Rustian Tinggalkan Gedung KPK Setelah Pemeriksaan, Tak Beri Keterangan

oleh -80 Dilihat
oleh
Rustian Tinggalkan Gedung KPK Setelah Pemeriksaan, Tak Beri Keterangan

Jakarta | Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 14 Oktober 2026, setelah menjalani pemeriksaan. Ia terlihat meninggalkan ruang pemeriksaan sekitar pukul 14.50 WIB. Kehadirannya di kantor lembaga antirasuah itu berlangsung sehari setelah dirinya diamankan dalam operasi tangkap tangan KPK di lingkungan BNPB. Peristiwa tersebut menjadi bagian dari rangkaian penanganan perkara yang sedang dilakukan penyidik. Setelah pemeriksaan selesai, Rustian berjalan keluar dari area pemeriksaan tanpa menyampaikan penjelasan kepada awak media yang menunggu di gedung KPK. Informasi mengenai waktu kepulangannya itu menjadi keterangan utama terkait aktivitasnya pada siang tersebut.

Sejumlah wartawan berada di lokasi untuk memperoleh keterangan langsung mengenai pemeriksaan dan operasi tangkap tangan sehari sebelumnya. Namun, Rustian tidak memberikan komentar saat meninggalkan gedung. Ia tidak menjawab pertanyaan yang disampaikan awak media mengenai materi pemeriksaan, perkara yang ditangani, maupun statusnya setelah diamankan. Karena tidak ada pernyataan langsung darinya, informasi mengenai pemeriksaan pada Rabu itu terbatas pada waktu ia terlihat keluar dari ruang pemeriksaan dan konteks bahwa ia sebelumnya diamankan KPK. Sikap diam tersebut tidak dengan sendirinya menjelaskan isi pemeriksaan ataupun menunjukkan kesimpulan penyidik. Perkembangan lebih lanjut mengenai perkara perlu merujuk pada keterangan resmi KPK dan informasi yang dapat diverifikasi.

Operasi tangkap tangan yang berlangsung pada Selasa, 13 Oktober 2026, disebut dilakukan di lingkungan BNPB. Dalam rangkaian peristiwa ini, Rustian diamankan sebelum menjalani pemeriksaan di Gedung KPK pada hari berikutnya. Pemeriksaan merupakan bagian dari proses pengumpulan keterangan oleh penyidik, sedangkan informasi mengenai dugaan perkara, pihak lain yang terlibat, dan langkah hukum selanjutnya perlu menunggu penjelasan resmi lembaga tersebut. Hingga ia meninggalkan gedung pada Rabu siang, Rustian belum memberikan keterangan kepada media. Oleh sebab itu, pemberitaan mengenai kejadian ini perlu membedakan fakta yang tampak—waktu keluar dan rangkaian tanggal—dari rincian perkara yang belum disampaikan secara terbuka. Keterangan resmi berikutnya akan membantu menjelaskan perkembangan penanganan kasus.

Saat keluar dari gedung KPK setelah menjalani pemeriksaan, Rustian tampak mengenakan masker yang menutupi sebagian wajahnya. Penampilannya terlihat sederhana dan tidak banyak menarik perhatian. Ia berjalan meninggalkan area gedung tanpa menyampaikan keterangan kepada awak media yang menunggu. Masker tersebut membuat ekspresi wajahnya tidak terlihat jelas, sementara langkahnya berlangsung singkat di tengah perhatian kamera. Situasi itu menjadi bagian dari momen kepulangannya setelah pemeriksaan, bukan penjelasan mengenai materi atau hasil pemeriksaan yang dijalani.

Dalam rekaman dan pengamatan saat itu, Rustian tidak tampak memakai borgol ketika keluar dari gedung. Namun, pengamatan tersebut hanya menggambarkan apa yang terlihat pada momen tersebut dan tidak dengan sendirinya menjelaskan status hukum maupun proses penanganan perkara. Seorang pria berkemeja putih terlihat mendampinginya saat ia berjalan. Keduanya bergerak bersama meninggalkan lokasi, sementara Rustian tetap tidak memberikan komentar kepada wartawan. Tidak terlihat adanya percakapan yang dapat didengar publik atau penjelasan dari pria yang mendampinginya mengenai tujuan mereka setelah meninggalkan gedung.

