi jalan. Informasi mengenai jumlah personel tersebut berasal dari Firman, sehingga angka 1.249 merujuk pada keterangan yang ia sampaikan. Pengerahan ini berkaitan dengan kebutuhan pengaturan lalu lintas, bukan penjelasan mengenai rincian lain yang tidak disampaikan.

Potensi demonstrasi dapat memengaruhi kelancaran perjalanan kendaraan di area yang menjadi perhatian. Dalam situasi seperti itu, pengaturan arus diperlukan untuk membantu pengguna jalan menghadapi dinamika lalu lintas. Personel polisi lalu lintas yang dikerahkan diharapkan mendukung kebutuhan tersebut, terutama ketika aktivitas aksi berlangsung dan kondisi kendaraan di sekitar Bundaran HI perlu diperhatikan. Keterangan Firman mengenai 1.249 personel memberi gambaran tentang skala dukungan yang disiapkan untuk pengaturan kendaraan. Namun, informasi yang tersedia tidak menjelaskan pembagian tugas, lokasi penempatan, atau pola pengaturan yang akan diterapkan. Karena itu, angka tersebut sebaiknya dipahami sesuai konteks yang disampaikan, yakni dukungan personel untuk membantu mengatur arus lalu lintas.

Kesiapan tersebut menjadi bagian dari perhatian menjelang tanggal 28 Oktober, ketika potensi aktivitas demonstrasi dapat berdampak pada arus kendaraan. Bagi masyarakat yang melintas, kondisi lalu lintas dapat berubah mengikuti situasi di lapangan. Pengerahan personel lalu lintas dimaksudkan untuk membantu mengelola pergerakan kendaraan, bukan memastikan bahwa perjalanan akan selalu berjalan tanpa hambatan. Firman menyebut jumlah 1.249 personel sebagai kekuatan yang disiapkan untuk membantu pengaturan arus. Tanpa keterangan tambahan tentang strategi atau pembagian personel, fokus informasi tetap pada jumlah yang disampaikan dan tujuannya. Dengan demikian, kesiapan lalu lintas di sekitar Bundaran HI diarahkan untuk mendukung pengaturan kendaraan di tengah potensi kegiatan demonstrasi tersebut.

Selain Bundaran HI, aksi penyampaian pendapat pada 28 Oktober 2026 juga dijadwalkan berlangsung di sejumlah kawasan lain di Jakarta. Lokasi yang tercantum dalam pengumuman meliputi Gedung DPR/MPR RI, Monas, dan Tugu Tani. Dengan beberapa titik kegiatan yang tersebar, dampak terhadap lalu lintas dapat dirasakan di sekitar lokasi aksi maupun pada ruas jalan yang menjadi akses menuju kawasan tersebut. Pengguna jalan sebaiknya memperhitungkan kondisi ini saat menyusun rencana perjalanan, terutama bila tujuan mereka berada di pusat kota atau melewati jalur-jalur yang berdekatan dengan lokasi kegiatan.

Jadwal umum yang dicantumkan dalam pengumuman adalah mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Waktu berakhirnya kegiatan tidak disebutkan secara pasti, sehingga durasi pengaruhnya terhadap arus lalu lintas dapat berubah mengikuti perkembangan di lapangan. Kepadatan diperkirakan berpotensi terjadi di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Monas, Tugu Tani, serta Bundaran HI, khususnya ketika peserta mulai berdatangan atau meninggalkan lokasi. Rekayasa arus, termasuk pengalihan atau pembatasan kendaraan, dapat diberlakukan secara situasional oleh petugas. Karena itu, kondisi jalan dan rute yang dapat dilalui mungkin berubah sewaktu-waktu.

Masyarakat yang tidak memiliki keperluan di area aksi diimbau untuk menghindari kawasan-kawasan tersebut selama kegiatan berlangsung. Jika harus bepergian, pilih rute alternatif dan atur waktu perjalanan dengan mempertimbangkan kemungkinan perlambatan atau perubahan arus. Sisihkan waktu tambahan agar keterlambatan tidak mengganggu agenda, dan ikuti arahan petugas di jalan, termasuk apabila terdapat pengalihan lalu lintas. Pengguna kendaraan juga perlu berkendara dengan tertib, tidak berhenti di badan jalan, serta memberi ruang bagi petugas dan pengguna jalan lainnya. Untuk memperoleh pembaruan mengenai kondisi lalu lintas dan rekayasa yang diterapkan, masyarakat dapat memantau informasi melalui akun media sosial @tmcpoldametrojaya. Informasi terbaru membantu pengguna jalan menyesuaikan rencana perjalanan secara tepat.

Baca juga: Menjelang Aksi Mahasiswa, Polisi Bersiap di Kawasan Tugu Tani | Tol Dalam Kota Jakarta Padat di Sejumlah Ruas Menjelang Aksi 28 Oktober | Ribuan Massa Bersiap ke Bundaran HI, Mahasiswa UI Bawa Lima Tuntutan