Retakan di Garis Lipatan iPhone Duo Picu Keluhan Pengguna

oleh -61 Dilihat
oleh
Retakan di Garis Lipatan iPhone Duo Picu Keluhan Pengguna

Jakarta | Sejumlah pengguna iPhone Duo melaporkan layar perangkat lipat mereka mengalami retakan tidak lama setelah ponsel tersebut mulai dipasarkan pada Jumat, 23 Oktober 2026. Keluhan itu muncul ketika perangkat baru beredar di tangan pembeli, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai ketahanan layar dan kondisi unit yang dijual. Beberapa pemilik mengatakan kerusakan terlihat sebelum mereka sempat menggunakan ponsel secara rutin. Bahkan, ada laporan bahwa retakan ditemukan saat perangkat masih menjalani tahap pengaturan awal.

Laporan yang beredar menggambarkan pola kerusakan serupa pada area garis lipatan layar. Kesamaan lokasi tersebut membuat sebagian pengguna mempertanyakan apakah masalah berkaitan dengan bagian layar yang bergerak saat perangkat dibuka dan ditutup. Namun, informasi yang tersedia sejauh ini belum cukup untuk memastikan penyebab retakan. Belum diketahui apakah kerusakan terjadi akibat cacat produksi, tekanan selama pengiriman, cara penanganan, atau faktor lain. Kesamaan cerita pengguna dapat menjadi alasan untuk menelusuri masalah lebih lanjut, tetapi belum dengan sendirinya membuktikan adanya penyebab tunggal.

Jumlah keluhan yang muncul juga belum memberikan gambaran pasti mengenai seberapa luas masalah tersebut di seluruh pemilik iPhone Duo. Laporan di ruang publik hanya mencerminkan pengalaman pengguna yang memilih untuk membagikan kejadian mereka, bukan data menyeluruh tentang semua unit yang telah terjual. Karena itu, belum dapat dipastikan berapa banyak perangkat yang terdampak atau apakah retakan terjadi pada proporsi yang berarti. Perkembangan berikutnya, termasuk tanggapan resmi produsen dan hasil pemeriksaan unit yang dilaporkan rusak, dapat membantu menjelaskan situasi. Untuk saat ini, informasi yang tersedia menunjukkan adanya keluhan awal yang patut dicermati, sementara cakupan dan penyebab kerusakan masih belum diketahui.

Keluhan yang beredar menggambarkan pola kerusakan yang serupa pada layar iPhone Duo. Retakan dilaporkan muncul tepat di bagian tengah layar, mengikuti garis lipatan perangkat. Pada beberapa foto yang dibagikan pengguna, area tersebut juga memperlihatkan garis horizontal berwarna putih yang tampak menyala. Kombinasi retakan dan garis terang ini menjadi perhatian karena posisinya berulang kali disebut berada di titik lipatan, bukan di sisi atau sudut layar.

Sejauh ini, sekitar 10 laporan berbeda dengan kerusakan yang tampak serupa telah ditemukan. Angka tersebut merujuk pada laporan yang beredar dan belum tentu mewakili jumlah keseluruhan perangkat yang mengalami masalah. Sejumlah pengguna mengunggah foto kondisi layar serta menceritakan pengalaman mereka di forum iPhone Duo di Reddit. Unggahan itu memungkinkan pembaca membandingkan bentuk kerusakan, termasuk lokasi retakan dan garis putih yang terlihat di sepanjang bagian tengah panel.

Keluhan serupa juga ramai dibicarakan di X. Pada Senin, 26 Oktober 2026, akun @anxiousholly mengangkat dugaan adanya masalah yang disebut “crackgate”. Dalam unggahannya, akun tersebut menyoroti sejumlah kasus yang dilaporkan memiliki lokasi retakan sama, yakni pada garis lipatan layar. Penyebutan istilah itu mencerminkan perhatian dan kekhawatiran pengguna, tetapi tidak dengan sendirinya membuktikan penyebab kerusakan ataupun memastikan bahwa seluruh laporan berkaitan dengan satu masalah yang sama.

Kesamaan pola yang terlihat dalam foto dan deskripsi pengguna membuat laporan-laporan tersebut mudah dibandingkan. Namun, kondisi perangkat, riwayat pemakaian, kemungkinan benturan, serta status pemeriksaan teknis tidak selalu dijelaskan secara lengkap dalam setiap unggahan. Karena itu, jumlah laporan dan kemiripan posisi kerusakan sebaiknya dipahami sebagai informasi yang muncul dari komunitas pengguna, bukan kesimpulan resmi mengenai tingkat kegagalan produk. Bagi pemilik perangkat yang menemukan retakan atau garis putih di area lipatan, dokumentasi foto dan pemeriksaan oleh pusat layanan dapat membantu mencatat kondisi layar secara lebih jelas.

