Comeback Persib di Thailand: Tiga Gol Akhir Bungkam Port FC

oleh -56 Dilihat
oleh
Comeback Persib di Thailand: Tiga Gol Akhir Bungkam Port FC

BANDUNG, JAWA BARAT — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 9 Oktober 2026, Persib Bandung mengawali kiprahnya di Grup B ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2026/27 dengan kemenangan penting. Maung Bandung menundukkan Port FC dengan skor 3-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Thammasat, Thailand, Kamis, 8 Oktober 2026. Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Persib untuk menjalani persaingan antarklub Asia Tenggara sekaligus memperlihatkan ketangguhan tim ketika berada dalam tekanan.

Persib tidak langsung mendapatkan pertandingan yang mudah. Port FC mampu memanfaatkan kesempatan dan mencetak gol lebih dahulu, sehingga wakil Indonesia itu harus mengejar ketertinggalan sejak awal laga. Situasi tersebut sempat menempatkan Persib dalam posisi sulit, terutama karena tuan rumah tampil agresif di hadapan pendukungnya. Namun, para pemain Persib tetap menjaga organisasi permainan dan tidak kehilangan keyakinan untuk membalikkan keadaan.

Perubahan momentum terjadi pada fase akhir pertandingan. Persib meningkatkan tekanan, memperbaiki sirkulasi bola, dan lebih berani mengarahkan serangan ke area pertahanan Port FC. Upaya tersebut menghasilkan tiga gol yang tercipta secara beruntun pada penghujung laga. Kebangkitan dramatis itu bukan hanya mengubah jalannya pertandingan, tetapi juga memastikan Persib pulang dari Thailand dengan raihan tiga poin.

Kemenangan 3-1 atas Port FC menegaskan karakter Persib sebagai tim yang mampu merespons situasi sulit. Ketertinggalan tidak membuat permainan mereka runtuh; sebaliknya, tim berhasil mempertahankan fokus hingga peluang terbuka. Tiga gol akhir menjadi penentu kemenangan sekaligus pesan awal bagi para pesaing di Grup B bahwa Persib siap bersaing dalam ACC Shopee Cup musim 2026/27. Hasil ini juga memberi kepercayaan diri tambahan menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya, ketika konsistensi dan kemampuan mengelola tekanan akan kembali diuji.

Pertandingan Persib melawan Port FC berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim berusaha menjaga keseimbangan permainan, sehingga jalannya laga tidak mudah didominasi oleh salah satu pihak. Persib harus menghadapi tekanan dari Port FC, tetapi tetap berupaya mempertahankan peluang untuk mengembangkan serangan. Situasi tersebut membuat pertandingan berjalan dalam persaingan yang rapat, dengan setiap momen berpotensi mengubah arah permainan.

Port FC akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-63. Jude Jacob Soonsup-Bell mencetak gol melalui tendangan penalti dan membawa tim tuan rumah berada di depan. Gol tersebut menempatkan Persib dalam posisi sulit karena harus mengejar ketertinggalan dalam pertandingan yang sebelumnya berjalan seimbang. Keunggulan Port FC juga membuat Persib perlu meningkatkan upaya untuk menemukan celah di pertahanan lawan tanpa kehilangan kendali atas jalannya permainan.

Setelah kebobolan, Persib yang dilatih Igor Tolic tidak berhenti berusaha. Tim terus mencari ruang untuk membangun serangan dan menciptakan peluang menyamakan kedudukan. Upaya tersebut dilakukan dalam kondisi pertandingan yang tetap ketat, sementara Port FC memiliki keuntungan setelah mencetak gol lebih dahulu. Persib berusaha menjaga fokus dan meningkatkan tekanan agar dapat kembali mencatatkan gol. Perjuangan itu menjadi bagian penting dari jalannya laga, ketika Persib harus merespons penalti Jude Jacob Soonsup-Bell dan berusaha keluar dari situasi tertinggal.

Persib mulai mengubah jalannya pertandingan ketika waktu normal memasuki menit-menit akhir. Setelah sempat tertinggal 0-1 dari Port FC, tim asal Bandung terus meningkatkan tekanan melalui penguasaan bola dan serangan yang lebih terarah. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-86. Mariano Peralta berhasil mencetak gol penyama kedudukan, mengubah skor menjadi 1-1. Gol ini menjadi titik balik penting karena Persib kembali memiliki kesempatan untuk mengejar kemenangan, bukan sekadar mempertahankan hasil imbang.

Setelah kedudukan kembali seimbang, Persib tampil semakin percaya diri. Para pemain memanfaatkan momentum untuk mempertahankan intensitas serangan, sementara Port FC harus menghadapi tekanan yang meningkat. Perjuangan tersebut menghasilkan gol kedua pada menit ke-90+3. Rosebergne da Silva, yang lebih dikenal dengan nama Berguinho, sukses menjebol gawang Port FC dan membawa Persib berbalik unggul 2-1. Gol yang tercipta pada masa tambahan waktu itu memperlihatkan ketenangan sekaligus ketajaman Persib dalam memanfaatkan peluang pada fase krusial pertandingan.

Keunggulan tersebut belum membuat Persib mengendurkan permainan. Hanya dua menit setelah gol Berguinho, Luka Menalo melengkapi kebangkitan dengan mencetak gol ketiga. Gol itu memastikan Persib menutup laga dengan kemenangan 3-1, setelah sebelumnya berada dalam posisi tertinggal. Rangkaian tiga gol pada menit-menit akhir memperlihatkan perubahan dramatis dalam pertandingan di Thailand. Persib mampu menjaga fokus hingga peluit akhir, memanfaatkan setiap peluang, dan membalikkan keadaan melalui penyelesaian yang efektif. Kemenangan tersebut sekaligus menegaskan karakter kompetitif tim yang tetap berusaha menyerang meskipun waktu pertandingan hampir habis.

Kapten Persib, Marc Klok, menyampaikan rasa bangganya setelah tim berhasil meraih kemenangan atas Port FC. Hasil tersebut menjadi penutup penting bagi pertandingan yang berlangsung ketat, terutama karena Persib harus menghadapi lawan dengan kualitas pemain yang baik. Bagi Klok, keberhasilan itu tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mencetak gol, tetapi juga oleh kerja keras seluruh anggota tim sepanjang laga.

Klok memberikan apresiasi kepada setiap pemain yang berkontribusi dalam perjuangan Persib. Ia menilai seluruh anggota tim mampu menunjukkan tanggung jawab dan menjaga fokus ketika pertandingan berjalan dalam tekanan. Port FC disebut memiliki sejumlah pemain berkualitas, sehingga Persib perlu bekerja lebih keras untuk mengimbangi permainan tuan rumah sekaligus mencari peluang hingga menit-menit akhir.

Menghadapi lawan yang kuat, Persib dinilai mampu menjalankan strategi dengan disiplin sampai peluit akhir. Para pemain tetap menjaga organisasi permainan, mengikuti arahan tim, dan mempertahankan semangat untuk mengejar hasil terbaik. Sikap tersebut menjadi bagian penting dari kemenangan yang diraih melalui perjuangan bersama, bukan hanya mengandalkan penampilan satu atau dua pemain.

Apresiasi Klok juga menegaskan pentingnya kekompakan dalam perjalanan Persib. Kemenangan di Thailand menjadi gambaran bahwa kedisiplinan, kerja keras, dan kepercayaan terhadap strategi dapat membantu tim melewati situasi sulit. Dengan semangat kolektif tersebut, Persib mampu menuntaskan pertandingan secara positif sekaligus memberikan penghargaan kepada seluruh anggota tim yang berjuang hingga laga berakhir.