Upaya Jambret Kalung Emas di Denpasar Terekam Video, Korban Terjatuh

oleh -110 Dilihat
oleh
Upaya Jambret Kalung Emas di Denpasar Terekam Video, Korban Terjatuh

Denpasar | Sebuah video yang menampilkan aksi percobaan penjambretan kalung emas menjadi viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan sebuah insiden yang terjadi di Jalan Gunung Andakasa, Gang Mawar, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat. Peristiwa itu menarik perhatian publik karena korban terlihat menjadi sasaran perampasan barang berharga di area jalan lingkungan tersebut.

Korban dalam kejadian itu diketahui merupakan perempuan berinisial Ni Gusti Sayu PS. Perempuan tersebut berusia 56 tahun. Berdasarkan adegan yang terekam dalam video, kalung emas yang dikenakannya menjadi sasaran dalam upaya perampasan. Aksi itu berlangsung secara singkat, tetapi menimbulkan situasi yang membuat korban kehilangan keseimbangan.

Dalam rekaman, korban terlihat terjatuh tersungkur ketika upaya perampasan kalung berlangsung. Adegan tersebut kemudian menjadi perhatian pengguna media sosial dan memicu pembicaraan mengenai keamanan masyarakat di lingkungan permukiman. Video itu memberikan gambaran mengenai percobaan perampasan yang terjadi di kawasan Jalan Gunung Andakasa, Gang Mawar, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat, dengan Ni Gusti Sayu PS sebagai korban.

Informasi yang beredar melalui video tersebut berfokus pada rangkaian kejadian saat kalung emas korban berusaha dirampas hingga korban terjatuh. Identitas pihak yang melakukan aksi serta keterangan lebih lanjut mengenai kondisi korban setelah kejadian tidak tercantum dalam bahan informasi yang tersedia. Karena itu, isi rekaman menjadi sumber utama gambaran awal mengenai peristiwa yang menghebohkan media sosial tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (9/10) sekitar pukul 06.00 WITA. Saat itu, korban sedang berjalan kaki menuju rumah menantunya yang berada di Gang Waru. Perjalanan korban kemudian berujung pada upaya penjambretan setelah seorang pria yang identitasnya belum diketahui mendekati korban dengan menggunakan sepeda motor.

Pria tersebut datang dari arah barat. Berdasarkan kronologi yang disebutkan, ia mengenakan jaket ojek online ketika melintas dan mendekati korban. Setelah berada di dekat korban, pelaku berusaha menarik kalung emas yang sedang dikenakan di leher korban.

Upaya tersebut berlangsung ketika korban masih berada dalam perjalanan menuju rumah menantunya. Tarikan pada kalung membuat korban terjatuh. Rangkaian kejadian itu kemudian terekam dalam video, sehingga momen ketika pria tersebut mendekati korban dan berusaha mengambil kalung emasnya dapat terlihat. Identitas pria yang mengendarai sepeda motor tersebut belum diketahui.

Dengan demikian, urutan kejadian bermula saat korban berjalan kaki menuju Gang Waru pada pagi hari. Selanjutnya, seorang pria yang datang dari arah barat dengan sepeda motor mendekati korban. Pria yang disebut mengenakan jaket ojek online itu kemudian berusaha menarik kalung emas dari leher korban. Dalam peristiwa tersebut, korban terjatuh, sementara aksi percobaan penjambretan terekam video.

Ketika kalung emas yang dikenakannya hendak dirampas, korban tidak langsung melepaskan perhiasan tersebut. Ia berusaha mempertahankan kalung itu dengan memegang atau menahannya, meskipun harus berhadapan langsung dengan pelaku yang mengendarai sepeda motor. Situasi tersebut membuat korban berada dalam posisi yang sulit karena upaya perampasan berlangsung ketika kendaraan pelaku masih menjadi bagian dari gerakannya.

Di tengah kejadian itu, korban berteriak histeris untuk meminta pertolongan warga. Teriakan tersebut menunjukkan kepanikan sekaligus usaha korban untuk menarik perhatian orang-orang di sekitar lokasi. Namun, fokus korban tetap tertuju pada kalung yang sedang berusaha dipertahankannya. Ia tidak begitu saja membiarkan perhiasan tersebut ditarik oleh pelaku, sehingga terjadi perlawanan ketika pelaku berada di atas sepeda motor.

Upaya mempertahankan kalung itu berlangsung dalam waktu yang singkat, tetapi cukup untuk membuat gerakan korban dan pelaku saling berhadapan. Tarikan serta posisi korban yang berusaha menahan perhiasannya kemudian membuat keseimbangannya terganggu. Dalam rekaman kejadian, korban akhirnya jatuh tersungkur setelah berusaha mempertahankan kalung tersebut dari upaya perampasan. Peristiwa itu menggambarkan bahwa korban terus mencoba melindungi perhiasan yang dikenakannya sambil berteriak meminta pertolongan, meskipun pelaku melakukan aksinya dengan mengendarai sepeda motor.

Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menyampaikan keterangan mengenai insiden yang terekam dalam video tersebut. Peristiwa itu terjadi di Jalan Gunung Andakasa, Gang Mawar, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat. Lokasi tersebut menjadi tempat terjadinya dugaan upaya perampasan perhiasan yang kemudian menarik perhatian setelah rekamannya beredar.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, korban menjadi sasaran ketika sedang berjalan kaki di kawasan itu. Peristiwa tersebut disebut sebagai percobaan perampasan kalung emas. Dengan demikian, informasi yang tersedia menggambarkan adanya upaya pelaku untuk mengambil kalung emas milik korban saat korban tengah melintas dengan berjalan kaki di lokasi kejadian.

Keterangan dari pihak kepolisian hanya menyebut peristiwa tersebut sebagai percobaan perampasan kalung emas. Sumber yang tersedia tidak memberikan informasi mengenai penangkapan terhadap pihak yang diduga terlibat, identitas pelaku, maupun motif di balik kejadian tersebut. Tidak terdapat pula keterangan mengenai perkembangan penyelidikan setelah insiden berlangsung. Karena itu, informasi yang dapat disampaikan pada bagian ini terbatas pada lokasi kejadian, kondisi korban yang menjadi sasaran saat berjalan kaki, serta jenis peristiwa sebagaimana diterangkan oleh Iptu I Gede Adi Saputra Jaya selaku Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar.

Baca juga: Puluhan Korban Investasi Emas Laporkan Direksi PT DGJ