Pembongkaran iPhone Duo oleh YouTuber Curioushagi mengarahkan perhatian pada mekanisme engsel, bagian penting yang memungkinkan perangkat lipat dibuka dan ditutup. Sebelum membongkar ponsel, ia melakukan serangkaian pengujian ekstrem untuk melihat bagaimana engsel dan layar merespons tekanan. Pengujian tersebut mencakup memasukkan banyak kotoran ke area perangkat, lalu menekuk engsel ke arah berlawanan dari posisi normal. Kondisi ini berbeda dari pemakaian sehari-hari dan memberi konteks penting saat menilai kerusakan yang muncul. Karena itu, temuan tersebut menunjukkan respons perangkat terhadap perlakuan khusus, bukan bukti bahwa kerusakan serupa pasti terjadi dalam penggunaan biasa. Meski demikian, hasilnya mengundang perhatian terhadap ketahanan komponen lipat.

Setelah rangkaian uji tersebut, iPhone Duo tidak lagi dapat ditutup sepenuhnya. Ketika perangkat dibuka kembali, terdengar bunyi yang digambarkan menyerupai patahan. Gejala ini menjadi alasan untuk melanjutkan pemeriksaan dengan membongkar perangkat dan melihat kondisi bagian dalamnya. Dalam produk lipat, bunyi atau perubahan gerak engsel dapat menjadi petunjuk adanya gangguan, tetapi penyebabnya tidak selalu bisa dipastikan hanya dari suara. Pemeriksaan fisik diperlukan untuk mengetahui apakah ada komponen yang bergeser, retak, atau mengalami kerusakan lain. Dalam kasus ini, proses pelepasan layar membuka akses ke area engsel dan memperlihatkan kondisi yang tidak tampak dari luar. Urutan pengujian dan pembongkaran membantu menjelaskan hubungan perlakuan ekstrem dan temuan internal.

Saat layar dilepas, Curioushagi menemukan komponen engsel yang terhubung dengan pelat penyangga bagian atas dalam kondisi patah. Pada bagian bawah layar juga terlihat bekas yang diduga berkaitan dengan komponen tersebut. Temuan ini menempatkan mekanisme engsel sebagai fokus utama pemeriksaan, karena bagian yang patah berada pada rangkaian pendukung gerakan lipat. Namun, bekas pada layar hanya disebut sebagai dugaan keterkaitan, sehingga tidak sebaiknya dianggap sebagai bukti pasti tentang bagaimana kerusakan terjadi. Dokumentasi pembongkaran memberikan gambaran langsung mengenai kondisi unit setelah diuji, sekaligus menunjukkan pentingnya struktur penyangga dalam menjaga fungsi perangkat. Hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengguna dan pengamat, dengan tetap mempertimbangkan bahwa pengujian dilakukan secara ekstrem dan tidak mewakili semua pengalaman pemakaian.

Temuan dari pembongkaran iPhone Duo memunculkan dugaan bahwa retakan di area garis lipatan mungkin berkaitan dengan kerusakan mekanis pada engsel. Dalam skenario tersebut, komponen engsel yang berubah posisi atau mengalami kerusakan dapat memberi tekanan pada bagian dalam layar. Tekanan dari bawah itu berpotensi terkonsentrasi pada titik tertentu dan kemudian memicu retakan, terutama ketika perangkat dilipat atau dibuka. Dugaan ini menawarkan salah satu kemungkinan untuk menjelaskan pola kerusakan yang terlihat, tetapi belum dapat diperlakukan sebagai penjelasan yang telah terverifikasi.

Batas bukti yang tersedia perlu diperhatikan. Pengujian yang dilaporkan berlangsung dalam kondisi ekstrem, sehingga hasilnya menunjukkan apa yang mungkin terjadi ketika perangkat menerima tekanan atau perlakuan di luar penggunaan sehari-hari. Kondisi semacam itu tidak serta-merta mewakili cara pemilik menggunakan ponsel dalam keadaan normal. Karena itu, pengujian tersebut belum membuktikan bahwa mekanisme engsel yang sama menyebabkan retakan pada perangkat pengguna saat dipakai secara wajar. Perbedaan simulasi atau uji tekanan dan pengalaman penggunaan nyata juga berarti hasilnya tidak cukup untuk memastikan kapan, seberapa sering, atau dalam keadaan seperti apa kerusakan dapat muncul.

Untuk menetapkan hubungan sebab-akibat, diperlukan bukti tambahan, misalnya pemeriksaan terhadap perangkat yang mengalami kerusakan dalam penggunaan normal serta dokumentasi kondisi engsel dan layar sebelum retakan muncul. Informasi mengenai pola pemakaian, usia perangkat, benturan, dan riwayat perbaikan juga dapat membantu menilai kemungkinan faktor lain. Tanpa data semacam itu, dugaan tekanan dari engsel sebaiknya tetap dipahami sebagai hipotesis yang timbul dari pembongkaran, bukan sebagai kepastian mengenai penyebab kerusakan. Hingga kini, cakupan keluhan di pemilik iPhone Duo juga belum diketahui.

Baca juga: Mobil Hybrid sebagai Jembatan Elektrifikasi: Menimbang Infrastruktur dan Kebutuhan Pengguna | Operasi Patuh Jaya 2026: Pengawasan Ketat dan Pendekatan Edukatif bagi Pengguna Jalan