Jakarta | Sejumlah bank digital menawarkan bunga deposito reguler dengan tingkat imbal hasil yang berbeda, bergantung pada nominal dana yang ditempatkan dan pilihan tenor. Berdasarkan informasi resmi yang diperiksa pada 12 Oktober 2026, tingkat bunga tertinggi dalam daftar mencapai 8% per tahun. Penawaran tersebut berasal dari Krom Bank melalui produk Krom Max untuk penempatan dana dengan tenor 12 bulan.
Besaran bunga ini menunjukkan bahwa nasabah yang bersedia mengunci dana lebih lama berpeluang memperoleh imbal hasil lebih tinggi dibandingkan penempatan berjangka pendek. Namun, persentase yang berlaku tetap perlu dibaca bersama ketentuan produk, termasuk batas minimum dan maksimum dana, pilihan tenor, mekanisme pencairan, serta kemungkinan penalti apabila deposito dicairkan sebelum jatuh tempo.
Selain Krom Bank, Superbank dan Allo Bank juga menawarkan bunga deposito hingga 7,50% per tahun. Tingkat tersebut tidak selalu berlaku untuk seluruh nasabah atau semua nominal penempatan. Pada umumnya, bank menetapkan persyaratan tertentu, seperti jumlah dana minimum, tenor spesifik, kanal pembukaan deposito, atau status nasabah yang memenuhi kriteria produk. Karena itu, calon deposan perlu memeriksa tabel suku bunga dan syarat terbaru sebelum melakukan transaksi.
Seluruh angka bunga dalam daftar ini merupakan tingkat bunga tahunan sebelum pajak dan belum memperhitungkan tambahan imbal hasil dari program promosi. Nilai yang diterima nasabah setelah jatuh tempo dapat berbeda karena adanya pajak atas bunga deposito dan ketentuan lain yang berlaku. Promosi juga dapat memiliki periode, kuota, atau persyaratan terpisah dari bunga reguler.
Perbandingan sebaiknya dilakukan berdasarkan hasil bersih, fleksibilitas pencairan, reputasi dan status perizinan bank, serta perlindungan penjaminan yang berlaku. Dengan memahami perbedaan bunga reguler dan bonus promosi, nasabah dapat menilai apakah tingkat bunga yang ditawarkan sesuai dengan tujuan penyimpanan dana dan kebutuhan likuiditasnya.
Krom Bank menawarkan dua pilihan deposito, yaitu Krom Flex dan Krom Max, dengan karakteristik bunga yang berbeda. Berdasarkan ketentuan yang berlaku sejak 1 Mei 2026, tingkat bunga maksimal Krom Flex mencapai 7,50% per tahun. Sementara itu, Krom Max menawarkan bunga hingga 8% per tahun. Pada kedua produk tersebut, tingkat bunga tertinggi berlaku untuk tenor 12 bulan, sehingga nasabah perlu mempertimbangkan jangka waktu penempatan sebelum memilih produk.
Krom Flex dan Krom Max dapat menjadi pilihan bagi nasabah yang mengutamakan imbal hasil tetap selama dana disimpan hingga jatuh tempo. Namun, calon deposan tetap perlu memeriksa ketentuan penempatan, pencairan sebelum jatuh tempo, serta pajak atas bunga. Perbedaan fitur dan persyaratan ant produk juga perlu diperhatikan agar pilihan sesuai dengan kebutuhan likuiditas.
Superbank menyediakan deposito dengan nilai penempatan awal mulai Rp500.000. Nasabah dapat memilih tenor yang relatif beragam, mulai dari tujuh hari hingga 12 bulan. Untuk dana hingga Rp1 miliar, bunga pada tenor bulanan mencapai 7,50% per tahun. Adapun penempatan di atas Rp1 miliar memperoleh bunga 6,50% per tahun untuk tenor bulanan yang sama. Dengan demikian, besarnya dana tidak selalu berbanding lurus dengan tingkat bunga, karena bank menerapkan batas nominal tertentu.
Allo Bank menerapkan skema bunga bertingkat berdasarkan nominal penempatan. Sesuai ketentuan yang berlaku sejak 17 September 2026, bunga tertinggi mencapai 7,50% per tahun untuk dana di atas Rp500 juta dengan pilihan tenor tiga, enam, dan 12 bulan. Pada tingkat nominal yang lebih rendah, penempatan mulai Rp1 juta hingga Rp100 juta memperoleh bunga masing-masing 5,50% dan 6% per tahun, bergantung pada batas nominal yang berlaku. Nasabah sebaiknya mencermati tabel suku bunga resmi untuk memastikan kategori dana dan tenor yang digunakan.
