Pisang Goreng dan Klepon Menembus Peringkat Dessert Dunia 2026

oleh -123 Dilihat
oleh
Pisang Goreng dan Klepon Menembus Peringkat Dessert Dunia 2026

Jakarta | Pisang goreng dan klepon tercantum dalam daftar 100 dessert terbaik dunia versi TasteAtlas 2026. Kabar ini menempatkan dua jajanan yang akrab di Indonesia dalam sorotan internasional, berdampingan dengan hidangan penutup dari berbagai negara. Daftar tersebut mencakup sajian yang berasal dari Turki, Italia, Prancis, Brasil, serta sejumlah negara lainnya, sehingga menghadirkan gambaran beragam tradisi manis dari berbagai budaya.

Kehadiran pisang goreng dan klepon juga menunjukkan bahwa dessert tidak selalu harus berupa kue berlapis atau sajian dengan teknik pembuatan yang rumit. Keduanya berangkat dari bahan yang mudah dikenali dan cara penyajian yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pisang goreng mengandalkan buah pisang yang dibalut adonan lalu digoreng, sedangkan klepon dikenal sebagai bola-bola ketan berisi gula merah dengan balutan kelapa parut. Karakter sederhana tersebut justru menjadi bagian penting dari identitas masing-masing jajanan.

Di Indonesia, pisang goreng kerap dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi, sementara klepon sering hadir sebagai kudapan dalam berbagai kesempatan. Rasa, tekstur, dan pengalaman menyantapnya berbeda, tetapi keduanya memiliki hubungan kuat dengan kebiasaan kuliner lokal. Ketika masuk dalam daftar internasional, sajian tersebut dapat memperkenalkan kekayaan pangan Indonesia kepada pembaca yang mungkin belum pernah mencicipinya.

Perlu dicatat, kabar ini secara khusus menyebut pisang goreng dan klepon sebagai dua nama dari Indonesia yang tercantum dalam daftar tersebut. Hal itu tidak berarti keduanya merupakan satu-satunya dessert Indonesia yang ada di dalamnya. Daftar 100 dessert terbaik dunia memuat banyak pilihan dari beragam negara, dan setiap hidangan membawa latar serta cita rasa tersendiri. Karena itu, pencantuman dua jajanan ini dapat dibaca sebagai pengakuan terhadap daya tarik kuliner Indonesia, sekaligus kesempatan untuk melihat bagaimana makanan tradisional dapat memperoleh perhatian lintas negara tanpa kehilangan ciri khasnya.

Dalam TasteAtlas Awards 2025/2026, pisang goreng dan klepon tercatat dalam daftar dessert dunia dengan posisi serta rating yang berbeda. Pisang goreng menempati peringkat ke-14 dengan nilai 4,35 dari 5. Sementara itu, klepon berada di posisi ke-37 dan memperoleh rating 4,27 dari 5. Kedua angka tersebut merujuk pada penilaian yang dicantumkan dalam daftar TasteAtlas untuk edisi penghargaan tersebut. Dengan demikian, pisang goreng berada 23 posisi di atas klepon, sementara selisih rating keduanya adalah 0,08 poin. Data ini memperlihatkan capaian kedua sajian Indonesia dalam pemeringkatan yang sama, tanpa mengubah konteks ataupun nilai yang dilaporkan.

Peringkat ke-14 menempatkan pisang goreng sebagai dessert asal Asia Tenggara dengan posisi tertinggi dalam daftar TasteAtlas Awards 2025/2026. Capaian itu membuatnya berada di hidangan penutup dunia yang mendapat peringkat tinggi menurut daftar tersebut. Posisi ini juga menjadi penanda kuat keterwakilan kuliner Indonesia di dalam pemeringkatan internasional. Klepon, yang berada pada urutan ke-37, turut tercatat sebagai sajian Indonesia dalam daftar yang sama. Meski peringkatnya lebih rendah daripada pisang goreng, rating 4,27 dari 5 tetap menunjukkan nilai yang tercantum bagi klepon. Kedua hasil tersebut memberikan gambaran berbeda mengenai posisi dan skor masing-masing hidangan, sebagaimana disajikan oleh TasteAtlas.

Angka peringkat dan rating perlu dibaca sebagai hasil dalam konteks TasteAtlas Awards 2025/2026, bukan sebagai klaim bahwa daftar tersebut mewakili seluruh penilaian konsumen atau seluruh tradisi kuliner dunia. Dalam konteks pemeringkatan itu, urutan menunjukkan posisi relatif dessert, sedangkan rating menyatakan skor yang diberikan pada skala lima. Pisang goreng tercatat dengan rating 4,35, lebih tinggi daripada nilai klepon sebesar 4,27; keduanya tetap menggunakan skala yang sama. Informasi tersebut membantu pembaca membandingkan kedua sajian secara langsung, sambil mempertahankan fakta utama: pisang goreng berada di urutan ke-14 dan menjadi dessert Asia Tenggara berperingkat tertinggi, sedangkan klepon menempati urutan ke-37.

