Depok | Seorang penumpang sepeda motor Honda Vario berinisial SF meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk di Jalan Nusantara, Depok. SF dilaporkan terjatuh dari sepeda motor sebelum terlindas truk dan tewas di lokasi kejadian. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu korban jiwa, sementara informasi mengenai kondisi pengendara maupun pihak lain yang terlibat tidak disebutkan dalam keterangan yang tersedia.
Keterangan mengenai kejadian dan penanganannya disampaikan oleh Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra Kurniawan, pada Sabtu (24/10/2026). Dalam penyampaian tersebut, ia menjelaskan bahwa korban merupakan penumpang Vario yang mengalami kecelakaan dengan truk di ruas Jalan Nusantara. Urutan yang disampaikan menyebutkan SF terjatuh, kemudian terlindas kendaraan besar itu hingga meninggal dunia di tempat.
Hingga informasi tersebut disampaikan, rincian seperti waktu kejadian, penyebab kecelakaan, identitas pengendara Vario, serta arah perjalanan kendaraan belum dipaparkan. Karena itu, hal-hal tersebut tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan keterangan singkat yang tersedia. Informasi yang dapat dipastikan adalah lokasi kejadian di Jalan Nusantara, keterlibatan sepeda motor Vario dan truk, serta meninggalnya SF setelah terjatuh dan terlindas.
Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan kendaraan besar dapat berdampak serius, terutama bagi orang yang berada di atas sepeda motor. Namun, penyebab dalam peristiwa ini belum dijelaskan, sehingga tidak tepat untuk menyimpulkan adanya faktor tertentu sebelum ada keterangan resmi lebih lanjut. Uraian mengenai penanganan disampaikan oleh pihak kepolisian melalui Kasi Humas Polres Metro Depok. Perkembangan berikutnya, apabila disampaikan oleh kepolisian, dapat memberikan penjelasan tambahan tentang kronologi dan langkah penanganan di lokasi.
Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor yang melintas di Jalan Raya Nusantara dari arah berlawanan. Sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi B 6006 ERF dikemudikan MW. Kendaraan itu bergerak dari Simpang Sengon menuju Beji. Pada waktu yang sama, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B 4535 EFD melaju dari Beji menuju Simpang Sengon. Vario tersebut dikemudikan WAA, dengan SF duduk sebagai penumpang. Kedua kendaraan berada di ruas jalan yang sama, tetapi menempuh arah perjalanan berbeda.
Ketika Mio tiba di sekitar Apotek Pala Farma, kendaraan yang dikemudikan MW disebut oleng ke kanan. Pergerakan tersebut membuat sepeda motor itu masuk ke jalur yang digunakan kendaraan dari arah berlawanan. Di jalur tersebut, Vario yang dikendarai WAA sedang melaju menuju Simpang Sengon bersama penumpangnya. Situasi ini menyebabkan kedua sepeda motor berada pada lintasan yang berhadapan. Keterangan kepolisian menyebutkan, jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat ketika kondisi itu terjadi.
Karena jarak yang tersisa tidak cukup, pengendara Vario tidak sempat menghindar sebelum kedua kendaraan bersenggolan. Dalam uraian polisi, motor yang dikendarai MW mengenai sepeda motor yang dikendarai WAA. Dengan demikian, urutan peristiwa bermula saat Mio bergerak dari Simpang Sengon menuju Beji, kemudian oleng ke kanan dekat Apotek Pala Farma dan memasuki arah berlawanan. Pada saat bersamaan, Vario bergerak dari Beji ke Simpang Sengon, sehingga ruang untuk menghindari benturan menjadi terbatas. Informasi tersebut menjelaskan bagaimana kedua motor bersentuhan di jalan itu, tanpa merinci keadaan sebelum masing-masing pengendara memasuki lokasi. Kronologi ini disampaikan sebagai keterangan awal kepolisian mengenai posisi, arah perjalanan, serta kontak kendaraan. Tidak ada rincian tambahan dalam keterangan yang dirangkum di sini mengenai kecepatan motor, kondisi permukaan jalan, ataupun tindakan setelah senggolan. Karena itu, urutan yang dapat dipastikan dari penjelasan tersebut terbatas pada perjalanan kedua motor yang saling berlawanan, Mio yang oleng ke kanan, dan Vario yang tidak sempat menghindar saat jarak keduanya sudah dekat.
Setelah Vario tersenggol, WAA dan SF terjatuh. Keduanya berada di jalur yang sama dengan sebuah truk boks yang melintas dari belakang. Truk tersebut bernomor polisi F 8884 MD. Karena WAA dan SF telah terjatuh di jalurnya, truk yang melintas itu tidak dapat menghindari mereka. Rangkaian kejadian ini menyebabkan kedua orang yang berada di Vario mengalami dampak berbeda. Informasi yang tersedia menyebutkan keadaan masing-masing korban setelah terjatuh dan menyebutkan bahwa SF meninggal di tempat, sedangkan WAA dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan medis.
SF meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka pada kepala. Selain luka tersebut, sumber juga menyebut adanya luka pada kaki kiri dan kedua tangan SF. Keterangan mengenai kondisi SF mencakup luka-luka itu serta akibat fatal yang dialaminya. Tidak ada rincian tambahan mengenai jenis luka, tingkat keparahan masing-masing bagian tubuh, atau proses penanganan lain yang disebutkan. Dengan demikian, informasi yang dapat disampaikan terbatas pada luka kepala yang menyebabkan SF meninggal di tempat, serta luka pada kaki kiri dan kedua tangannya. Kejadian setelah Vario tersenggol dan kedua penumpangnya terjatuh berakhir dengan SF tidak dapat diselamatkan di lokasi.
WAA mengalami lecet pada kaki kanan dan kaki kiri, serta pada tangan kanan. Berbeda dengan SF, WAA dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Keterangan tersebut menunjukkan bagian tubuh WAA yang mengalami lecet dan langkah penanganan yang diberikan setelah kecelakaan. Tidak disebutkan rincian mengenai kondisi lanjutan WAA di rumah sakit, jenis tindakan medis yang diterima, maupun waktu penanganannya. Karena itu, uraian dampak terhadap WAA hanya mencakup lecet pada kedua kaki dan tangan kanan, serta dibawanya WAA ke rumah sakit. Peristiwa ini melibatkan dua penumpang Vario yang terjatuh, sementara truk boks bernomor polisi F 8884 MD melintas dari belakang di jalur yang sama dan tidak dapat menghindari mereka.
Satlantas Polres Metro Depok telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Nusantara setelah kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Honda Vario dan sebuah truk. Langkah tersebut menjadi bagian dari penanganan awal sekaligus upaya kepolisian untuk mengumpulkan keterangan dan informasi terkait peristiwa yang menewaskan penumpang Vario itu.
Hingga informasi disampaikan, kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan. Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab pasti maupun hasil akhir pemeriksaan. Petugas masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk dugaan awal bahwa salah satu pengendara oleng hingga bergerak ke arah berlawanan. Dugaan itu belum dapat diperlakukan sebagai penyebab final sebelum proses penyelidikan selesai.
Untuk melengkapi pemeriksaan, polisi juga mencari rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi. Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu petugas menelusuri keadaan sebelum dan saat tabrakan terjadi. Selain mencari rekaman, kepolisian mendata peristiwa tersebut dan mengumpulkan informasi yang diperlukan dalam penanganan kasus. Keterangan dari pihak terkait serta kondisi di lokasi menjadi bagian dari bahan yang diteliti.
Menurut Hendra, ketiga kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan ringan. Keterangan mengenai kerusakan kendaraan itu disampaikan terpisah dari informasi adanya korban meninggal dunia. Kondisi kendaraan yang tampak ringan tidak dengan sendirinya menjelaskan bagaimana kecelakaan berlangsung atau menentukan tingkat dampak yang dialami setiap orang. Karena itu, penilaian atas kejadian tetap menunggu hasil pemeriksaan kepolisian.
Dengan olah TKP, pencarian CCTV, dan pendataan yang masih berjalan, Satlantas Polres Metro Depok melanjutkan penyelidikan atas kecelakaan di Jalan Nusantara. Polisi belum mengumumkan kesimpulan mengenai urutan kejadian ataupun pihak yang menjadi penyebab. Informasi lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan akan bergantung pada temuan yang berhasil dihimpun petugas.
Baca juga: Penumpang Vario Tewas dalam Kecelakaan yang Melibatkan Motor dan Truk di Depok | Pengemudi Ojol Patah Tulang dalam Kecelakaan Mobil Listrik di Panglima Polim | Kecelakaan BYD di Blok M: Pengemudi Negatif Narkoba dan Alkohol



































