Lombok | Raul Fernandez mengamankan posisi start terdepan dalam hasil kualifikasi MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu pagi, 10 Oktober 2026 WIB. Pembalap tersebut tampil sebagai yang tercepat setelah mencatat waktu 1 menit 28,852 detik. Catatan itu menempatkannya di posisi pertama sekaligus memberikan keuntungan awal menjelang balapan.
Hasil kualifikasi menempatkan Marco Bezzecchi di posisi kedua. Fabio Di Giannantonio menyusul di peringkat ketiga, tepat di belakang Bezzecchi. Sementara itu, Marc Marquez harus memulai balapan dari posisi keempat setelah menyelesaikan sesi kualifikasi di urutan tersebut. Jorge Martin berada tepat di belakang Marquez dalam daftar hasil kualifikasi.
Urutan lima pembalap terdepan itu menjadi gambaran posisi awal yang akan mereka tempati saat balapan MotoGP Mandalika 2026 dimulai. Raul Fernandez akan berada di baris paling depan sebagai pemegang pole position, diikuti Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio. Marc Marquez menempati posisi keempat, sedangkan Jorge Martin berada tepat di belakangnya. Dengan demikian, catatan waktu Raul Fernandez memastikan dirinya memimpin susunan start pada putaran di Sirkuit Internasional Mandalika.
Rangkaian kualifikasi MotoGP Mandalika diawali dengan babak Q1 yang diikuti oleh 12 pembalap. Sesi ini menjadi kesempatan pertama bagi para pembalap untuk mencatatkan waktu terbaik sekaligus memperbaiki posisi mereka sebelum perebutan grid start utama. Setiap pembalap berusaha memaksimalkan performa motor, memilih waktu keluar lintasan yang tepat, serta memanfaatkan kondisi trek yang terus berubah.
Dari 12 peserta tersebut, hanya dua pembalap dengan catatan waktu paling cepat yang berhak melanjutkan langkah ke Q2. Hasil ini membuat Q1 memiliki peran penting, sebab keberhasilan menembus dua besar memberikan peluang untuk bersaing langsung dengan pembalap yang sebelumnya sudah menunggu di babak berikutnya. Sebaliknya, pembalap yang berada di luar dua posisi teratas harus menerima posisi start berdasarkan hasil Q1, tanpa kesempatan tambahan untuk memperbaikinya di Q2.
Fermin Aldeguer tampil sebagai salah satu pembalap tercepat dalam sesi tersebut, sedangkan Ai Ogura mengamankan posisi dua besar lainnya. Keduanya pun memperoleh tiket untuk bergabung dengan 10 pembalap lain yang telah langsung lolos ke Q2. Dengan demikian, total 12 pembalap akan bertarung di babak kedua untuk menentukan susunan posisi start terdepan, termasuk peluang merebut baris pertama. Hasil Q1 tersebut menjadi pijakan penting bagi Aldeguer dan Ogura dalam upaya mengejar posisi start yang lebih menguntungkan di Sirkuit Mandalika.
Persaingan pada sesi Q2 langsung berlangsung ketat sejak putaran-putaran awal. Marc Marquez segera menunjukkan kecepatannya dengan mencatat waktu terbaik sementara, yakni 1 menit 29,265 detik. Catatan tersebut menempatkannya di posisi teratas pada fase awal kualifikasi dan memperlihatkan bahwa pembalap asal Spanyol itu mampu menemukan ritme kompetitif sejak keluar lintasan.
Marco Bezzecchi menjadi pembalap yang paling dekat dengan Marquez. Ia membukukan waktu hanya terpaut 0,025 detik dari catatan pemimpin sementara tersebut. Selisih yang sangat tipis itu menggambarkan ketatnya persaingan di Q2, ketika setiap detail, mulai dari pemilihan garis balap hingga kondisi ban, dapat memengaruhi hasil pencatatan waktu.
Meski demikian, posisi Marc Marquez dan Bezzecchi pada tahap tersebut belum dapat dianggap sebagai hasil akhir. Sesi kualifikasi masih berlangsung, sehingga seluruh pembalap masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki catatan masing-masing. Mereka dapat kembali memasuki lintasan dengan ban baru dan memanfaatkan putaran terakhir untuk mengejar waktu yang lebih cepat.
Situasi ini membuat klasemen sementara Q2 masih sangat terbuka. Keunggulan Marquez menjadi modal awal yang penting, tetapi belum memberikan jaminan terhadap posisi start pada balapan. Para pembalap lain juga berpeluang meningkatkan performa setelah mendapatkan informasi dari putaran pembuka, termasuk mengenai tingkat cengkeraman aspal, perilaku motor, dan strategi penggunaan ban. Karena itu, perhatian tetap tertuju pada perubahan posisi hingga sesi benar-benar berakhir.
Persaingan waktu terus berubah pada putaran-putaran berikutnya. Setelah catatan awal menempatkannya di posisi teratas, Marco Bezzecchi menunjukkan respons cepat pada putaran kedua. Pembalap tersebut memperbaiki waktunya menjadi 1 menit 28,961 detik. Hasil itu membuatnya kembali mendekati posisi terdepan dan memperlihatkan ketatnya jarak antarpembalap dalam sesi kualifikasi. Setiap peningkatan kecil pada catatan waktu langsung memengaruhi susunan sementara, sehingga posisi para pembalap belum dapat dianggap aman.
Raul Fernandez kemudian membalas perbaikan Bezzecchi dengan torehan yang lebih cepat. Ia mencatat waktu 1 menit 28,852 detik, sekaligus mengambil alih posisi pertama. Catatan tersebut menjadi penentu penting dalam perebutan pole position di Sirkuit Mandalika. Fernandez mampu memanfaatkan putaran berikutnya untuk menempatkan dirinya di depan para rival, meskipun tekanan dari pembalap lain terus meningkat. Bezzecchi tetap berada dalam persaingan utama, sementara Fabio Di Giannantonio dan pembalap-pembalap lainnya berusaha memperbaiki catatan masing-masing sebelum sesi berakhir.
Marc Marquez juga terus berupaya mencari waktu yang lebih cepat. Namun, usaha tersebut belum cukup untuk membawanya kembali ke barisan terdepan. Pada hasil akhir, Marquez harus menerima posisi keempat, di bawah Fernandez, Bezzecchi, dan Di Giannantonio. Susunan lima besar yang disebutkan sumber menempatkan Raul Fernandez di pole position, diikuti Marco Bezzecchi pada posisi kedua, Fabio Di Giannantonio di posisi ketiga, Marc Marquez di posisi keempat, serta Jorge Martin di posisi kelima. Perubahan catatan waktu pada putaran terakhir membuat Fernandez berhasil mengamankan posisi terdepan, sementara Marquez akan memulai balapan dari baris kedua.







