Truk Boks Kehilangan Kendali di Jalur Pantura Tuban, Dua Pengendara Luka Berat

oleh -63 Dilihat
oleh
Truk Boks Kehilangan Kendali di Jalur Pantura Tuban, Dua Pengendara Luka Berat

Kabupaten Tuban | Kecelakaan beruntun terjadi di jalan raya Tuban–Semarang, tepatnya di Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Senin, 12 Oktober 2026. Peristiwa tersebut melibatkan sebuah truk boks yang diduga kehilangan kendali saat melintas di jalur Pantura Sukolilo. Kendaraan itu kemudian menghantam dua kendaraan lain yang sedang melintas di ruas jalan tersebut.

Selain menabrak dua kendaraan, truk boks itu juga menghantam bagian depan tiga rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Benturan tersebut menyebabkan bagian depan rumah-rumah itu mengalami kerusakan. Dampak kecelakaan tidak hanya mengenai kendaraan yang terlibat, tetapi juga bangunan warga di sisi jalan raya Tuban–Semarang.

Peristiwa ini mengakibatkan dua pengendara mengalami luka berat. Keduanya menjadi korban dalam kecelakaan yang melibatkan truk boks, dua kendaraan yang melintas, serta tiga rumah warga di Desa Sukolilo. Dengan demikian, kecelakaan di jalur Pantura wilayah Tuban tersebut menimbulkan korban luka berat dan kerusakan pada bagian depan tiga rumah.

Insiden itu tercatat terjadi di wilayah Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, yang berada di jalur penghubung Tuban–Semarang. Berdasarkan informasi awal, rangkaian kejadian bermula ketika truk boks diduga kehilangan kendali, lalu menghantam dua kendaraan dan berlanjut mengenai tiga rumah warga. Dua pengendara dilaporkan mengalami luka berat, sedangkan kerusakan terlihat pada bagian depan rumah yang terdampak benturan.

Truk boks bernomor polisi W 9388 PF terlibat dalam rangkaian kecelakaan di jalur Pantura Tuban. Berdasarkan keterangan yang tersedia, kendaraan tersebut mula-mula bergerak dari arah barat menuju timur, dengan rute perjalanan dari Semarang ke Tuban. Saat melaju di jalur tersebut, truk boks kemudian menabrak kendaraan roda tiga jenis tossa dan sebuah sepeda motor.

Tabrakan itu melibatkan kedua kendaraan tersebut dalam satu rangkaian kejadian. Kendaraan roda tiga jenis tossa dan sepeda motor berada dalam lintasan pergerakan truk boks ketika benturan terjadi. Setelah tertabrak, pengendara kendaraan roda tiga dan pengendara sepeda motor terpental ke sisi kanan. Keduanya kemudian masuk ke badan jalan.

Urutan kejadian tersebut menunjukkan bahwa insiden bermula ketika truk boks W 9388 PF bergerak dari arah barat ke timur, sebelum menabrak tossa dan sepeda motor. Benturan menyebabkan kedua pengendara terpental ke sisi kanan hingga berada di badan jalan. Keterangan ini menjadi dasar kronologi kecelakaan, tanpa memuat informasi tambahan mengenai kecepatan kendaraan, posisi pasti masing-masing korban, maupun keadaan lain di luar rangkaian tabrakan yang telah disebutkan.

Pengemudi truk boks yang terlibat dalam kecelakaan di jalur Pantura Tuban diketahui bernama Feri Yudin. Berdasarkan sumber yang diperoleh, Feri berusia 41 tahun dan merupakan warga Banyuwangi. Identitas tersebut dicantumkan dalam keterangan mengenai peristiwa ketika truk boks kehilangan kendali di ruas jalan tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban, Ipda Rizky Dwi P, membenarkan adanya kejadian itu. Ia menerangkan bahwa truk boks yang dikemudikan Feri melaju dari arah barat menuju timur. Dalam peristiwa tersebut, kendaraan itu menabrak dua kendaraan lain, masing-masing kendaraan roda tiga dan kendaraan roda dua.

Menurut keterangan kepolisian, kendaraan roda tiga dikemudikan oleh Ahmad Rofiq, sedangkan kendaraan roda dua dikemudikan oleh Sakiman. Kedua kendaraan tersebut berada dalam rangkaian kejadian yang melibatkan truk boks dari arah barat ke timur. Keterangan mengenai identitas para pengemudi disampaikan sebagai bagian dari penanganan dan penyelidikan kecelakaan oleh Satlantas Polresta Tuban.

Ipda Rizky Dwi P juga menjelaskan bahwa Ahmad Rofiq dan Sakiman terpental ke sisi kanan, kemudian jatuh ke badan jalan. Pernyataan itu menggambarkan posisi kedua korban setelah terjadi tabrakan. Kedua pengendara tersebut dilaporkan mengalami luka berat akibat kecelakaan itu.

Keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban menjadi dasar informasi mengenai identitas pengemudi, arah pergerakan truk boks, serta kendaraan yang terlibat. Dalam penjelasannya, kepolisian menyebut Feri Yudin sebagai pengemudi truk boks, sementara Ahmad Rofiq dan Sakiman merupakan pengendara kendaraan roda tiga dan roda dua yang tertabrak. Rangkaian informasi tersebut disampaikan sesuai keterangan sumber tanpa menambahkan dugaan mengenai penyebab lain di luar peristiwa yang telah dijelaskan.

Kecelakaan truk boks di jalur Pantura Tuban menimbulkan dampak serius bagi pengguna jalan dan lingkungan permukiman di sekitar lokasi. Berdasarkan informasi yang tersedia, dua pengendara mengalami luka berat dalam peristiwa tersebut. Keterangan ini menunjukkan bahwa kejadian itu tidak hanya mengganggu kelancaran perjalanan, tetapi juga membawa konsekuensi langsung terhadap keselamatan orang yang berada di jalur kecelakaan.

Dampak lain terlihat pada sejumlah rumah warga yang berada di sekitar ruas jalan. Sebanyak tiga rumah mengalami kerusakan pada bagian depan setelah dihantam truk. Kerusakan tersebut menghubungkan rangkaian kecelakaan dengan perubahan pada bagian bangunan yang menghadap ke jalan. Namun, informasi yang tersedia hanya menyebut kondisi pada bagian depan rumah, sehingga belum dapat digunakan untuk menyimpulkan tingkat kerusakan keseluruhan bangunan.

Rangkaian dampak itu memperlihatkan bagaimana kendaraan yang kehilangan kendali dapat menjangkau area di luar badan jalan dan memengaruhi warga di sekitarnya. Posisi rumah yang berdekatan dengan jalur Pantura membuat bagian depan bangunan turut terdampak ketika truk bergerak keluar dari kendali. Meski demikian, uraian mengenai kerusakan perlu tetap dibatasi pada keterangan yang telah disampaikan, tanpa memperluasnya menjadi penilaian terhadap seluruh struktur rumah.

Dengan demikian, kecelakaan tersebut tercatat menimbulkan dua dampak utama yang didukung oleh sumber, yakni dua pengendara mengalami luka berat dan tiga rumah warga mengalami kerusakan pada bagian depan akibat dihantam truk. Fakta ini menggambarkan luasnya akibat insiden, baik terhadap keselamatan pengguna jalan maupun terhadap bagian bangunan yang berada di sekitar lokasi, tanpa memberikan kesimpulan lebih jauh mengenai kondisi keseluruhan rumah atau keadaan para korban di luar informasi yang tersedia.