Pisang goreng dikenal sebagai kudapan yang mudah dijumpai di berbagai daerah di Indonesia. Kehadirannya yang akrab menjadikan makanan ini bagian dari keseharian banyak orang, baik sebagai teman bersantai maupun sebagai camilan di sela aktivitas. Meski sederhana, pisang goreng memiliki daya tarik yang bertumpu pada perpaduan bahan dan cara pengolahan yang mudah dikenali. Pisang dibalut adonan tepung, kemudian digoreng hingga permukaannya berwarna keemasan. Proses ini menghasilkan lapisan luar yang renyah, sementara daging pisang di bagian dalam tetap lembut. Perbedaan tekstur tersebut menjadi ciri yang membuat setiap gigitan terasa menarik.

Keistimewaan pisang goreng tidak hanya terletak pada teksturnya, tetapi juga pada rasa bahan utamanya. Pisang memiliki rasa manis alami yang terasa setelah digoreng, sehingga kudapan ini nikmat disantap tanpa tambahan pemanis. Kesederhanaan itu membuat cita rasanya tetap mudah dinikmati: lapisan tepung memberikan sensasi renyah, lalu bagian dalam yang lembut menghadirkan rasa pisang yang manis. Tidak diperlukan tambahan rasa untuk menonjolkan karakter tersebut. Bagi penikmatnya, kombinasi kerenyahan dan kelembutan inilah yang memberi pengalaman sederhana namun memuaskan.

Karena mudah ditemukan di berbagai daerah, pisang goreng juga menunjukkan bagaimana kudapan yang bersahaja dapat memiliki tempat luas dalam kebiasaan makan masyarakat. Cara membuatnya berpusat pada langkah yang jelas, yakni membalut pisang dengan adonan tepung dan menggorengnya sampai keemasan. Hasilnya menghadirkan tampilan yang menggugah selera sekaligus tekstur kontras yang menjadi ciri khas. Rasa manis alami pisang melengkapi lapisan luar yang renyah tanpa perlu tambahan pemanis. Kesederhanaan bahan dan proses tersebut menjadi bagian dari daya tariknya, sementara karakter rasa serta teksturnya membuat pisang goreng tetap dikenal sebagai salah satu kudapan Indonesia yang mudah dinikmati dalam berbagai kesempatan.

Keberadaan klepon dalam daftar dessert dunia 2026 menempatkan jajanan pasar Indonesia di tengah ragam hidangan manis dari berbagai belahan dunia. Makna penting dari posisi tersebut terletak pada hadirnya makanan yang dikenal dalam keseharian masyarakat Indonesia di sebuah pemeringkatan berskala internasional. Daftar itu memperlihatkan bahwa kategori dessert dapat mencakup tradisi kuliner yang beragam, termasuk sajian yang berakar pada budaya lokal.

Posisi klepon tidak perlu dibaca sebagai ukuran tunggal atas nilai suatu kuliner atau sebagai penanda bahwa satu hidangan lebih unggul daripada yang lain. Pemeringkatan merupakan cara tertentu untuk menyusun pilihan, sementara kehadiran nama klepon memberikan perhatian pada jajanan pasar Indonesia dalam ruang perbandingan yang lebih luas. Dengan demikian, hidangan manis dari Indonesia turut terlihat berdampingan dengan pilihan dari kawasan dan latar kuliner berbeda.

Bagi pembaca, pencantuman tersebut dapat menjadi pintu untuk mengenali keragaman dessert yang dinilai dalam daftar. Klepon mewakili keberadaan jajanan pasar dalam percakapan mengenai hidangan manis dunia, tanpa menghapus ciri khas atau konteks lokal yang melekat pada namanya. Kehadiran ini juga menunjukkan bahwa pembahasan tentang dessert internasional tidak terbatas pada sajian yang umum dikenal di berbagai negara, tetapi dapat mencakup kuliner tradisional yang memiliki tempat dalam kehidupan masyarakat asalnya.

Karena itu, hal yang dapat ditegaskan dari pemeringkatan ini adalah posisi klepon sebagai salah satu nama yang tercantum di hidangan manis lintas negara. Pencantuman tersebut memberi ruang bagi jajanan pasar Indonesia untuk tampil dalam cakupan yang lebih luas, bersama beragam dessert dari dunia. Pemaknaan ini tetap berangkat dari informasi daftar, tanpa mengandaikan alasan penilaian, tingkat pengenalan, ataupun dampak lanjutan yang tidak dijelaskan oleh sumber pemeringkatan.