Rustian juga terlihat membawa sebuah tas jinjing atau tote bag. Bentuk dan cara tas itu dibawa membuatnya tampak seperti barang pribadi yang dibawa saat pulang, tetapi isi tas tidak dapat dipastikan dari pengamatan luar. Tas tersebut diduga berisi pakaian, namun dugaan itu belum dikonfirmasi oleh Rustian maupun pihak lain. Karena itu, informasi mengenai isinya perlu disampaikan sebagai perkiraan, bukan sebagai fakta. Tidak ada keterangan yang terlihat atau terdengar saat ia keluar yang memastikan apakah tas itu berisi pakaian atau barang lain. Rangkaian hal yang tampak—masker, tidak terlihat memakai borgol, pendamping berkemeja putih, serta tas jinjing—hanya menggambarkan penampilannya ketika meninggalkan gedung KPK dan tidak memberi kepastian tambahan tentang pemeriksaan yang telah dijalani.

Rustian meninggalkan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menjalani pemeriksaan. Namun, ia tidak menyampaikan keterangan kepada awak media mengenai pemeriksaan tersebut. Seusai keluar dari gedung, Rustian bergerak menjauh dari area kantor KPK tanpa memberikan penjelasan tentang materi yang ditanyakan penyidik ataupun proses yang telah dijalaninya. Tidak ada pernyataan yang disampaikan untuk menjawab pertanyaan wartawan mengenai agenda pemeriksaan itu.

Sejumlah awak media kemudian mengikuti Rustian ketika ia berada di pinggir jalan. Para wartawan berupaya meminta konfirmasi dan mengajukan beberapa pertanyaan terkait pemeriksaan yang baru saja berlangsung. Situasi tersebut berlangsung sekitar lima menit. Dalam rentang waktu itu, Rustian tetap berjalan dan tidak memberikan jawaban atas pertanyaan yang disampaikan kepadanya. Ia juga tidak menyampaikan keterangan singkat maupun penjelasan tambahan kepada para wartawan yang berada di sekitarnya.

Upaya awak media untuk memperoleh tanggapan secara langsung tidak menghasilkan keterangan dari Rustian. Pertanyaan yang diajukan selama ia berada di pinggir jalan tetap tidak dijawab, sehingga belum ada penjelasan darinya mengenai pemeriksaan di KPK. Sikap diam itu menjadi hal yang terlihat saat ia meninggalkan lokasi, sementara wartawan terus berupaya meminta tanggapan. Hingga Rustian berlalu dari kerumunan, ia tidak memberikan komentar tentang pemeriksaan yang telah dijalaninya. Dengan demikian, informasi mengenai pokok pemeriksaan maupun tanggapannya atas proses tersebut belum disampaikan langsung oleh Rustian kepada media pada kesempatan itu.

Setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Rustian terlihat berada di luar gedung. Pada bagian akhir kejadian itu, perhatiannya tampak tertuju pada taksi yang akan menjemputnya. Ia sempat terlihat kebingungan ketika mencari kendaraan tersebut. Situasi ini berlangsung sebelum Rustian meninggalkan lokasi, sementara tidak ada keterangan tambahan yang disampaikan mengenai apa yang terjadi selama pemeriksaan.

Rustian kemudian mencari taksi yang dimaksud di sekitar area luar gedung. Dalam pengamatan tersebut, ia terlihat belum segera menemukan kendaraan yang akan menjemputnya. Ia tampak kebingungan saat mencari taksi, sebelum akhirnya taksi itu ditemukan. Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai percakapan Rustian dan pihak lain pada saat itu, sehingga uraian tentang kejadian di luar gedung terbatas pada proses pencarian kendaraan tersebut.

Setelah taksi yang menjemputnya ditemukan, Rustian masuk ke dalam kendaraan. Urutan kejadian itu menandai akhir keberadaannya di lokasi setelah pemeriksaan: ia lebih dulu terlihat mencari taksi, sempat kebingungan, kemudian naik ke kendaraan tersebut. Taksi itu selanjutnya meninggalkan area gedung KPK. Dengan demikian, bagian akhir kejadian berlangsung tanpa keterangan lisan dari Rustian kepada pihak yang menunggu di luar gedung.

Kepergiannya menggunakan taksi menjadi peristiwa terakhir yang terlihat dalam rangkaian ini. Tidak ada keterangan yang disampaikan mengenai tujuan perjalanan setelah ia meninggalkan lokasi. Demikian pula, uraian ini tidak memuat penjelasan mengenai alasan pemeriksaan, status hukum Rustian, ataupun perkembangan perkara. Informasi yang dapat dipastikan dari kejadian di luar gedung hanya mencakup bahwa ia sempat kebingungan mencari taksi yang akan menjemputnya, kemudian masuk ke dalam taksi dan pergi dari lokasi.

Baca juga: Rustian Keluar dari KPK sebagai Saksi setelah Pemeriksaan Terkait OTT BNPB | Penanganan Karhutla: Operasi Pemadaman, Pemeriksaan Korporasi, dan Tuntutan Transparansi

📚 Artikel Terkait: