Gak Ada Matinya Siap Jadi Pelepas Penat, Oki Rengga dan Fedi Nuril Sampaikan Harapan

oleh -51 Dilihat
oleh
Gak Ada Matinya Siap Jadi Pelepas Penat, Oki Rengga dan Fedi Nuril Sampaikan Harapan

Jakarta | Setelah gala premiere film Gak Ada Matinya di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10), Oki Rengga menyampaikan harapannya kepada penonton. Ia ingin film terbarunya itu hadir sebagai hiburan bagi orang-orang yang sedang lelah menghadapi berbagai keadaan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi Oki, sebuah film tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga dapat memberi ruang sejenak untuk beristirahat dari pikiran yang terasa penuh.

Oki menyadari bahwa situasi yang dijalani banyak orang belakangan ini dapat terasa cukup memusingkan. Beragam persoalan sehari-hari bisa membuat seseorang membutuhkan waktu untuk melepaskan penat, sekalipun hanya dengan menyaksikan cerita yang menghibur. Karena itu, ia berharap Gak Ada Matinya dapat memberikan pengalaman menonton yang ringan dan menyenangkan, tanpa menambah beban bagi penontonnya.

Dalam kesempatan tersebut, Oki menyampaikan bahwa keadaan sekarang terasa “cukup memusingkan” dan berharap film ini “bisa menghibur”. Pernyataan itu menggambarkan tujuan sederhana yang ia harapkan tercapai melalui karya tersebut: penonton dapat menikmati cerita, tertawa, dan sejenak mengalihkan perhatian dari hal-hal yang menguras pikiran. Harapan itu tidak berarti film harus menjadi jawaban atas persoalan yang dihadapi setiap orang, melainkan menjadi teman untuk melewati waktu dengan suasana yang lebih santai.

Harapan Oki juga menempatkan kenyamanan penonton sebagai bagian penting dari pengalaman sebuah film. Setelah menjalani kesibukan dan berhadapan dengan situasi yang tidak selalu mudah, masyarakat kerap mencari hiburan yang dapat dinikmati bersama keluarga atau teman. Ia berharap film ini bisa menjadi pilihan untuk kebutuhan tersebut, sekaligus membuat penonton merasa lebih lega setelah keluar dari bioskop.

Melalui harapan itu, Oki mengajak penonton menyambut Gak Ada Matinya sebagai hiburan di tengah rutinitas. Ia berharap cerita dan penampilan para pemain mampu menghadirkan suasana yang menyenangkan, sehingga penonton dapat sejenak menjauh dari rasa penat. Pesan yang ia sampaikan pun sederhana: ketika keadaan terasa membingungkan, film ini diharapkan dapat memberi jeda dan menghadirkan pengalaman menonton yang menghibur.

Gak Ada Matinya merupakan film drama komedi produksi MD Pictures yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 5 November 2026. Ceritanya berpusat pada Binsar, tokoh yang diperankan Oki Rengga, serta perubahan besar dalam kehidupan keluarganya. Kejadian yang menjadi pangkal kisah ini berkaitan dengan ayah Binsar, Pak Luhut, yang diperankan Mathias Muchus. Sebelumnya, keluarga mendapat kabar bahwa Pak Luhut telah meninggal dunia. Namun, situasi berubah ketika sang ayah ternyata hidup kembali. Premis tersebut menghadirkan kondisi yang tidak biasa bagi Binsar dan menjadi landasan cerita film ini.

Dalam film tersebut, Binsar digambarkan sebagai seorang anak yang kewalahan menghadapi kenyataan bahwa ayahnya kembali hidup setelah sebelumnya dikabarkan meninggal. Perubahan mendadak itu menempatkannya dalam situasi yang membingungkan. Informasi yang tersedia menyoroti reaksi Binsar terhadap kemunculan kembali Pak Luhut, tanpa menguraikan lebih jauh bagaimana peristiwa itu terjadi atau apa yang menyusul setelahnya. Oki Rengga memerankan Binsar, sementara Mathias Muchus mengambil peran sebagai Pak Luhut. Hubungan ayah dan anak menjadi bagian utama dari premis yang diperkenalkan, dengan keadaan tak terduga tersebut memberi ruang bagi unsur drama maupun komedi dalam kisah keluarga mereka.

Kombinasi drama dan komedi menjadi pendekatan yang digunakan Gak Ada Matinya untuk mengangkat premis keluarga ini. Pusat ceritanya tetap berada pada Binsar yang harus menghadapi situasi ketika ayahnya kembali hadir, setelah sebelumnya keluarga menerima kabar kematian. Informasi tentang film ini memperkenalkan para pemeran utama beserta keadaan yang menjadi dasar cerita, tanpa memberikan rincian tambahan mengenai penyebab Pak Luhut hidup kembali ataupun penyelesaian konflik. Film garapan MD Pictures ini dijadwalkan hadir di bioskop pada 5 November 2026. Penonton dapat mengenal kisah Binsar dan Pak Luhut melalui premis tersebut, yang mempertemukan kejadian mengejutkan dengan dinamika hubungan dalam sebuah keluarga.