Bank Jago menawarkan deposito dengan minimum penempatan Rp1 juta. Nasabah dapat memilih tenor 1, 3, 6, atau 12 bulan, sehingga produk ini memberikan fleksibilitas bagi kebutuhan dana jangka pendek maupun menengah. Besaran bunga ditentukan oleh kombinasi nominal dana dan jangka waktu yang dipilih. Berdasarkan FAQ resmi Bank Jago, tingkat bunga paling tinggi mencapai 6,25% per tahun untuk penempatan di atas Rp1 miliar. Nasabah perlu memeriksa tabel suku bunga terbaru sebelum membuka deposito karena tarif dapat berbeda menurut nominal dan tenor.
SeaBank juga menetapkan minimum penempatan Rp1 juta, dengan pilihan tenor 1, 3, 6, dan 12 bulan. Tingkat bunga tertinggi yang tercantum mencapai 6% per tahun untuk tenor 12 bulan. Namun, terdapat perbedaan informasi yang perlu diperhatikan. Dokumen informasi produk bertanggal cetak 12 Oktober 2026 memuat angka berbeda untuk tenor satu bulan: versi bahasa Indonesia mencantumkan bunga 4,25%, sedangkan versi bahasa Inggris mencantumkan 4,75%. Karena adanya ketidaksesuaian tersebut, calon nasabah sebaiknya mengonfirmasi tarif yang berlaku langsung kepada SeaBank sebelum melakukan penempatan dana.
Sementara itu, BCA Digital menaikkan bunga BluDeposit hingga 5,50% per tahun mulai 22 September 2026. Tingkat tertinggi tersebut berlaku untuk penempatan minimal Rp1 miliar dengan tenor 6 hingga 12 bulan. Seperti pada produk bank digital lainnya, besaran bunga BluDeposit ditentukan berdasarkan nominal dana dan kelompok tenor. Artinya, nasabah dengan dana di bawah batas tersebut atau memilih jangka waktu berbeda kemungkinan memperoleh tingkat bunga yang lebih rendah. Perbandingan sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan bunga efektif, pajak bunga deposito, minimum saldo, serta ketentuan pencairan sebelum jatuh tempo.
Sebagai pembanding di luar produk deposito berjangka, Bank Raya menawarkan Saku Jaga Optimal. Produk ini merupakan tabungan dengan fitur penguncian dana, sehingga nasabah dapat menyisihkan dana dalam periode tertentu sesuai ketentuan yang berlaku. Karakter tersebut membedakannya dari deposito, yang umumnya memiliki tenor, pencairan, serta konsekuensi tertentu apabila dana ditarik sebelum jatuh tempo. Karena itu, Saku Jaga Optimal perlu dipahami berdasarkan mekanisme tabungan dan fitur pengunciannya, bukan disamakan dengan deposito digital.
Informasi produk Bank Raya mencantumkan kisaran bunga sekitar 4% hingga 6% per tahun. Besaran tersebut dapat dipengaruhi oleh saldo, periode penguncian, jenis nasabah, maupun program yang sedang berlangsung. Persyaratan saldo dan ketentuan memperoleh bunga mengikuti kebijakan produk yang berlaku. Calon nasabah sebaiknya memeriksa informasi terbaru mengenai batas saldo, periode penguncian, metode perhitungan bunga, pajak, serta kemungkinan biaya sebelum menempatkan dana.
Perbandingan tingkat bunga tidak cukup dilakukan hanya dengan melihat angka yang tercantum. Nasabah juga perlu memperhatikan fleksibilitas pencairan, risiko perubahan ketentuan, biaya administrasi, serta status penjaminan simpanan. Lembaga Penjamin Simpanan memiliki batas nilai simpanan yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu bank, sekaligus menetapkan tingkat bunga penjaminan yang berlaku. Simpanan dengan bunga melampaui tingkat penjaminan atau tidak memenuhi persyaratan tertentu dapat berisiko tidak termasuk dalam cakupan penjaminan, sehingga ketentuan resmi perlu dibaca secara cermat.
Tingkat bunga, fitur, dan biaya dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing bank. Uraian ini disusun sebagai informasi jurnalistik dan pandangan riset, bukan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual produk maupun sektor investasi. Keputusan penempatan dana berada pada pembaca setelah mempertimbangkan tujuan keuangan dan toleransi risiko. Setiap keuntungan atau kerugian yang timbul menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.
Baca juga: Rencana Ponsel dan Rekening Digital Gratis bagi Warga Berusia 17 Tahun | Rencana Ponsel Berrekening Digital untuk Memperluas Penyaluran Bansos | Teknologi Digital Memperketat Pengawasan Pajak Perusahaan Sawit



































