Jakarta | Ruben Onsu menanggapi beredarnya foto yang ramai dibicarakan di media sosial karena sosok di dalamnya dinilai memiliki kemiripan dengan dirinya. Ia menyampaikan tanggapan tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Perhatian publik terhadap foto itu pun meningkat, seiring unggahan dan pembahasan mengenai gambar tersebut menyebar di berbagai platform. Meski demikian, kemiripan yang menjadi bahan perbincangan tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa orang yang terlihat dalam foto adalah Ruben.
Foto yang disebut menampilkan adegan ciuman itu memunculkan beragam reaksi dari pengguna media sosial. Sebagian warganet mengaitkan sosok di dalam gambar dengan Ruben, sementara peredarannya juga mendorong munculnya pertanyaan tentang identitas orang yang sebenarnya. Informasi yang beredar sejauh ini hanya menyebut adanya dugaan kemiripan. Karena itu, penting untuk membedakan klaim yang muncul dalam percakapan daring dari fakta yang telah dipastikan. Tidak ada dasar untuk menyatakan secara definitif siapa sosok dalam foto hanya berdasarkan kemiripan visual.
Tanggapan Ruben di akun Instagram pribadinya menjadi bagian dari sorotan atas isu tersebut. Namun, pembahasan mengenai unggahan dan foto yang beredar sebaiknya tetap merujuk pada keterangan yang tersedia, tanpa menambahkan tafsir atau detail yang belum terverifikasi. Dalam situasi ketika sebuah gambar viral dikaitkan dengan figur publik, konteks, sumber, dan keaslian materi perlu diperiksa sebelum kesimpulan disebarluaskan. Penyebutan bahwa foto itu diduga mirip Ruben lebih akurat daripada menyebutnya sebagai foto Ruben, sebab identitas sosok di dalam gambar belum dipastikan. Sikap hati-hati ini membantu menjaga pemberitaan tetap berimbang, sekaligus menghindari pengulangan dugaan seolah-olah merupakan fakta. Respons yang disampaikan melalui Instagram menunjukkan bahwa Ruben turut menanggapi ramainya perhatian terhadap foto tersebut, tetapi tidak mengubah status identitas dalam gambar menjadi sesuatu yang telah terkonfirmasi. Untuk saat ini, inti kabar yang dapat disampaikan adalah adanya foto ciuman yang beredar, dugaan kemiripan dengan Ruben Onsu, serta tanggapannya melalui akun pribadinya.Dalam unggahan yang menjadi perhatian, Ruben Onsu menyampaikan sindiran kepada seseorang yang, menurut penilaiannya, berusaha meminta dukungan dari berbagai pihak. Ia menyinggung tindakan menghubungi orang lain untuk memperoleh pembelaan, sembari menyebut adanya cerita yang dianggapnya tidak benar. Pernyataan tersebut merupakan pandangan dan tudingan Ruben sebagaimana disampaikan dalam unggahan, bukan keterangan yang telah dipastikan secara independen. Karena itu, isi sindiran tersebut perlu dipahami sebagai bagian dari respons pribadinya terhadap situasi yang tengah dibicarakan.
Ruben juga menilai bahwa pihak yang dimaksud berupaya menjatuhkannya melalui cara tersebut. Ia memperingatkan agar orang itu tidak bertindak berlebihan dalam menyusun atau menyampaikan narasi. Menurut Ruben, upaya membingkai suatu persoalan dengan cara tertentu justru dapat memperlihatkan watak asli orang yang melakukannya. Ucapan itu disampaikan dengan nada menyindir, tetapi tidak disertai penjelasan terperinci mengenai identitas pihak yang ia maksud maupun bukti yang dapat mengonfirmasi tudingan tersebut. Dengan demikian, konteks dan kebenaran dari klaim itu tetap perlu dibedakan dari fakta yang sudah terverifikasi.
Respons Ruben tersebut dikutip pada Jumat, 23 Oktober 2026, di tengah ramainya pembahasan mengenai foto viral yang diduga mirip dirinya. Dalam unggahannya, ia tidak hanya menanggapi kemiripan foto, tetapi juga melontarkan kritik terhadap cara seseorang menangani persoalan dan mencari dukungan. Belum ada rincian lebih lanjut yang memastikan siapa pihak yang disindir atau bagaimana pihak tersebut merespons pernyataan Ruben. Pembaca sebaiknya mencermati atribusi dalam pemberitaan: ucapan tentang permintaan pembelaan, cerita bohong, dan upaya menjatuhkan merupakan tudingan Ruben, bukan kesimpulan yang telah dibuktikan. Penyampaian yang cermat membantu menjaga perbedaan respons figur publik, dugaan yang beredar, dan informasi yang dapat dipastikan. Hingga terdapat keterangan tambahan dari pihak-pihak terkait, pernyataan itu lebih tepat diperlakukan sebagai pandangan Ruben dalam menanggapi polemik, tanpa menganggapnya sebagai verifikasi atas perilaku siapa pun.Dalam menanggapi foto viral yang diduga mirip dirinya, Ruben Onsu menyampaikan bahwa sikapnya kali ini berbeda dari sebelumnya. Ia mengatakan tidak akan kembali memilih diam ketika menghadapi hal-hal yang menurutnya sudah melewati batas. Ruben menggambarkan persoalan tersebut sebagai sesuatu yang keterlaluan, jahat, dan serakah. Pernyataan itu ia sampaikan sebagai respons atas situasi yang sedang menjadi perhatian, tanpa menjelaskan lebih jauh identitas pihak yang ia maksud. Ia menegaskan bahwa sikap diam yang pernah diambilnya tidak seharusnya dianggap sebagai tanda bahwa dirinya menerima atau membenarkan keadaan tersebut.
Ruben juga meminta pihak yang dituju untuk berhenti melontarkan tuduhan dan berhenti mencuci tangan atas persoalan itu. Menurut ucapannya, ia tidak ingin pihak tersebut terus menyampaikan tudingan sambil melepaskan diri dari tanggung jawab. Ia menyebut tindakan semacam itu sebagai sesuatu yang tidak dapat lagi ia biarkan begitu saja. Meski kata-katanya terdengar tegas, pernyataan tersebut tetap perlu dipahami sebagai pandangan Ruben mengenai masalah yang ia hadapi. Ia tidak menyebutkan nama atau memberikan rincian yang dapat mengidentifikasi siapa pihak yang dimaksud dalam ucapannya.
Dalam pernyataannya, Ruben turut menyebut dalang di balik hal tersebut sebagai sosok yang licik. Sebutan itu merupakan penilaian yang ia sampaikan sendiri, bukan keterangan yang dapat diperlakukan sebagai fakta terverifikasi. Ruben menekankan bahwa kali ini ia memilih untuk bersuara karena menilai situasinya sudah keterlaluan dan tidak bisa terus dibiarkan. Ia juga menyampaikan keberatan atas tuduhan serta sikap yang, menurutnya, menunjukkan upaya untuk mencuci tangan. Namun, tanpa informasi tambahan dari pihak-pihak terkait, identitas dan peran orang yang ia singgung tidak dapat dipastikan dari pernyataan tersebut. Dengan demikian, inti respons Ruben adalah tekadnya untuk tidak lagi diam, sekaligus permintaan agar pihak yang dituju menghentikan tuduhan dan mengambil tanggung jawab atas persoalan yang ia persoalkan.
Ruben Onsu disebut telah membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik. Dalam konteks pemberitaan mengenai laporan tersebut, unggahan Sarwendah di Instagram turut disorot. Unggahan itu disebut berisi rekaman video call Ruben dengan seorang sosok pria yang disebut sebagai Y. Namun, keberadaan rekaman dan kaitannya dengan perkara perlu dipahami sesuai keterangan yang tersedia, tanpa menganggap dugaan sebagai fakta hukum yang telah terbukti.
Praktisi hukum Toni RM menjelaskan bahwa penilaian terhadap dugaan pencemaran nama baik perlu merujuk pada unsur dalam Pasal 27A Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Menurut Toni, unsur penting yang harus diperhatikan ialah adanya tuduhan mengenai suatu hal yang disampaikan dengan maksud agar diketahui umum. Karena itu, ia menekankan bahwa konteks dan isi unggahan menjadi bagian penting dalam menilai apakah pasal tersebut dapat diterapkan.
Toni menyatakan bahwa apabila suatu unggahan tidak memuat unsur tuduhan, maka menurut pandangannya unggahan itu tidak dapat dijerat dengan Pasal 27A UU ITE atas dasar pencemaran nama baik. Ia memberi contoh tuduhan yang dapat dimaksud, lain tuduhan melakukan pencurian, aborsi, perampokan, korupsi, maupun tindak pidana lain. Contoh tersebut merupakan penjelasan Toni mengenai bentuk tuduhan yang relevan, bukan kesimpulan bahwa unggahan Sarwendah memuat tuduhan tertentu atau bahwa seseorang telah melakukan tindak pidana.
Keterangan hukum Toni tersebut dikutip pada Senin, 19 Oktober 2026. Pandangannya menjelaskan unsur yang menurutnya perlu diperiksa, tetapi penentuan terpenuhi atau tidaknya unsur pidana berada pada proses penegakan hukum dan penilaian pihak berwenang.
Baca juga: Ruben Onsu Tanggapi Foto Ciuman yang Diduga Mirip Dirinya | Sorotan Showbiz: Bukti Ruben Onsu, Operasi Sheila Marcia, dan Peringatan Komnas PA



































