Bandung | Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan penunjukan Yunindra Hardino sebagai general manager baru. Pengumuman ini menandai perubahan kepemimpinan di resort tersebut sekaligus membuka babak baru dalam pengembangan layanan dan penguatan posisinya di tengah pilihan akomodasi di Bandung. Dalam peran barunya, Yunindra akan memimpin resort dengan perhatian pada kebutuhan beragam tamu, mulai dari wisatawan yang mencari waktu beristirahat hingga keluarga, pegolf, serta penyelenggara pertemuan dan acara. Penunjukan ini menjadi bagian penting dari upaya Swiss-Belresort Dago Heritage untuk menjaga daya tariknya sebagai destinasi yang dapat melayani berbagai tujuan kunjungan. Peran general manager juga menempatkan kepemimpinan operasional sebagai unsur penting dalam membentuk pengalaman tamu yang konsisten.
Babak baru tersebut berkaitan erat dengan ambisi resort untuk semakin dikenal sebagai destinasi leisure di Bandung. Wisatawan yang berkunjung untuk bersantai membutuhkan suasana dan layanan yang mendukung waktu istirahat, sedangkan keluarga biasanya mencari pilihan yang sesuai untuk perjalanan bersama. Kehadiran Yunindra dalam posisi kepemimpinan diharapkan memperkuat perhatian terhadap ragam kebutuhan itu, tanpa mengesampingkan karakter resort sebagai tempat menginap dan menikmati perjalanan. Pada saat yang sama, penunjukan ini memberikan kesempatan untuk terus mengembangkan daya saing Swiss-Belresort Dago Heritage di pasar perhotelan Bandung. Dengan demikian, fokusnya tidak hanya pada akomodasi, tetapi juga pada pengalaman destinasi yang relevan bagi berbagai jenis pengunjung.
Selain wisata leisure dan keluarga, resort ini juga menyasar tamu yang datang untuk bermain golf serta kebutuhan MICE, yakni pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran. Perpaduan segmen tersebut menjadikan pengelolaan resort perlu memahami tujuan kunjungan yang berbeda, baik perjalanan rekreasi maupun agenda bisnis. Kepemimpinan Yunindra menjadi landasan bagi Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung untuk memperkuat posisinya dalam melayani kebutuhan tersebut dan mempertahankan relevansinya sebagai destinasi di kota ini. Pengumuman pengangkatan ini sekaligus menegaskan arah resort untuk merangkul pasar yang beragam, dengan leisure, keluarga, golf, dan MICE sebagai bagian dari identitasnya. Melalui babak kepemimpinan baru ini, resort melanjutkan upaya menghadirkan pilihan bagi pengunjung dengan beragam kepentingan perjalanan.
Yunindra Hardino membawa pengalaman hampir dua dekade di industri perhotelan saat dipercaya memimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung. Perjalanan profesionalnya dimulai pada 2007, ketika ia bekerja sebagai guest service agent. Dari posisi yang berhadapan langsung dengan tamu, ia membangun pemahaman mengenai kebutuhan layanan, standar keramahan, dan pentingnya pengalaman menginap yang konsisten. Pengalaman di lini terdepan itu menjadi landasan bagi perkembangan kariernya di bidang front office dan rooms division, sekaligus membentuk perspektif praktis tentang operasional hotel sehari-hari.
Seiring waktu, Yunindra menapaki berbagai tanggung jawab di sejumlah properti dan kota. Pengalaman kerjanya mencakup Novotel dan ibis Balikpapan, Novotel Banjarmasin Airport, serta Grand Mercure Bandung Setiabudi. Ia kemudian berkiprah di Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa and Convention, Mercure Jakarta Gatot Subroto, dan Mercure Pangkalan Bun. Rangkaian penugasan tersebut mempertemukannya dengan karakter operasional dan kebutuhan tamu yang beragam, dari hotel perkotaan hingga kawasan resor. Sebelum penunjukan terbarunya, ia menjabat sebagai residence manager di Herloom Hotel and Residence BSD.