Fedi Nuril menyampaikan harapannya agar film Gak Ada Matinya dapat hadir sebagai hiburan yang menyenangkan bagi penonton. Di tengah berbagai keadaan yang meresahkan dan tekanan yang kerap muncul dalam kehidupan sehari-hari, ia berharap cerita film ini bisa memberi ruang untuk beristirahat sejenak. Penonton dapat menikmati kisahnya, tertawa, dan mengalihkan perhatian dari persoalan yang sedang membebani pikiran.

Dalam film tersebut, Fedi memerankan Fahri, seorang petugas asuransi. Ia mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam proyek ini terasa menyenangkan. Pengalaman bekerja bersama para pemain dan tim produksi menjadi bagian yang ia nikmati selama proses pembuatan film. Fedi juga menyampaikan terima kasih kepada produser serta sutradara yang telah mengajaknya bergabung. Kesempatan tersebut, menurutnya, membuat ia dapat mengambil bagian dalam cerita yang diharapkan dekat dengan pengalaman penonton.

Harapan Fedi sejalan dengan keinginan agar film ini menjadi pelepas penat. Ia ingin penonton memperoleh kesempatan untuk melupakan tekanan sejenak, tanpa harus mengabaikan kenyataan yang mereka hadapi. Hiburan dapat menjadi jeda yang berarti: memberi pikiran ruang untuk bernapas sebelum seseorang kembali menjalani rutinitas dan menyelesaikan berbagai urusan. Karena itu, ia berharap pengalaman menonton film ini terasa ringan, menghibur, dan menyenangkan.

Lebih dari sekadar menemani waktu luang, Fedi berharap film ini mampu membantu penonton menemukan semangat baru. Setelah menikmati cerita dan suasana yang ditawarkan, penonton diharapkan dapat kembali menghadapi hari dengan perasaan yang lebih segar. Harapan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa hiburan seperti Gak Ada Matinya dapat terasa relevan, terutama ketika banyak orang membutuhkan jeda dari situasi yang membuat cemas atau stres. Bagi Fedi, sambutan penonton tentu menjadi hal penting, tetapi tujuan menghadirkan pengalaman yang menghibur dan memberi energi positif juga menjadi harapan tersendiri. Dengan demikian, film ini diharapkan bukan hanya menjadi tontonan, melainkan juga teman singkat untuk melepas beban dan memulihkan suasana hati.

Pada gala premiere film Gak Ada Matinya, Oki Rengga menyampaikan terima kasih kepada produser dan seluruh kru yang terlibat dalam pembuatan film. Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang bekerja bersama selama proses produksi, hingga film tersebut dapat diputar dan disaksikan oleh para tamu undangan. Ucapan itu menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi mereka dalam mewujudkan film, dari tahap penggarapan sampai penyelenggaraan pemutaran perdana. Oki juga menyebut kerja bersama tersebut sebagai bagian dari perjalanan film yang kini diperkenalkan kepada penonton melalui acara gala premiere.

Selain menyampaikan penghargaan kepada orang-orang di balik layar, Oki menyampaikan harapan agar para tamu yang hadir dapat menikmati film tersebut. Ia berharap film Gak Ada Matinya bisa menjadi tontonan yang menyenangkan bagi para undangan pada malam pemutaran perdana. Harapan itu ia tujukan kepada seluruh tamu gala premiere, yang hadir untuk menyaksikan film bersama. Dengan demikian, pesan Oki tidak hanya berisi ucapan terima kasih kepada tim produksi, tetapi juga ungkapan harapan bagi penonton pertama yang menyaksikan karya tersebut dalam acara itu.

Dalam kesempatan yang sama, Oki turut memberikan apresiasi khusus kepada para jurnalis yang hadir di gala premiere. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran mereka dan peran media dalam memperkenalkan film kepada masyarakat. Menurut Oki, media berperan membantu membuat sebuah film dikenal dan diterima oleh khalayak. Ucapan tersebut menegaskan bahwa jurnalis memiliki bagian dalam menyampaikan informasi mengenai film kepada publik, sehingga masyarakat dapat mengetahui keberadaan film Gak Ada Matinya dan mengenalnya melalui pemberitaan.

Oki menyampaikan penghargaan itu kepada para jurnalis sebagai.

Baca juga: Hj. Suharti Wafat pada Usia 86 Tahun, Keluarga Sampaikan Permohonan Doa