Power Bank Terbakar di Kabin, Pesawat IndiGo Dialihkan ke Hyderabad

oleh -84 Dilihat
oleh
Power Bank Terbakar di Kabin, Pesawat IndiGo Dialihkan ke Hyderabad

Jakarta | Sebuah power bank terbakar di dalam kabin pesawat IndiGo yang sedang melayani rute New Delhi menuju Chennai, India, pada Minggu. Insiden tersebut memicu munculnya asap dan mendorong awak pesawat mengambil langkah darurat untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang. Pesawat itu membawa lebih dari 180 orang, sehingga setiap tanda gangguan di kabin harus segera ditangani sesuai prosedur keselamatan penerbangan.

Pilot kemudian mengalihkan Airbus A321 bernomor penerbangan 6E 6115 ke Hyderabad. Pengalihan dilakukan setelah asap terdeteksi berasal dari perangkat elektronik pribadi milik seorang penumpang. Keputusan tersebut memungkinkan pesawat mendarat di bandar udara alternatif dengan fasilitas yang diperlukan untuk memeriksa kondisi kabin serta memastikan sumber gangguan telah sepenuhnya dikendalikan.

Pesawat berhasil mendarat dengan selamat di Rajiv Gandhi International Airport, Hyderabad. Tidak ada penumpang yang dilaporkan terluka dalam kejadian tersebut. Setelah mendarat, situasi dapat ditangani tanpa menimbulkan dampak lebih lanjut terhadap keselamatan penumpang maupun awak. Peristiwa ini kembali menunjukkan potensi risiko yang dapat ditimbulkan perangkat elektronik berdaya tinggi apabila mengalami kerusakan, panas berlebih, atau gangguan pada baterainya selama penerbangan.

Dalam pernyataannya, IndiGo menyampaikan bahwa awak kabin segera merespons ketika asap terlihat di dalam pesawat. Kru menjalankan tindakan yang diperlukan untuk mengendalikan situasi dan menjaga kabin tetap aman hingga pesawat dialihkan dan mendarat. Maskapai juga menegaskan bahwa respons cepat awak menjadi bagian penting dalam mencegah insiden berkembang menjadi keadaan yang lebih serius. Penerbangan tersebut kini menjadi perhatian karena mengingatkan kembali pentingnya membawa, menyimpan, dan menggunakan power bank sesuai ketentuan keselamatan selama berada di dalam pesawat.

Video insiden yang beredar memperlihatkan kondisi kabin ketika api tampak berkobar dari kompartemen penyimpanan bagasi di atas kursi penumpang. Nyala api terlihat berada di bagian dalam kompartemen tersebut dan menarik perhatian orang-orang yang berada di sekitarnya. Asap dan kobaran yang muncul membuat situasi di area kabin terlihat tegang, sementara penumpang berusaha merespons kejadian itu dari jarak dekat.

Sejumlah penumpang terlihat mencoba memadamkan api menggunakan kain dan tas. Benda-benda tersebut diarahkan ke sumber kobaran untuk membantu menutup atau menekan api yang terlihat dari ruang penyimpanan di atas kepala. Upaya itu dilakukan secara langsung oleh penumpang di sekitar lokasi, sebagaimana terekam dalam video yang beredar. Rekaman tersebut tidak menunjukkan keterangan lebih lanjut mengenai hasil dari setiap upaya pemadaman.

Di tengah situasi tersebut, seorang penumpang terdengar meminta penumpang lain untuk tetap tenang. Imbauan itu terdengar ketika perhatian orang-orang terpusat pada api di kompartemen kabin. Suara tersebut menjadi bagian dari respons yang terekam selama insiden berlangsung, bersama dengan gerakan penumpang yang berupaya menangani kobaran menggunakan barang-barang yang tersedia di sekitar mereka.

Gambaran dari video menunjukkan respons cepat di dalam kabin, dengan beberapa penumpang berusaha membantu mengendalikan api dan penumpang lain tetap berada di area masing-masing. Kobaran terlihat berasal dari kompartemen bagasi di atas kursi, sedangkan tindakan yang tampak dalam rekaman terbatas pada penggunaan kain dan tas serta permintaan agar penumpang tetap tenang. Rincian mengenai penyebab teknis kebakaran, identitas penumpang, maupun tindakan lain di luar yang terlihat dalam video tidak tercantum dalam bahan tersebut.

Penerbangan IndiGo tersebut berangkat dari Terminal 1 Bandara Internasional Indira Gandhi, Delhi, sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Pesawat semula dijadwalkan menempuh perjalanan menuju Chennai dan diperkirakan tiba pada pukul 16.00. Pada tahap awal, penerbangan berlangsung sesuai rencana sebelum situasi di dalam kabin mendorong awak pesawat mengambil langkah pengamanan dan mengubah tujuan pendaratan.

Dalam perjalanan, awak kabin melaporkan adanya power bank yang terbakar di kabin. Peristiwa itu membuat maskapai memutuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Hyderabad. Pengalihan dilakukan sebagai tindakan pencegahan agar pesawat dapat segera mendarat di bandara yang dinilai sesuai untuk menangani keadaan tersebut. Pesawat kemudian mendarat di Hyderabad pada pukul 15.59 waktu setempat, sedikit lebih awal dibandingkan jadwal kedatangan semula di Chennai.

Setelah pesawat tiba di Hyderabad, IndiGo menyiapkan pesawat pengganti untuk melanjutkan perjalanan para penumpang ke Chennai. Pengaturan tersebut ditujukan untuk memungkinkan rute diteruskan setelah pemeriksaan dan penanganan situasi di pesawat awal selesai. Maskapai juga menyediakan minuman bagi penumpang selama menunggu proses pemindahan dan keberangkatan lanjutan.

Selain memenuhi kebutuhan dasar penumpang, IndiGo menyampaikan informasi terbaru mengenai perkembangan penerbangan dan rencana perjalanan berikutnya. Pembaruan diberikan agar penumpang mengetahui tahapan yang sedang berlangsung serta perkiraan pengaturan lanjutan menuju Chennai. Maskapai menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat situasi tidak terduga tersebut, sembari menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak menjadi pertimbangan utama dalam keputusan mengalihkan pesawat.

Kebakaran ini kembali menyoroti risiko baterai lithium-ion yang terdapat dalam power bank. Baterai tersebut dapat mengalami panas berlebih, kerusakan, atau korsleting dalam kondisi tertentu. Di ruang kabin pesawat, insiden semacam itu memerlukan penanganan segera karena asap dan api dapat membahayakan penumpang serta mengganggu operasional penerbangan. Peristiwa tersebut juga mempertegas pentingnya mengikuti ketentuan maskapai dan otoritas penerbangan saat membawa perangkat dengan baterai berkapasitas besar.

Power bank tidak boleh dimasukkan ke dalam bagasi tercatat. Perangkat ini hanya diperbolehkan dibawa di kabin, sehingga awak pesawat dapat memantau dan menanganinya apabila muncul tanda-tanda panas, asap, atau kerusakan. Selain itu, penggunaan power bank untuk mengisi daya perangkat elektronik selama penerbangan mulai dilarang pada akhir 2025, setelah sejumlah insiden serupa dilaporkan. Penumpang perlu memperhatikan aturan yang berlaku dan menyimpan perangkat tersebut di tempat yang mudah diawasi.

Salah satu kejadian sebelumnya berlangsung pada 5 Mei 2026 dalam penerbangan IndiGo 6E 108, setelah pesawat tiba di Chandigarh dari Hyderabad. Sebuah power bank terbakar di dalam pesawat yang membawa 204 orang, termasuk kru. Seluruh penumpang kemudian dievakuasi, sementara lima orang dilaporkan mengalami luka. Peristiwa itu menunjukkan bahwa penanganan perangkat dengan baterai lithium-ion tetap menjadi perhatian bahkan setelah pesawat menyelesaikan penerbangannya.

Insiden lain terjadi pada 19 Oktober 2025 dalam penerbangan IndiGo 6E 2107 dari Delhi menuju Dimapur. Power bank yang disimpan di saku belakang kursi terbakar ketika pesawat sedang bersiap untuk lepas landas. Pesawat kemudian kembali ke tempat parkir untuk memungkinkan penanganan insiden tersebut. Rangkaian kejadian ini menjadi dasar bagi penekanan kembali terhadap larangan menyimpan power bank di bagasi tercatat dan pembatasan penggunaannya selama penerbangan.

Baca juga: Menyelamatkan 46 Orangutan dari Habitat Terbakar di Kalimantan Barat