Lintasan dari guest service agent menuju posisi manajemen senior menunjukkan keterlibatan Yunindra dalam beragam aspek pelayanan dan pengelolaan kamar. Pengalaman lintas properti itu juga menjadi bekal untuk memimpin tim dengan perhatian pada pengembangan orang dan keunggulan operasional. Dalam pendekatannya, mutu layanan tidak hanya bergantung pada prosedur, tetapi juga pada kemampuan anggota tim untuk berkembang, bekerja selaras, dan merespons kebutuhan tamu. Karena itu, pengembangan tim dan kepuasan tamu menjadi bagian penting dari upaya menjaga standar pelayanan. Di Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung, bekal tersebut dapat mendukung pengelolaan operasional yang terarah serta pengalaman tamu yang lebih konsisten. Perjalanan kariernya memperlihatkan perpaduan pengalaman langsung melayani tamu dan tanggung jawab mengembangkan organisasi, yang kini menjadi dasar dalam menjalankan peran barunya.Dalam jabatan barunya sebagai pemimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung, Yunindra Hardino akan meneruskan kekuatan yang telah dimiliki resort sekaligus mendorong peningkatan berkelanjutan dalam pengalaman tamu. Arah kepemimpinannya berfokus pada upaya menjaga karakter dan daya tarik properti, sembari memastikan layanan terus berkembang mengikuti kebutuhan pengunjung. Kualitas pengalaman tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh interaksi, konsistensi, dan perhatian yang diterima tamu selama menginap. Karena itu, pengembangan layanan akan menjadi bagian penting dari upaya mempertahankan posisi resort sebagai salah satu pilihan akomodasi di Bandung.
Prioritas Yunindra mencakup penguatan budaya pelayanan dan pemberdayaan tim agar setiap anggota dapat berkontribusi secara optimal. Ia juga akan mendorong peningkatan standar pelayanan serta pengembangan sumber daya manusia, sehingga kualitas layanan dapat dijaga dan ditingkatkan secara konsisten. Selain itu, keterlibatan tamu akan diperkuat melalui perhatian terhadap kebutuhan dan pengalaman mereka. Perluasan kemitraan strategis turut menjadi agenda, dengan tujuan mendukung pertumbuhan resort dan memperluas peluang untuk menjangkau berbagai segmen pengunjung. Rangkaian prioritas tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi tim, manajemen, dan mitra dalam menghadirkan pengalaman yang bernilai bagi tamu.
Yunindra melihat potensi resort bertumpu pada sumber daya manusia, lokasi, serta karakter unik yang dimilikinya. Perpaduan ketiga hal tersebut, menurutnya, dapat menjadi landasan untuk terus mengembangkan daya tarik Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung. Ia ingin resort ini menjadi pilihan bagi keluarga yang mencari waktu bersama, wisatawan leisure yang berkunjung ke Bandung, golfer, serta tamu MICE. Dengan memperkuat pelayanan dan keterlibatan tamu, sekaligus mengembangkan kemampuan tim dan kemitraan, Yunindra berupaya menjaga relevansi resort bagi beragam kebutuhan perjalanan. Fokusnya adalah meneruskan kekuatan yang ada sambil membuka ruang bagi peningkatan pengalaman secara berkelanjutan.
Berada di kawasan Dago Atas, Swiss-Belresort Dago Heritage memiliki konteks lokasi yang memberi karakter kuat pada pengalaman menginap. Resort ini berada di lingkungan Dago Heritage 1917 Golf Course, sehingga suasana perbukitan dan keberadaan lapangan golf menjadi bagian dari identitas kawasan. Lokasi tersebut membuka peluang untuk menghadirkan pengalaman yang tidak hanya berpusat pada kamar dan fasilitas hotel, tetapi juga pada suasana sekitar serta beragam kebutuhan tamu. Bagi Yunindra Hardino, konteks ini menjadi modal untuk mengembangkan resort sebagai tujuan yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Bandung, baik untuk berlibur maupun untuk keperluan lain.
Potensi itu dapat dirangkai melalui beberapa jenis pengalaman yang saling melengkapi. Wisata resort dan kegiatan keluarga dapat berjalan berdampingan dengan pengalaman golf, sementara layanan wellness dan pilihan dining memperluas alasan bagi tamu untuk menikmati waktu di properti. Di sisi lain, fasilitas untuk pertemuan dan acara atau MICE dapat mendukung kunjungan bisnis maupun kegiatan kelompok. Ragam tersebut memberi ruang bagi resort untuk melayani kebutuhan yang berbeda tanpa kehilangan karakter kawasan Dago Heritage. Tantangannya adalah memastikan setiap unsur terasa terhubung, sehingga tamu memperoleh pengalaman yang nyaman, konsisten, dan sesuai dengan tujuan kedatangan mereka, baik dalam kunjungan singkat maupun selama menginap.
Dalam pandangan Yunindra, kekuatan hospitality pada akhirnya bertumpu pada manusia dan keramahtamahan yang tulus. Fasilitas yang menarik dapat menjadi alasan awal seseorang memilih untuk berkunjung, tetapi fasilitas saja belum tentu menciptakan keterikatan. Perhatian terhadap detail, kesediaan memahami kebutuhan tamu, serta interaksi yang hangat membentuk kesan yang lebih personal.
Baca juga: Dokter di Bandung Jadi Tersangka Kasus Pelecehan terhadap Anak Kandung | Layanan SIM Keliling Bandung Beroperasi di Dua Titik pada 22 Oktober



































